KOMPAS
Selasa, 29 Agustus 2006 

 
Komisi Kebenaran
Politik HAM Presiden Masih Tidak Jelas 




Jakarta, Kompas - Koordinator Kontras Usman Hamid mengungkapkan, arah politik 
hak asasi manusia Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak jelas. Itu terlihat 
dari tidak tuntasnya kinerja pemerintah dalam penanganan isu-isu hak asasi 
manusia, misalnya belum dipilihnya anggota Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi 
serta tidak adanya laporan publik atas kinerja Komisi Kebenaran dan 
Persahabatan (KKP) untuk Timor Timur. 

Dalam siaran pers bersama Kontras, Demos, JKB, PBHI, HRWG, Imparsial, dan 
Elsam, Senin (28/8), juga disebutkan, Pemerintah Indonesia dan Timor Leste akan 
memperpanjang waktu kerja Komisi Kebenaran dan Persahabatan. Namun, menurut 
aktivis demokrasi itu, perpanjangan justru akan memperburuk citra dan komitmen 
Indonesia dalam penegakan HAM. 

"Hingga kini saja belum ada laporan kerja KKP. Selain itu, ada kesan kuat 
mengulur-ulur waktu sehingga Perserikatan Bangsa- Bangsa tidak bisa mengambil 
tindakan atas informasi komisi ahli," tutur Usman Hamid. 

Tidak hanya itu, ada dugaan KKP justru menjadi celah bagi munculnya impunitas 
atas para jenderal yang terlibat kerusuhan dan pembunuhan di Timor Timur. 
Sebab, tidak jelas kapan para jenderal itu dipanggil. 

Chairul Anam dari HRWG mengutarakan, sejak awal pembentukan KKP ada kesan para 
pelaku akan diberi amnesti dan kehadiran KKP tidak tampak sebagai wakil para 
korban. Karena itu, perpanjangan waktu kerja bagi komisi itu akan menghambur- 
hamburkan uang negara. 

Menurut Anton Prajasto dari Demos, jika KKP akan memberikan amnesti, itu hanya 
dapat diberikan dengan syarat-syarat tertentu, seperti yang dilakukan di Afrika 
Selatan. 

Mereka kemudian mendesak Pemerintah Indonesia dan Timor Leste membubarkan KKP 
dan menjelaskan kepada publik hasil kerja KKP selama satu tahun terakhir. 
Mereka juga mendesak pemerintah menyiapkan lagi persidangan kasus kejahatan HAM 
1999 di Timtim. (JOS) 


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke