Yahudi yang Membenci Israel 
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=259875&kat_id=3




Dari sekitar 8 ribu demonstran anti-Israel di Brussel, Belgia, Ahad 
(6/8) lalu, sekelompok orang benar-benar menarik perhatian. 
Berkemeja dan pantalon hitam beberapa orang mengenakan jubah 
penampilan dan tindakan mereka benar-benar menarik minat para 
pewarta yang meliput aksi damai tersebut. 

Betapa tidak, bila dengan lirikan sudut mata pun keberadaan bahwa 
mereka adalah warga Yahudi sudah tertengarai. Paling tidak, lihatlah 
topi yarmulke yang mereka kenakan. Apalagi, salah seorang dari 
pemrotes kebiadaban Israel atas rakyat Lebanon itu mengusung tinggi-
tinggi sebuah poster besar ''Jewish Agains Zionism''. 

Menggenapi poster tersebut, sejumlah spanduk dan poster lain seolah 
berebutan menarik perhatian. ''Lebanon Dipanggang, Dunia hanya 
Menonton'', dan ''Bush dan Olmert Pembunuh Keji'', bunyinya antara 
lain terbaca. Garang, namun terasa menyisakan keanehan. 

Namun, ternyata akal sehat memang mampu meretas ikatan kaku 
kesukuan, bahkan ras. Berdampingan dengan kalangan Muslim, Kisten, 
Katolik, serta aneka kelompok masyarakat Belgia lainnya, kelompok 
Yahudi tersebut menyatakan sikap menentang kebiadaban rezim Olmert 
di Lebanon dan Palestina. Mereka melakukan pawai damai menyusuri 
jalanan Brusel, mempertunjukkan kepedulian melalui pintonan seni 
kritis, serta beragam orasi, selama tak kurang dari tiga jam.

Pagi hari sebelum aksi itu digelar, kemarahan yang sama dinyatakan 
Ketua Parlemen Eropa, Josep Borrell. Borrell marah, mendengar bahwa 
pimpinan Parlemen Palestina, Aziz Dweik, diculik Israel, hari 
sebelumnya. ''Penangkapan Dweik sungguh tak bisa diterima. Atas nama 
Parlemen Eropa, saya minta Pemerintah Israel melepasnya sesegera 
mungkin,'' kata Borrell, menuntut. 

Akan halnya para demonstran Yahudi itu, mengapa mereka memprotes 
Israel, negara bangsa Yahudi? Tidakkah Israel merupakan negara 
impian kaum Yahudi, setelah ribuan tahun terusir dari ''Tanah 
Kanaan'' yang dijanjikan Tuhan itu? 
Jawabannya tidak hanya bisa didapat dari mereka, para demonstran di 
Brussel itu. Bukalah situs-situs seperti jewsagainszionism, nkisa, 
serta berbagai situs lainya di jagad maya, yang dikelola kelompok 
Yahudi anti-Zionisme. 

Yahudi anti-Zionisme, bagaimana bisa? Menurut mereka bahkan sangat 
beralasan. ''Sebagaimana jarak perbedaan siang dengan malam, 
begitulah ketidaksamaan kepercayaan kaum Yahudi dengan Zionisme,'' 
tulis mereka dalam jewsagainszionism tersebut. Salah satu perbedaan 
besar tersebut adalah, tak pernah ada di benak para pemegang teguh 
kepercayaan Yahudi untuk mendirikan negara Israel. Apalagi, bila 
pendirian negara itu sebelumnya dilakukan di atas puluhan, hingga 
ratusan perampokan, perampasan tanah, hingga pembunuhan bayi tanpa 
dosa. 

''Kami tak pernah bisa memaklumi cara-cara seperti itu,'' tulis 
situs itu lagi. ''Kami tak akan pernah memaafkan penggunaan teror, 
propaganda bohong, dan kelicikan yang mengiringi proses pembentukan 
negara baru itu.'' 

Karena itu, tidak heran bila komunitas Yahudi tersebut sama sekali 
tidak merasa bangga dengan berdirinya negara Israel. Bagi mereka, 
sikap anti-Semit yang muncul selama ini, justru berawal dari upaya 
pendirian negara Israel tersebut. ''Jadi jika mereka, orang-orang 
Tel Aviv itu menyatakan diri sebagai representasi seluruh masyarakat 
Yahudi, itu bohong besar. Masyarakat Yahudi tak pernah memilih 
mereka sebagai pemimpin kami,'' tulis corong kelompok anomali di 
belantara Yahudi dunia tersebut.

Kelompok yang terdiri atas para rabbi progresif seperti Rabbi 
Elchonon Wasserman, Rabbi Lubavitcher Rebbe, dan Reb Sholem Dov Ber 
Schneerson itu memang tak pernah jera menohok Pemerintah Israel. 

Kalangan inilah, termasuk Brian Klug, seorang periset senior di St 
Benet's Hall, Oxford, dan pendiri Jewish Forum on Justice and Human 
Right yang selalu mencoba membuka mata dunia, bahwa anti-Zionisme 
sama sekali berbeda dengan anti-Yahudi, anti-Semit. ''Sikap anti-
Yahudi adalah rasis, sementara sikap anti-Zionisme datang dari hati 
yang benci kesewenangan,'' kata Klug. Sayang, dunia dan media tak 
hendak akrab dengan kalangan sepeti Klug itu. dsy







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke