bung yohanis,

saya belum tahu apakah artikel-artikel itu akan diupload
ke tempo online.

sepertinya anda cukup tahu banyak persoalan di papua.
segeralah pulang untuk membangun kampung halaman.

kita sama-sama bangun dan bikin jaya indonesia. yang
bukan amerika, bukan pula arabia.



At 10:54 AM 8/10/06 +0900, you wrote:

>Mas Nugroho,
>
>Apakah artikel majalah tempo edisi senin 14 agustus itu akan ditaruh di
>Tempo online? Agaknya akan sangat menarik artikel itu.
>
>Saya teringat akan pengalaman 'berjalanjalan' menyusuri bbrp wilayah kota di
>pesisir utara Papua di thn 2003. Saat itu pertanyaan "bisakah kita hidup
>bersama?" terus memenuhi kepala. Begitu jauhnya jarak antara realita dan
>wacana, antara decision dan implementation, antara saya dan temanteman di
>sana. Bbrp events memaksa saya berpikir seolah Papua sengaja dibiarkan
>dalam vacuum, diserahkan nasibnya kepada kebijakan alam... itu pada saat
>Kuala Kencana dan Bintuni sudah penuh gebyar kemudahan dan pada saat Otsus
>sdh memasuki tahun ketiga. Diskusi dengan temanteman pendukung aspirasi
>Papua merdeka semakin mempertegas adanya persepsi dan tatanilai baru yang
>sedang marak tumbuh, yaitu tatanilai yang lebih merupakan ethnic / communal
>identity. Bagi mereka, temanteman itu, pemihakan mereka bukanlah keputusan
>mewah. Dalam banyak hal, mereka bahkan tidak memiliki pilihan lain. Sangat
>centang-perentang bahwa ada prasyarat minimum yg mesti dipenuhi untuk bisa
>meletakkan proses identity building yg sedang berlangsung di Papua itu pada
>track yg lebih bisa diterima semua pihak.
>
>ada sekelumit cerita juga dari tanah papua. sayang anda tinggal di tokyo
>sana, mungkin sulit mendapat tempo.
>
>btw, saya kagum dengan hidup anda yang kosmopolit: berbahasa belanda,
>inggris, indonesia, jawa, tinggal di tokyo, kampung di manokwari. luar
>biasa!
>
>Sebaliknya mas Nugroho. Kebisaan mengakses berbagai ragam sumber informasi
>justru menyebabkan kita cepat merasa kecil, bodoh. Paling tidak itu yg saya
>rasakan. Dan nampaknya juga bener wong selalu saja ada yg memprotes cara
>saya nulis... walau saya paham maksudnya baik :-p
>
>Gitu dulu ah... tak macul lagi.
>
>yk
>
>On 8/9/06, Nugroho Dewanto 
><<mailto:ndewanto%40mail.tempo.co.id>[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >
> > bung yohanis,
> >
> > majalah tempo edisi senin 14 agustus besok, akan
> > menyajikan edisi khusus memperingati 61 tahun indonesia
> > merdeka dengan tema besar itu: "bisakah kita hidup bersama?"
> >
> > ada sekelumit cerita juga dari tanah papua. sayang anda tinggal
> > di tokyo sana, mungkin sulit mendapat tempo.
> >
> > btw, saya kagum dengan hidup anda yang kosmopolit:
> > berbahasa belanda, inggris, indonesia, jawa, tinggal
> > di tokyo, kampung di manokwari. luar biasa!
> >
> > At 03:32 PM 8/9/06 +0900, you wrote:
> >
> > >Mas Dewanto,
> > >
> > >Ajakan refleksi Anda itu sebetulnya bisa dijawab langsung lho... albeit
> > >kalau mau. Cobao Anda ke Jayapura atau ke kotaku Manokwari sana. Tangkap
> > >orang pertama yg Anda temui, tanyai apa persepsi mrk ttg indonesia.
> > >
> > >Hidup bersama dalam konsep co-existency itu tdk alami. Karenanya dia tdk
> > >bisa begitu saja terjadi tanpa effort. Nah, monggo Anda check sendiri,
> > >adakah effort itu. Effort di level individu, keluarga, kelompok,
> > masyarakat
> > >dan pemerintah. Kalau semua unsur itu mengindikasikan adanya kesamaan
> > minat
> > >untuk ber co-existent mungkin saja kita akan bisa ke darat, otherwise
> > akan
> > >ke lautlah kita.
> > >
> > >yk 
> <<mailto:ppiindia-unsubscribe%40yahoogroups.com>[EMAIL PROTECTED]>
> > .
> >
> >
> >
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke