RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Komentar:
========
Sangat dilemmatis !
Di satu pihak:  DPR tersohor dikatakan sebagai  Dewan Penipu
Rakyat, - di lain pihak:  kalau rakyat Aceh yang ditipu, maka Aceh
akan bilang:
Merdeka, Bung !

Hati-hatilah, Bapak-Bapak di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI !!!
Sekali-sekali jadi pintarlah . . .

RedTOLERANSI.RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Petisi Rakyat Aceh Tolak UU PA
 Nur Raihan - detikcom
 *Banda Aceh* - Undang-undang Pemerintahan Aceh (UU PA) yang telah disahkan
DPR ditolak rakyat Aceh. Demikian salah satu butir petisi rakyat Aceh yang
dibacakan untuk memperingati setahun MoU Helsinki. Pemerintah RI diminta
mengesahkan UU PA versi rakyat Aceh.

"Apabila UU PA versi rakyat Aceh tidak disahkan pemerintah RI, maka jangan
salahkan rakyat Aceh apabila menuntut merdeka," ujar Dawan Gayo, wakil ketua
panitia bersama peringatan setahun perjanjian damai MoU Helsinki di depan
sedikitnya 500 ribu orang di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh,
Selasa (15/8/2006).

Butir petisi rakyat Aceh lainnya menyatakan rakyat Aceh sangat kecewa dengan
sikap serta tindakan pemerintah dan DPR yang masih memotong dan mengurangi
kewenangan pemerintah Aceh dalam UU PA.

"Kami mendesak AMM , Crisis Management Initiative, dan Uni Eropa untuk
melakukan pengawasan terhadap perdamaian Aceh dengan lebih serius dan
permanen, sehingga terbentuk pemerintahan sendiri di Aceh. Kami menolak UU
PA yang telah disahkan DPR RI serta menuntut kepastian pemerintah RI untuk
melakukan pengesahan UU PA versi rakyat," kata Gayo.

"Jika pemerintah Indonesia tidak mengesahkan UU PA versi rakyat, maka pihak
AMM, CMI dan Uni Eropa harus mengambil keputusan yang berpihak sesuai
aspirasi rakyat serta mengikat kedua belah pihak (RI dan GAM)," tambah dia.

Dalam petisi rakyat Aceh juga disebutkan, mereka mendesak pemerintah RI
segera membebaskan para tapol dan napol yang terkait konflik Aceh yang masih
ditahan di berbagai penjara di Indonesia.

Sebelum pembacaan petisi, Ketua Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA)
Muhamad Nazar menyampaikan orasinya. Ketika Nazar hendak naik ke atas
panggung, massa menyambutnya dengan tepuk tangan sambil berdiri.

"Perjanjian Helsinki itu terjadi dan tercapai karena kerja keras pihak GAM
dan seluruh rakyat, bukan Pemda Aceh," ujar dia. Nazar juga meminta kepada
pemerintah Indonesia untuk tidak menipu rakyat, karena proses perdamaian ini
harus jujur dan adil.

Petisi ditandatangani oleh perwakilan dari 16 wilayah yang ada di Aceh,
yaitu Aceh Taming, Aceh Timur, Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe, Biureun.
Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Sabang, Aceh Selatan, Aceh Barat
Daya, Gayo Luwes, Nagan Raya, Pidie, Banda Aceh dan Aceh Besar.

*(jon)*

*Baca juga:*

   - Banda Aceh Lumpuh, 500 Ribu Orang Kumpul di
Baiturrahman<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/08/tgl/15/time/133518/idnews/656554/idkanal/10>
   - Para Tokoh Perdamaian Aceh Terima Songkok & Rencong
Emas<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/08/tgl/15/time/125056/idnews/656526/idkanal/10>
   - Peringatan 1 Tahun MoU Helsinki Diyakini Tidak Akan
Rusuh<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/08/tgl/15/time/104333/idnews/656373/idkanal/10>
   - Setahun MoU Helsinki, Pertokoan di Banda Aceh Tutup
   
<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/08/tgl/15/time/101232/idnews/656329/idkanal/10>




Pawai di Serambi Makkah
 Fotografer: Nur Raihan

Ribuan warga Aceh berpawai keliling kota Banda Aceh untuk memperingati
setahun penandatanganan MoU Helsinki, Selasa (15/8). Aksi damai ini berakhir
di Masjid Raya Baiturrahman.


Ribuan warga sejak pagi berbondong-bondong menuju Masjid Raya Baiturahman
yang dijadikan sebagai pusat peringatan satu tahun perdamaian Aceh.

*FOTO LAIN*
<http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=1><http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=2><http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=3>
<http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=4>
<http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=4>


<http://www.detik.com/beritafoto/public/index.php?fuseaction=detik.readfoto&tahun=2006&bulan=08&tgl=15&time=160726&idnews=656679&idkanal=157&id=4>


[Non-text portions of this message have been removed]





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke