Mas Maaf, tapi plis lihat judulnya syariat Islam  dan Gimana Mbak Aris. why? 
kenapa pemosting milih-milih bertanya. Saya bahkan awalnya tak ingin 
membalasnya. tapi teman-teman lain mencoba memplintir-plintirnya.
   
  Bukankah saya telah memperingatkan jika berkaitan dengan agama saya mohon, 
plis hindari untuk tidak berkomentar. (Plis baca ulang postingan saya via japri 
dulu). 
   
  Saya sebenarnya juga kecewa ketika mas mencoba menanya-nanya soal kosa kata 
ana. Pertanyaan yang mas tulis bernada merendahkan yang bisa memancing emosi 
orang, dan kemudian mas malah meminta mas Tony untuk tidak marah. Padahal 
persoalannya gampang. 
   
  Bisa kan bertanya  baik-baik , Maaf, saya kurang paham, bolehkah saya 
bertanya :Apa sih artinya ana? 
   
  Itu kalau mas berniat baik ingin tahu dan bertanya. 
   
  salam
   
  aris
  

Komboi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Mbak Aris yg pilihpilih teman diskusi,

Anda menyarankan membaca, membaca sejarah, tapi saya lihat Anda tidak
membaca dengan hati, lebih dengan preset framework Anda. Bahwa sejarah itu
ditulis oleh pemenang kukira semua orang tahu, tapi apa dengan begitu lantas
sisi lain kejadian sejarah itu, sisi kalah, sisi gelap atau apapun penamaan
yg Anda maui itu menjadi tidak ada?

'Sukses' banibani dng yg terakhir Usmaniyah, adakah itu sepenuhnya cerita
sukses? Tidakkah terbetik keingintahuan Anda bahwa sukses itu hanya sisi
lain koin kehidupan, dimana sisi lainnya adalah derita, nestapa kaum yg
terkalahkan? Bahwa sukses di jaman itu dicapai melalui jalan pedang?
Bukankah sukses jalan pedang di Eropa Selatan itu yg mengajari orangorang
Eropa sistematika penjajahan modern yg kemudian mereka praktekkan dengan
wilayahwilayah baru sampai Indonesia?

Anda lihat, semuanya adalah power game. Memetic agama yang dimainkan tidak
lebih dan tidak kurang adalah strategy power game yang dengan sendirinya
nothing to do dengan idealistic surga-neraka.

Kemakmuran sosial ekonomi dalam masa pendudukan? Ehm... Kalau Anda punya
opportunity, silahkan ke Cordova, Spanyol berjalanjalanlah ke wilayah
pinggirannya yg ditandai dengan beda manusiamanusianya, antara turunan Arab
- Moor dan penduduk asli (mungkin agak sulit Anda mengidentifikasi mereka),
tanyai mereka apakah mereka semuanya memahami sejarah pendudukan suku bangsa
Moor ini secara sama. Atau bisa juga Anda ke Rhodes Island (Rhodos), bukan
yg di New York tapi yg di Greece, Yunani. Pulau ini sangat dekat ke Turki
tapi masih wilayah Yunani. Beberapa wilayah kotanya (aslinya sih benteng)
masih menunjukkan jelas tumpang tindih budaya kristen koptik yg ditimpa
budaya Arab. Penduduknya... bisa Anda tebak, terbagi dua oleh faultline
(rekahan) dalam tak terjembatani, rekahan berbasis agama / sejarah.

Kejadian skrg akan menjadi sejarah di masa datang. Dia bisa dimanipulasi
untuk menentukan arah. Apakah mengarahkannya menuju ke seggregasi sosial
atau ke kesatuan sosial, semua pilihan sama tersedia. Sejarah menunjukkan
bahwa pertarungan meme hanya membawa ke seggregasi sosial, betapapun
'mulia'nya niatan yg diusung.

Untuk saya masalahnya centangperentang, bagaimana untuk Anda?

