REFLEKSI: Sangat  jauh Berbeda dengan di Indonesia. Di Indonesia kelompok garis 
keras adalah anak angkat dari tentara dan oleh karena dimanjakan.


http://www.antara.co.id/seenws/?id=40512

Tentara Arab Saudi Baku Tembak Lawan Kelompok Garis Keras di Jeddah

Riyadh (ANTARA News) - Pasukan keamanan Arab Saudi terlibat baku-tembak dengan 
tersangka anggota kelompok garis keras di tepi Laut Merah, Jeddah, Senin, 
setelah mengepung gerilyawan tersebut di satu bangunan, kata Kementerian Dalam 
Negeri Arab Saudi.

Tersangka itu berlindung di satu rumah warga di permukiman Al-Jamea setelah 
pasukan keamanan memburu mreka di kota tersebut, kata jurubicara Kementerian 
Dalam Negeri Arab Saudi, Jenderal Mansur At-Turki.

Beberapa pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah personil polisi dari 
bangunan tersebut. Pasukan keamanan membalas dan mengepung bangunan itu dalam 
upaya menangkap mereka hidup-hidup, kata jurubicara tersebut.

Ia tak dapat menyebutkan jumlah tersangka yang terlibat, dan mengatakan tidak 
jelas apakah ada pria lain bersenjata di dalam bangunan itu selain mereka yang 
mulanya diburu oleh pasukan keamanan.

Arab Saudi, yang kaya akan minyak, telah memerangi tersangka anggota Al-Qaeda 
yang telah melancarkan serangkaian pemboman dan penembakan, banyak di antaranya 
ditujukan pada orang asing, selama tiga tahun terakhir atau lebih.

Itu adalah bentrokan pertama yang dilaporkan dalam dua bulan. Pada 23 Juni, 
seorang personil polisi dan enam tersangka anggota kelompok fanatik tewas dalam 
baku-tembak di ibukota negeri tersebut, Riyadh.

At-Turki mengatakan penduduk telah diungsikan dari bangunan di sekitar tempat 
baku-tembak oleh pasukan keamanan.

Belum jepas apakah ada korban jiwa, katanya.

Pasukan keamanan telah terlibat dalam berbagai baku-tembak dengan tersangka 
anggota kelompok garis keras. Ratusan tersangka telah ditangkap dan 
satu-demi-satu tersangka komandan Al-Qaeda di Kerajaan tersebut disingkirkan.

Sedikitnya 90 warga sipil, 55 personil keamanan dan 136 anggota kelompok 
fanatik, menurut keterangan resmi terakhir, telah tewas sejak kerusuhan meletus 
pada Mei 2003. Ratusan orang lagi telah cedera.

Pasukan Arab Saudi pada Februari menggagalkan rencana untuk meledakkan 
instalasi pemrosesan minyak terbesar di dunia di Provinsi Timur, upaya serangan 
pertama terhadap prasarana penting minyak di Arab Saudi.

Suatu pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan mingguan kabinet di Jeddah, 
Senin, memuji "keberhasilan-demi-keberhasilan dinas keamanan ... dalam memburu 
(para pelaku) operasi teror dan melancarkan serangan lebih dulu terhadap 
mereka".

Harian yang berpusat di Jeddah, Okaz, melaporkan pasukan keamanan menangkap 
enam tersangka di kota tersebut dalam operasi "untuk mendahului" Ahad, termasuk 
satu orang yang bertabrakan dengan patroli pasukan keamanan setelah gagal 
mematuhi perintah untuk menghentikan mobilnya.

Salah satu di antara keenam orang itu adalah warganegara Yaman, kata surat 
kabar itu.

Konsulat AS di Jeddah diserbu tersangka anggota kelompok fanatik dalam satu 
serangan pada Desember 2004, yang menewaskan lima staf non-Amerika dan beberapa 
kontraktor, serta empat pria bersenjata.

Pada Mei tahun ini, pasukan keamanan menangkap serorang pria bersenjata setelah 
ia melepaskan tembakan ke konsulat tersebut dalam serangan lain yang tak 
merenggut korban, demikian laporan AFP. (*)


COPYRIGHT © 2006 ANTARA

22 Agustus 2006 7:20


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke