http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2006090403330415
Senin, 4 September 2006
BURAS
Gerombolan Bersenjata!
H.Bambang Eka Wijaya:
"PERAMPOK bersenjata api yang nekat membunuh korbannya belakangan muncul
di Lampung!" ujar Umar.
"Malah aksinya mengesankan diri sebagai gerombolan bersenjata, meneror
desa dengan letusan senjata api bertubi-tubi disertai ancaman kalau ada warga
keluar rumah akan mereka tembak!" timpal Amir. "Akibatnya, meski warga
terbangun dan tahu sedang terjadi perampokan, tak ada yang berani keluar rumah!"
"Kenapa kualitas kekerasan di masyarakat, terutama kawasan perdesaan,
cenderung meningkat dengan ancaman yang semakin mematikan?" tanya Umar.
"Mungkin peningkatan kualitas kekerasan itu sebanding dengan ancaman yang
dihadapi para penjahat dari kebiasaan baru warga desa, suka membakar
hidup-hidup penjahat yang tertangkap di kampung mereka!" jawab Amir. "Para
penjahat pun mengonsolidasi kekuatan personel dan persenjataan yang cukup untuk
mengungguli kekuatan warga desa! Lantas, sebelum beraksi mereka juga lebih dulu
'kampanye' kekuatan kekerasan yang mereka miliki agar warga desa takut!"
"Dari mana para penjahat dapat senjata api, mengingat pengawasan yang
berwajib cukup ketat, sedang bengkel perakit senjata juga sudah dihabisi?"
kejar Umar.
"Pihak berwajib yang harus menyingkap soal itu! Jangan-jangan ada bocoran
senjata api dari daerah konflik, yang penyerahan senjata api dilakukan sesuai
jumlah dalam perjanjian sehingga sisanya merembes ke daerah kita!" ujar Amir.
"Tapi inti persoalan sesungguhnya bukan sekadar itu, melainkan, akan semakin
tingginya tingkat serta kualitas kekerasan di tengah masyarakat! Karena,
menghadapi ancaman kekerasan yang sedemikian, warga desa tak akan menyerah
begitu saja! Mereka juga pasti melakukan konsolidasi kekuatan untuk melawan
gerombolan bersenjata itu, dengan cara bagaimana pun juga! Bisa diperkirakan,
demi survival--bertahan hidup dari ancaman nyata itu--pada saatnya warga desa
akan mampu membakar hidup-hidup penjahat dalam jumlah besar sekaligus!"
"Dalam keadaan terpaksa, rakyat memang tak mudah ditebak!" entak Umar.
"Penjajah yang bersenjata meriam lengkap dengan pesawat tempur dilawan dengan
bambu runcing! Apalagi sekadar gerombolan dengan dua atau tiga pucuk senjata
api!"
"Itu dia!" sambut Amir. "Apalagi sebelumnya warga desa mereka ada yang
sempat jadi korban gerombolan tersebut, kalau penjahat itu berani masuk ke
kampung mereka lagi, pasti mereka buat tak bisa berkutik!"
"Namun demikian, peningkatan kualitas kekerasan dalam masyarakat itu tak
layak dibiarkan berlarut!" tegas Umar. "Aparat penegak hukum harus cepat
menumpas gerombolan bersenjata itu, sebagai amalan kewajibannya melindungi
setiap warga!"
"Memang, jika kualitas kekerasan dalam masyarakat terus meningkat dan
berkembang menjadi tradisi dalam penyelesaian masalah, peradaban kita mundur
jauh!" timpal Amir. "Masyarakat kita malah jadi kaum barbar!"**
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/