Pelacur atau  prostitusi. Kata ini diserap dari bahasa Latin: pro-stituere
dlm terjemahan bebas berarti mejeng. 
Dlm bhs Inggris disebut juga "whore". Perkataan ini pertama kali dipakai
dalam literatur Inggris pada th 1321. Kata yang mirip hoer = bls Belanda;
hure = bhs Jerman; hore = bhs Norwegia. Kata ini semuanya berasal dan
diserap dari bhs Indo-German tua = huora (wanita yang berselingkuh). Sedang
dalam bhs Yunani disebut Porne.

Hukumnya dibanyak negara Eropa masih gurem alias tidak jelas. Terkecuali di
Swedia sejak awal th 1999 ini dilarang demi hukum. Apabila ketangkap, maka
bukan saja sang PSK yang dihukum, tetapi pelanggannya juga. 

Beda dgn Belanda mungkin satu2nya negara di dunia ini yang menghalalkan
secara hukum pelacuran. Setiap PSK disini dianggap sebagai pengusaha jadi
harus memiliki NPWP no wajib pajak, bahkan untuk ini ada sekolahan
pendidikan resmi jadi pelacur. Begitu juga ada Mall khusus untuk PSK berikut
etalasenya.  Disamping itu setiap penyandang cacad disini berhak untuk
mendapatkan tunjangan uang dari negara untuk memanggil atau pergi ke
pelacur. Maklum Santo Agustinus sendiri menilai bahwa lacur itu sudah
merupakan satu kebutuhan dari kaum pria. Diperkirakan minimum 16% dari pria
pernah lacur.

Rasanya tidaklah pantes orang yg udah tuir bangkotan seperti mang Ucup
menulis artikel dgn judul "I Love Pelacur" apalagi yg sok ngaku sebagai Pdt
Mabok. Apakah kagak malu tuh, mencintai seorang pelacur?  Maka dari itu
benar sekali apa yg di dendangkan dlm lagu "Kisah seorang pramuria" .
mengapa semua manusia menghina kehidupannya?

Jawablah dgn jujur mana yg akan lebih dihormati di rumah ibadah, seorang
koruptor yg maling duit rakyat ataukah seorang pelacur? Koruptor bisa jadi
capres, pelacur jangan harap, kalho kagak digebukin ama hansip azah udah
bagus tuh! 

Padahal kalho direnungkan agar bisa mendapatkan uang seorang pelacur harus
mengorbankan bahkan menjual tubuhnya, kalho dilihat dari segi bisnis ia
telah melakukan transaksi yg halal, beda dgn para maling boro-boro mo
mengeluarkan keringat, bahkan duit hasil keringat rakyat azah dirampok!

Lacur adalah zinah/dosa, jadi perkataan pelacur itu adalah hinaan sebagai
seorang pendosa berat! Awalnya diperhalus menjadi WTS (Wanita yg tdk Punya
Susila/Kesopanan), emangnya para koruptor punya susila? Mana yg lebih
men-jijay-kan para pelacur seks atokah para pembimbing agama yg melacurkan
ajaran dan otoritas agamanya demi duit ato kekuasaan politik? Para pelacur
itu hanya sekedar mencari nafkah sesuap nasi dan saya yakin kalho ada
pekerjaan lain yg lebih halal mereka tidak akan mau jadi pelacur. Pelacur
hanyalah penjual jasa, kok bisa disebut sebagai pendosa, bagaimana dgn para
pembeli dan pengguna jasanya, siapa yg lebih berdosa sang pelacur ato
sipemakai?

Dimana pun juga pelacur itu selalu di diskriminasikan, mereka diperas oleh
aparat maupun preman tanpa ada yg bisa dan mau melindungi mereka, kalho
tempat bordil di gerebek, sang pelacur yg dijadikan korban pemerasan, bahkan
yg dihukum, tetapi sang customer bebas murni tak bersalah.

Nama pelacur sekarang telah diganti menjadi Pekerja Sek Komersial (PSK),
tetapi apakah mereka sama seperti para pekerja lainnya yg di lindungi oleh
undang-undang? Boro2 bisa menuntut hak gaji upah minimum ato dapat
perlindungan hukum, hak cuti pun tidak akan pernah mereka bisa dapatkan
sebab "No work = No Money" belum lagi upah yg mereka dapatkan pun sebagian
besar dirampas oleh para germo nya tanpa mereka bisa mengadu ato minta
perlindungan dari siapapun juga! Bahkan hak asasi yg paling dasar sekalipun
sebagai seorang Ibu sdh tidak mereka miliki lagi, sehingga banyak anak
pelacur yg dirampas oleh negara ato diperjual belikan untuk diadopsi.
Setelah matipun kebanyakan pelacur tidak tidak diperkenankan dimakamkan
dipemakaman umum.

Para TKW masih dapat perlindungan sedangkan pelacur mereka tidak ada yg
melindunginya, nasib mereka ada jauh lebih buruk daripada binatang, selain
diperjual belikan sebagai budak mereka juga dianiaya!

Para pelacur, konon, sebagai perusak moral masyarakat. Bagaimana caranya?
Apakah para pelacur itu agresif? Apakah mereka aktif berkampanye? Apakah
pelacur mempunyai pers/media untuk menyebarluaskan "filosofi dan isme"
mereka? Mereka itu pasif dan daya "agresi" praktis tidak ada. Banyak yang
minder dan mengkeret seperti keong. Dgn ketidak berdayaan sosial semacam
itu, bagaimana mereka bisa merusak? Boro2 bisa mereklamekan dirinya, ruang
lingkup kerjanya pun sangat terbatas hanya di daerah tertentu saja, apabila
suami Anda yg gatel pergi mencari ketempat bordil, apakah sang pelacur yg
harus dikambing hitamkan, sebagai penyebab?

Jadi, mengapa pelacur harus dimusuhi? Pernahkah kita berdiskusi dengan
pelacur hingga mengetahui isi hati dan keinginannya? Pernahkah mereka
memperdengarkan suaranya? Lewat apa? Partai, organisasi, atau perwakilan?
Adakah pembimbing agama yg tertarik akan nasib mereka? Mereka itu masyarakat
yg paling dinista, nasib mereka jauh lebih buruk daripada para gembel yg
kenyataannya masih banyak orang iba terhadap gembel, para pelacur itu hanya
sekedar masyarakat bisu tanpa hak dan hanya kewajiban saja yg mereka miliki
yg selalu dinista, dicemohkan dan dimusuhi oleh masyarakat.

Walaupun seorang pelacur sudah ingin bertobat, jangan harap ia bisa diterima
kembali dgn tangan terbuka di masyarakat, karena stempel bejat moral akan
melekat terus selama hidupnya, bukan hanya untuk dia saja bahkan untuk anak
keturunannya juga.

Menurut ajaran agama agar kita diwajibkan saling mengasihi seperti juga
mengasihi dirimu sendiri. Dengan mudah kita bisa mengasihi wong kaya, wong
pinter, wong koruptor, tetapi jangan harap bisa mengasihi seorang pelacur!
Boro-boro bisa mengasihi untuk bergaul secara berdekatan azah udah takut!

Kagak percaya jawablah pertanyaan ini: apakah ada bersedia mengadakan
persekutuan doa ato pengajian dirumah seorang mantan pelacur? Apakah Anda
akan memberikan kesempatan kepada seorang mantan pelacur untuk menjadi
pembantu rumah tangga Anda? Apakah Anda setuju untuk bertetanggaan dgn
seorang pelacur?

Welcome in the Club of Munafikers!

Mang Ucup 
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke