Pasar Puteran
Wahai Syaban...
Bulan ketika dinaikan amal-amal hamba-hamba
Bulan Cabang-cabang Kebaikan
Bulanku... bulan yang sering terlupakan manusia kata Sang Muhammad
Sampaikan wahai Syaban...
Satu kesempatan untuk bisa kembali meringankan beban hamba-hambaMu
sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Amin...
==================================================
Alhamdulillah, Subhanallah, AstaghfirullahÂ…
Ahad kemarin 3 Sept 2006 bersama rekan2 dari salah satu organisasi
sosial perempuan HWPCI DPD DKI mengadakan Penyuluhan Kesehatan &
Pengobatan Gratis Anak Balita, Penca dan Manula di Pasar Puteran RW
3 Manggarai Jakarta Selatan dengan 6 orang tenaga medis, 2 dokter
umum dr. Willy dan Dita, 3 dokter gigi drg Maya, drg Weni, drg
Anggie dan 1 perawat ibu Marni dari warga setempat.
Tak terbayang sebelumnya bisa mendapatkan lokasi di belakang pasar
yang padat penduduknya. Pertama kali survey lokasi diterima di
pendopo ruang rapat masuk ke dalam lorong-lorong yang menyempit dan
berkelok. Dibantu oleh Karang Taruna RW 03 dan ibu-ibu PKK serta Pos
Yandu di dapat akhirnya data warga 33 balita dari keluarga yang tak
mampu, 3 penyandang cacat, Lansia 51 jumlah 87 akhirnya diZip :p
mengingat dana yg terbatas obat-obatan terbatas dgn berat hati
akhirnya diseleksi kembali hingga 75 warga dari 10 RT. Dipendopo
hadir juga drg Maya yang cantik bersedia menjadi koordinator para
dokter dan penyuluhan kesehatan warga. Pak RW pun sangat mendukung
terselenggaranya hajat tersebut dan mengupayakan penyediaan air
bersih yang sulit didapatkan dilokasi tersebut.
Persiapan kegiatan tersebut kurang lebih 2 minggu dengan modal 2
spanduk, satu spanduk dipasang di jalan bukit duri di depan pasar
puteran 1 minggu sebelum kegiatan berlangsung dan 1 spanduk di
lokasi penyuluhan rw 03, mengundang aparat kelurahan, Puskesmas,
Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial sebagai pemberi subsidi. Warga
setempat meminjamkan pekarangan rumahnya sebagai tempat undangan,
jalan MHT menjadi tempat penyuluhan, aula madrasah milik warga pun
diizinkan menjadi tempat darurat pemeriksaan dokter memakai 2 meja.
2 meja lainnya untuk tempat meracik obat.
Mulai jam 7.30 registrasi pasien dibuka warga sangat antusias
mendaftar dengan membawa undangan panitia, dicatat keluhannya,
diberi nomor untuk mendapatkan obat-obatan dan makan siang. Jam 8.30
kursi sudah penuh, pak Lurah, Dinas Sosial dan undangan lainnya
sudah hadir tinggal menunggu dokter. Tunggu ditunggu tak muncul jua,
ketika dihubungi ternyata drg Maya lulusan Trisakti menjemput satu
persatu dokternya karena dipasar tidak ada tempat parkir. Acara pun
lancar dari sambutan hingga akhir pembacaan doa. Selesai baca Doa
alhamdulillah para dokter muda itupun datang, dan dr. Willy di
daulat para dokter untuk memberikan penyuluhan.
Kalau tidak melihat jas putih dokternya cocoknya dr. Wily jadi ustaz
penceramah. Faseh dengan hadis dan ayat-ayat Al-Qur'an menerangkan
arti Sehat. "Allah yang menentukan Umur, Mati Kita, tapi sehat itu
kita sendiri yang harus memeliharanya". Menerangkan Gizi sehat untuk
anak-anak, Mewaspadai timbulnya penyakit para lansia mulai dr asam
urat, diabetes, glukoma, dll. Ibu Ariani dari HWPCI pusat
mensosialisasikan tentang penyandang cacat, bahwa ada stereotipe di
masyarakat bahwa anak cacat akibat dosa orang tuanya sehingga sering
terjadi mengucilkan anak tersebut, malu menyekolahkan. Orang tua
yang mempunyai anak-anak cacat dihimbau untuk menjaga amanah
pemberian Allah tetap memberi kasih sayang dan pendidikan
disesuaikan dengan kondisi anak tersebut di sekolah-sekolah khusus.
Dari data keluhan pasien ternyata lebih banyak dokter umum dibanding
dokter gigi akhirnya para dokter gigi muda lulusan Trisakti ini
dengan sigap alih profesi menjadi apoteker. Meracik obat puyer untuk
para balita dan obat-obatan para manula. Pemudi Karang Taruna
bertugas memanggil para pasien...
Halo..halo...Perhatian... Nomor 1....bapak Said dari Rt 005, nomor 2
Ibu Tati Rt 04 ...!!
Ibu-Ibu Pos Yandu mendampingi para balita kurang gizi yang diperiksa
dokter. Ibu-Ibu PKK menyiapkan konsumsi makan siang dari panitia.
Kompak dah Siip.
Registrasi Pasien ditutup jam 12.00 dari perkiraan 75 akhirnya
terakhir tercatat 87 warga.
Ada kejadian yang tidak terlupakan ....
Setelah pendaftaran ditutup karena sudah melewti kuota tiba-tiba
datang seorang Ibu tua.
"Nak..saya pagi berjualan dulu di pasar, badan saya suka semutan,
sering pusing, boleh ya saya periksa dokter ya, saya ndak punya
undangan...boleh ya nak??
Maaf ibu, sudah ditutup pendaftarannya....". Si ibu yang masih
memakai seragam pasar berdaster dengan warna pudar ngeloyor pergi.
Nah ...para panitia pendaftaran begitu si Ibu menghilang dari
pandangan, langsung pandang-pandangan mengangkat
alis...gimanaaaaaaaaaa, kasiaaaaaaan...kan !!
Eh, ops.. gleks....si Ibu tadi kemana ya...??
Pak Hansip eeh bapak keamanan lihat ibu yang tadi?
Warga Rt berapa ya? Tolong dipanggil pak boleh
periksa.....boleeh...boleeeeh.:DDD
Sang Ibu akhirnya bisa ditemukan...dan dipersilahkan mengantri di
ruang tunggu.
Pukul 14.00 selesai para dokter memeriksa warga. Panitia bernafass
lega. Baru kali ini mengadakan pengobatan gratis dilokasi Pasar.
Andaikan ada dana dan kesempatan lagi masih ingin memberikan bagi
mereka yang memang benar-benar membutuhkan dan menjalani hidupnya
dengan tulus.
Wassalam
-i2n-
10 Syaban 1427H
www.dwiirwanti.blogspot.com
Tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk
kehidupan,
dan tugas paling sulit dalam hidup adalah....belajar untuk sabar.
(Annemarie Schimmel)
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.
Great rates starting at 1¢/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/