Dilarang mengkritik, tanpa solusi.. jangankan solusi yang bisa dimodifikasi dan diakui sebagai hasil karya sendiri.. bahkan hasil karya orang lain saja masih bisa dijiplak eh diakui sebagai hasil miliknya koq.. :-)
CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 8/31/06, js_phine26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > bener ms, begitu banyak kasus perusakan lingkungan yang nyata2 > diSENGAJA demi keuntungan pribadi. tapi sampai saat ini semua kasus > menguap begitu saja: > 1. pencemaran newmount di teluk buyat > 2. pencurian pasir di riau yang bukan hanya mengakibatkan rusaknya > lingkungan tp juga brkurangnya luas indonesia (bertambahnya luas > singapore) > 3. banjir bandang, tanah longsor di jawa-kalimantan-sumatra krn > illegal logging > 4. lumpur lapindo yg sangat telat dan tidak transparan penanganannya > 5. penambangan emas (Limbah tambang freeport masih menyebar seluas > 85,000 hektar di wilayah muara laut, yang jika dijumlahkan setara > dengan Jabodetabek), batubara, kapur bahkan bukit2 kecil juga > dibabat untuk mengurug tanah ditempat lain > > Banyak LSM yg concern ke lingkungan , beberapa ditindaklanjuti > polisi==> kejaksaan===>L-O-L-O-S. Sampai kapan hal2 PENTING trsebut > akan mendapat perhatian lebih dr pemerintah, bukan cuman yg > diperhatikan pemasukan yg diperoleh yg bahkan sgt kecil dibanding > biaya utk rehabilitasi lahan (walopun blm pernah ngliat action > pemrth u' hal ini). > > SAMPAI KAPAN????????? SAMPAI INDONESIA PUNYA PRESIDEN YG TIDAK > TERGANTUNG PADA KEKUATAN MANAPUN > > > --- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > memperhatikan begitu banyak bencana yang diakibatkan keteledoran > (careless) manusia terhadap lingkungan seperti bencana longsor, > banjir dan kekeringan, dan yang terakhir ini soal asap, yang sampai > ekspor ke negeri tetangga segala, sungguh-sungguh merupakan cerminan > budaya hidup kita yang semakin primitif yang sekedar untuk > mempertahankan hidup untuk diri sendiri, tidak ada kepedulian > lingkungan, yang penting diri sendiri kaya raya, kalau lingkungan > jadi rusak karenanya tidak perduli, masa bodoh, keserakahan manusia > yang luar bisa menyebabkan kehancuran lingkungan alam sekitarnya > yang teramat parah, contohnya pembabatan hutan yang semena-mena > (illegal logging) dll. > > bedanya hidup primitif jaman batu dan jaman modern adalah jika > jaman batu cukup puas dengan bisa berburu dan makan untuk bertahan > hidup, sedangkan zaman modern bertahan untuk jadi maha kaya raya > tujuh turunan tidak akan habis tanpa peduli lingkungan rusak atau > tidak. > > Masya Allah. > > > > salam > > iwan [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

