LELAKIIIII BUAYA DARAT, BUSYET.... Mang Ucup, kok hobi banget sih ngangkat masalah nyang beginian? Disini banyak tuh yang pada perjake en perawen (kaleeee....) :D betul gak mod....? Busyet...perempuan dibilang banyak yang nyimpen PIL en jadi Perek...busyet lage...
--- In [email protected], "MANG UCUP" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Setiap lelaki dianjurkan untuk disunat, sebab ini bukan saja sekedar baik > untuk kesehatan, tetapi bisa meningkatkan gairah maupun kenikmatan sex, agar > bisa jadi lebih perkasa dan tahan lama. Seperti juga pepatah: Pisang tanpa > Kulit itu jauh lebih enak! > > Sunat atau khitan perempuan dlm bhs medisnya disebut Clitoridectomy. Kata > khitan diserap dari bahasa Arab (khatana-yakhtinu-khatnan- khitaanan) yg > berarti memotong. Sedangkan dalam bahas Inggris sunat perempuan itu lebih > dikenal dengan sebutan "Female Genital Mutilation" disingkat menjadi FGM. > > Apabila kita punya istri atau anak perempuan sebaiknya di-HARUS- kan untuk > disunat! Kenapa? Apabila mereka disunat kita sebagai suami atau bapa bisa > tidur lebih nyenyak dan tenang. Wanita yang tidak disunat bisa diibaratkan > sebagai kuda liar yang sukar dikekang. Tuh lihat cewek2 jaman sekarang > berapa banyak yang punya PIL ato jadi perek, maka wajarlah kalho mereka itu > sebaiknya diikat melalui sunat agar tidak jadi binal, toh ini demi > kebaikannya mereka sendiri. > > Sunat perempuan bisa diibaratkan sebagai ikatan tali kendali bagi para cewek > agar mereka tidak mengumbar dan mengobral nafsunya seenak udel2. Kapan saja, > dimana saja dengan siapa saja! > > Melalui sunat tersebut gairah sex mereka akan mati dengan sendirinya. Wanita > tidak perlu gairah sex dan juga tidak perlu menikmati sex, sebab tugas > wanita adalah melayani pria agar betah dirumah begitu, yang penting kita > sebagai cowok bisa ON dan bergairah terus. > > Tuh lihat berapa banyak cewek remaja melakukan mastrubasi. Orang di Eropa > sudah lama mengetahui, bahwa cewek yang melakukan mastrubasi itu haram dan > perves, bahkan bisa dinilai sakit jiwa. Oleh sebab itulah pada abad ke 19 di > England Dr Isaac Brown mengusulkan agar sebaiknya klitoris cewek itu > dipotong dan dibuang saja, mirip seperti usus buntu. Jadi sunat perempuan > ini juga sudah lama dipraktekkan di Eropa. > > Pada jaman Rumawi para budak perempuan diharuskan sunat. Masalahnya budak > perempuan yang disunat nilainya jauh lebih tinggi, karena masih perawan. > Sunat bagi budak perempuan itu sama seperti juga segel, bahwa budak ini > masih gres belum dipakai begitu. Mereka memotong seluruh klitoris budak tsb > dengan menghilangkan bibir utama vagina. Lalu menempelkan kedua sisinya > dengan dijahit. Sehingga yang tersisa hanya lubang buatan sebesar batang > korek api. Ini dibutuhkan untuk menstruasi dan membuang air seni. Di > kemudian hari pada saat perempuan ini mau dipakai atau menikah; jahitan > atau segelnya bisa di buka lagi. Hal yang serupa dilakukan juga ketika > jaman Firaun dgn diketemukannya mumi perempuan yang telah disunat > > Metode ini sebenarnya baik sekali bagi kita kaum pria, sebab dengan demikian > kita bisa mendapatkan garansi bahwa wanita yang kita nikahi ini masih benar2 > gres atau perawan ting-ting tulen. Maklum masih ada segelnya githu. > > Perlu diketahui oleh kaum wanita, bahwa sunat itu bisa mempercantik kalian > dan kedudukan kalian juga akan jadi jauh lebih terhormat dipandangan kita > sebagai suami maupun ayahnya. Yang ngomong ini bukannya mang Ucup lho, > melainkan berdasarkan hadits, jadi kebenarannya bisa dijamin dan juga bisa > dipertanggung jawabkan. > > Hanya sayangnya kebanyakan kaum feminist maupun wanita kafir seperti Hillary > Clinton di konperensi kaum wanita sedunia di Beijing China (1995) menolak > sunat perempuan ini. > > Kita sudah tahu, bahwa kebanyakan cowok di Eropa maupun di Amerika termasuk > golongan cowok DKI semuanya alias Dibawah Kaki Istri. Oleh sebab itulah > mereka telah berhasil membuat undang2 larangan sunat perempuan. Di Belanda > diancam hukuman 12 tahun penjara dan di Canada merupakan salah satu alasan > untuk bisa mendapatkan asil untuk tinggal menetap disana. > > Gobloknya WHO pun jadi ikut2an ketularan. Dimana mereka melarang sunat ini > dengan mengeluarkan pernyataan sebagai dalih bahwa Khitan perempuan ini bisa > dinilai merusak hak reproduksi kaum perempuan dan merampas kesehatan serta > kepuasan seksual. Emangnya Gw Pikirin (EGP) kalho istri Gw koit, tinggal > cari yang baru yg jauh lebih muda. Pernyataan WHO itu adalah pernyataan yang > munafik dan hiprokrit tulen, disatu pihak mereka menganjurkan KB dilain > pihak seakan-akan care terhadap reproduksi kaum wanita. Maka dari itu > pernyataan WHO ini tidak perlu ditanggapi anggap azah sebagai angin lalu! > > Berdasarkan laporan dari Amnesty International sekitar 130 juta wanita yang > disunat dan setiap harinya bertambah dua juta. > > Sunat perempuan bisa dilakukan mulai dari saat masih bayi s/d usia > nenek-nenek. Jadi belum terlambat apabila Anda menganjurkan agar istri Anda > juga sebaiknya segera buruan disunat dgn motto sedia payung sebelum hujan > githu ato sebelumnya ia minggat dgn PIL nya githu! > > Kalho di Afrika mereka melakukan sunat dgn memotong atau menghilangkan > klitoris dan juga bibir vaginanya. Sedangkan penyunatan Sunna (tradisionil) > yang kebanyakan dilakukan di Indonesia, hanya menghilangkan kulit serta > ujung klitoris jadi mirip dengan dgn sunat lelaki. > > Bedanya bagi cewek; ujung klitoris ini merupakan antene ransangan seksual > mereka yang lebih dikenal dengan sebutan G-spot (G=gairah). Yg pertama kali > menemukan ini adalah Ginekolog Jerman Dr. E. Graefenberg. Dari sinilah > diambil singkatan dari huruf G tsb. Jadi dengan di potong dikit azah ini > sudah memenuhi persyaratan untuk mengekang mereka agar tidak jadi liar > mengumbar birahinya. > > Menurut kaum feminist ini akan mengakibatkan cewek tsb tidak akan bisa > menikmati kehidupan seksualnya lagi, tetapi ini hanya sekedar dongeng mereka > saja. Kita sebagai cowok kan lebih tahu daripada mereka apa yang baik untuk > cowok. > > Mereka pun ngomong bahwa sunat itu merendahkan martabat dan harkat kaum > wanita. Ini juga bisa kita cuekin, mana ada orang tahu sih kalho istriku > disunat ato tidak, sebab ini hanya urusan antara Gw dgn dia. Jadi bukannya > urusan kaum feminist yg mo so ikut2an ngurusin rumah tangga orang. Jadi > cuekin azah Mas! > > Prosedur sunat di daerah biasanya dilakukan oleh dukun dengan cara > meletakkan kunyit dibawah klitoris atau diantara labia dan klitoris yang > berfungsi sebagai landasan sekaligus antibiotika. Kemudian pemotongan atau > penggoresan dilakukan dengan menggunakan peralatan seperti silet, pemes, > gunting atau welat (Jawa: bambu tajam). > > Berdasarkan pemahaman mistik Jawa "kunyit" itu sendiri dipercayai sebagai > simbol PEMBEBASAN seseorang dari kesialan maupun kemalangan hidup! > > Maka dari itu: Hai kaum wanita, apabila Lho ingin bebas dari segala macam > kemalangan maupun kesialan dalam kehidupan ini sebaiknya buruan di sunat > tuh! > > > Mang Ucup - Chauvinist Pig > Email: [EMAIL PROTECTED] > Homepage: www.mangucup.net > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

