Mas Ari,
Boleh saya nambah dikit.
Sepahaman saya untuk ahli dzimmi yang sudah tua, fakir miskin dibebaskan dari
jizyah. HAl ini pernah dilakukan Umar ketika seorang Yahudi tua yang menjadi
warga negara Islam meminta keringanan jizyah. Umar membebaskannya dan
menanggung seluruh hidupnya hingga ajal menjemput.
Oh ya mas sepahaman saya, CMIIW Jizyah itu beda dengan pajak. Jizyah ini
akan dikembalikan kembali pada non muslim untuk keperluan hidup mereka.
Pajak hanya diambil dari umat muslim saja itu pun yang kaya. Pajak
ditetapkan pada kondisi mendesak, jadi hukumnya boleh (tidak wajib). Hanya
kondisi sewaktu-waktu.
Sepahaman saya, Misalnya kebutuhan dana pembangunan, pendidikan, militer dll
yang kurang pendanaannya. Pajak diberlakukan bila kas baitul mal negara Islam
tidak mencukupi kebutuhan. Baitul mal merupakan kas negara. Baitul mal dikelola
negara dengan sistem terpusat dan masing-masing wilayah gubernuran ada.
Pendapatan baitul mal dibagi dua pendapatan khusus dan pendapatan yang bukan
khusus. Pendapatan khusus misalnya zakat fitrah dan zakat mal. Zakat tidak
boleh dialih fungsikan sebagai dana pembangunan tapi hanya wajib diberikan pada
8 asnaf seperti yang tercantum dalam surat At Taubah ayat 60 yakni fakir,
miskin, Ibnu Sabil, mua'alaf, dll.
Bayangkan zakat baik fitrah dan mal umat muslim seluruh dunia dikelola
terpusat maka saya jamin tidak ada orang yang kelaparan. Inilah cara ISlam
mengentaskan kemiskinan dan kelaparan, tapi sayangnya sekarang zakat dikelola
yayasan-yayasan terpecah belah yang kadang mencari untung juga. Ups maaf.
Btw mas boleh kalau ada, saya ingin membaca buku itu. Dimana saya
memperolehnya.., btw mas dimana ya saya bisa mendapatkan novel Sosro Sabuk Item
^_^. Saya ingin membacanya..
terima kasih
salam,
aris
Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalau membaca phillip k. hitti, history of the arabs, salah satu rujukan
middle east literature yg otoritatif, sampai jaman napoleon menyerbu mesir.
negara negara di timteng saat itu banyak yg memberlakukan dzimmi dengan
kondisi seperti yg saya kutip dari kitab kitab tafsir, dalam diskusi
sebelumnya. baru setelah eropa barat masuk, beberapa emir di timur tengah
memberikan persamaan hak pada warga negaranya.
dan itulah fakta yg terjadi.
ada yg mau baca history of the arabs yg tebelnya segede bantal itu
wekekekekeke, terjemahannya dalam bahasa indonesia oleh penerbit serambi
(edisi ke sepuluh) silakan dicari ...
salam,
Ari Condro
On 8/14/06, RM Danardono HADINOTO wrote:
>
> --- In [email protected]
, aris
> solikhah
>
> wrote:
> >
> >> Bukan hanya Jerman tapi seluruh wilayah negara ISlam. Btw mbah
> nggak nyinggung pajak kehidupan yang sangat tinggi? Apa betul
> begitu?
> >
> > salam,
> > aris
> >
> >
> Betul sekali mbak. tetapi ini belum apa apa dibanding negara negara
> Skandinavia, pajak pendapatan tinggi sekali. Pajak ini dipakai untuk
> membiayai kesejahteraan sosial: pendidikan, rmah sakit, rumah jompo,
> santunan bagi yang miskin dan menganggur, juga bagi para pendatang
> yang minta assylum, bagi pembiayaan highway, rehabilitasi mereka
> yang kena drug, kena kanker (karen amerokok, dl, karena itu pajak
> tembakau yang tiggi).
>
> Pajak pendapatan yang saya bayar inkl Social security adalah 60%!
> Tetapi ini tidak bagi semua orang, tergantung tangga pendapatan,
> mulai gaji dalam jumlah tertentu, yang masih dijenjang bawah, hanya
> bayar 20% an, sampai yang dibebaskan samasekali (misalnya mahasiswa
> yang nyambi).
>
> Tetapi, mereka yang berpendapatan rendah, mendapat pemotongan pajak,
> juga bantuan sewa rumah, bantuan biaya heater (ini tinggi sekali
> apalagi kalau winter sangat keras).
>
> Para manula mendapat jaminan istimewa, gratis untu banyak hal, atau
> potongan: naik kendaraan mum, karcis theater bukan bisokop), museum,
> dll.
>
> Ini semua dibiayai dengan pajak yang tinggi. dengan demikian,
> kesenjangan sosial dapat diatasi (tidak mungkin 100% tapi cukup
> besar). mba, disini ak ada kmplex rmah seperti di Pondok Indah,
> Kuningan, Cinere mas, Simpruk, dll. rata rata appartmenet besarnya
> antara 50 - 80 meter persegi.
>
> Direktur direktur kami (di Austria), naik bus atau metro. yang dapat
> mobil dinas hana anggauta dreksi (empat atau lima orang).
>
> Keadilan sosial,mbak, disini dijalankan, bukan sebagai lip service
> dalam Pancasila (upss saya menyinggung Pancasila nihh). Umat agama
> agama minoritas dilindungi. Di Austria tak ada larangan memakai
> busana sesuai agama masing masing.
>
> Bukankah ini, yang mbak akan namakan "islami"? Mohon terangkan pada
> bung Ahmad..
>
> Salam hangat
>
> Danardono
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
The great job makes a great man
pustaka tani
nuraulia
---------------------------------
Get your email and more, right on the new Yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/