yk

On 8/29/06, aris solikhah wrote:
>
> Mas,
> sebenarnya penerapan syariat Islam dalam negara Islam seluruh dunia itu
> sudah terjadi. Yaitu dalam bentuk khilafah Islamiyah selama 13 abad (pasti
> mas Dede bilang itu penuh dengan penyimpangan : iya saat pemerintahan Bani
> Umayyah, Abbasiyyah dan Usmaniyah).
>
> Konsep zakat dan baitul yang pernah saya uraikan itu berhasil dikakukan
> oleh Umar bin Abdul Aziz dan Harun Al Rasyid. Saat itu tak ditemukan orang
> miskin yang menerima zakat.
>
> Tapi saya benar-benar prihatin sangat prihatin , umat Islam tak kenal
> sejarahnya sendiri. inilah hebatnya pendidikan sekular yang saya alami sejak
> lahir. Kondisi umat ISlam saat ini paling terpuruk yang pernah ada di dunia,
> baik dari semua aspek.
>
> Jika anda memahami bahwa dalam Khilafah Islamiyah saat itu, tiga umat
> yakni nasrani, yahudi dan Islam dengan sangat harmonis, aman dan toleran
> mengunjungi Palestina untuk bersembahyang dengan aman. Tak ada masalah
> seperti saat ini seperti zionis israel, Lebanon dan permasalahan Palestina
> yang tak akan pernah selesai.
>
> Hanya khilafah Islamiyahlah yang mau memberikan perlindungan bagi bangsa
> Yahudi ketika seluruh dunia termasuk vatikan membenci, membunuh serta
> mengusirnya.
>
> Bila Anda mau melihat sejarah terkait Theodore Hezl dkk yang meminta tanah
> Palestina untuk negara Israel dengan embel-embel akan melunasi seluruh
> hutang khilafah Usmaniyah yang banyak. Pada siapa awalnya mereka meminta?
> yaitu pada Sultan Hamid II. Siapakah Sultan Hamid II itu? Beliau adalah
> Khalifah Islamiyah (khalifah Usmaniyah atau Turki) atau kepala negara
> khilafah Islam. Namun beliau menolaknya karena selain perangai bangsaYahudi
> juga tanah itu milik umat Islam bukan milik pribadi.
>
> (13 abad mas, pemerintahan Islam melingkupi 2/3 benua termasuk Spayol,
> Afrika, India dll) Ini bukan utopis karena memang pernah ada.
>
> Real lihatlah peninggalan sejarahnya di Granada, Universitas Al Azhar di
> Mesir, Istambul dll itu adalah saksi bisunya.
>
> Theodore kemudian melakukan upaya licik dengan Inggris, Perancis untuk
> menyingkirkan Sultan Hamid II. Inggrislah yang memberikan Yahudi tanah di
> Palestina dan bangsa Yahudi makin besar dan menjadi duri dalam daging bagi
> seluruh manusia setelah KHilafah usmaniyah Turki runtuh yakni tahun 1924.
>
>
> LIhatlah sekarang umat muslim terkerat menjadi 50 negeri kecil-kecil meski
> mengaku berasaskan Islam tapi mereka sebenarnya diikat rasa nasionalisme
> kebangsaan dan menganggap bangsanya sendiri lebih baik. Mereka tidak punya
> daya apa-apa sama sekali. Mereka sebenarnya seperti boneka yang telah distir
> oleh negara adidaya. Mereka atk peduli nasib umat Islam yang kelaparan,
> menderita, dijajah di negri lain.
>
>
> Padahal dalam Islam, manusia yang paling baik dinilai dari ketakwaaannya
> bukan bangsa, ras, suku dll.
>
>
> Umat Islam pintar sejarah negara lain, Inggris, Amerika, Italia dll tapi
> sejarah umat Isalm sendiri mereka tidak begitu nggeh. Percaya atau tidak ini
> memang disangaja....kenapa juga Samuel Huntington membuat buku the end of
> History begitu pula Max Weber, begitu pula yang lain-lainnya capek-capek
> meramalkan akhir dunia..
>
> Kenapa juga Amerika capek-capek membuat propaganda perang melawan teroris
> yang sebenarnya ditujukan pada umat Islam. Kenapa pula mereka melalui Nexxon
> dan NIC meneliti tentang gerakan di Asia terutama terkait khilafah. Bahkan
> mereka meramalkan tahun 2020 khilafah berdiri. Kenapa mereka tahu istilah
> khilafah yang sedang umat Islam sendiri nggak tahu artinya. Karena mereka
> paham apa itu khilafah dan faktanya sudah ada dahulu.
>
> Saya oleh John (Danar Dono) disebut teroris... yah tipe-tipe orang seperti
> saya yang akan digelari teroris. Orang yang menyembelih ayam pun tidak mau
> karena nggak tega.
>
> Tidakkah umat Islam paham, sebenarnya agama mereka itu mempunyai potensi
> yang luar biasa untuk menjadi kekuatan dunia yang bisa mendamaikan seluruh
> semesta alam. The end of History ... itu adalah...
>
>
>
> salam sedih
> aris
> Baca sejarah, sejarah, sejarah ....
>
> Yohanis Komboi > wrote:
> Hahahah... apa kabar mas Ahmad?
>
> Masih jurus 'pokoknya'? Ayo dong dimulai bukaan dan kembangan lain...
>
> Syahdan suatu saat di lapangan Borasi Manokwari (Papua, in case you don't
> know where) datanglah serombongan tukang sulap dipimpin profdorha....
> ditambah sederet gelaran lain memamerkan kebolehannya. Di akhir show
> mereka,
> awak show membagibagikan tabung kecil berisi tablet putih yg diklaim
> sebagai
> sumber kesaktian tim itu yg ternyata nggak gratis. Harganya ada berkisar
> mulai 5,000 rupiah, ini di saat ikan cakalang (tongkol) ukuran sedang... 5
> kiloan hanya berharga 500 rupiah. Saat saya tanyakan bagaimana kerja 'obat
>
> sakti' itu, dijawab, POKOKNYA diminum saja, sehari 2 kali pagi-sore.
> Bagaimana kalau obatnya habis? Apa terus jadi nggak sehat / sakti?
> Dijawabnya, bisa beli di dia.
>
> Manokwari jaman itu, yang untuk kemanamana saja harus nge-book tempat
> untuk
> naik Twin-Otter ke Biak, mana waiting-listnya saja bulanan... Lha tapi kan
> pokoknya :-(
>
> Akhirnya keinginan jadi sakti aku telan. Pokoknya dan pokokku ternyata
> nggak bertemu... belum lagi pokokmu.
>
> Selamat mimpi ya. Jangan sampai ngacay lho...
>
> yk
>
> On 8/29/06, Al-Badruuni Enterprise wrote:
> >
> > Pokoknya syariah Islam is the best........
>
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke