KOMPAS -> Idul Fitri: mana yang tepat, benar, dan baik?
   
  Sejak duduk di bangku SD berpuluh tahun lalu, saya kerap menyimak di 
media massa yang membincangkan soal penggunaan istilah "Idul Fitri". Pasalnya, 
di hari raya umat Islam tersebut kita tak sekadar bersembahyang, 
bersalam-salaman dan makan lontong opor dan sambel goreng ati saja, tapi juga 
berkirim ucapan lewat kartu lebaran,  telegram indah, sms, mms, email, serta 
saling bertukar bingkisan. Jadi pengaruhnya amat besar kalau kita keliru 
membahasakannya. Apalagi jumlah umat Islam di negeri ini luar biasa banyaknya. 
   
  Berikut saya sertakan artikel di KOMPAS edisi 9 September 2006 yang masih
hangat untuk dibincangkan. Saya ingin mengajak Anda semua untuk menganalisis - 
bahasa gaulnya 'otak-atik' - artikel tersebut. Menurut Anda, mana istilah yang 
paling tepat kita gunakan: "Hari Raya Idul Fitri" menurut KOMPAS  atau cukup 
"Idul Fitri" saja tanpa embel-embel "Hari Raya"?
   
  Sedikit penjelasan, kata 'Idul' atau 'Aidil' dalam Bahasa Arab bermakna 
"Hari Raya". Jadi apakah bukan 'boros bahasa' namanya kalau kita gunakan
istilah "Hari Raya Idul Fitri"? Maaf, hampir tiap tahun saya meributkan 
topik ini, karena selalu muncul kerancuan dalam penggunaan istilah tersebut
di media mana saja. 
   
  Pertanyaan lain. Mana yang paling tepat kita gunakan?
  "1 Syawal 1427 Hijrah" atau "1 Syawal 1427 Hijriah"? 
   
  Nah, kalau yang ini cukup membingungkan, namun selama ini saya kerap 
memakai istilah "Hijriah" untuk sistem kalender Islam. Sedangkan istilah
"Hijrah" berkaitan dengan kisah Nabi Muhammad SAW, misal "Nabi hijrah ke
Madinah" dan lain sebagainya. Mungkin rekan berinisial RIS di KOMPAS bisa 
menjelaskannya? Andai apa yang dia tulis mengutip siaran pers dari
Muhammadiyah, mohon rekan-rekan di Muhammadiyah bisa 'menjlentrehkannya'. 
   
  Pertanyaan terakhir untuk KOMPAS, kenapa artikel soal "Awal Puasa" kok
masuk di halaman Politik Hukum ya? Mohon penjelasan. Saya, terus terang,
paling alergi kalau urusan agama masuk ke ranah politik. 
  
Salam,
   
  RD
  __________________________________________________________________
   
  Awal Puasa, 24 September
   
  Yogyakarta, Kompas - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 
Ramadhan 1427 Hijriah jatuh pada tanggal 24 September 2006, sementara 
hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1427 Hijrah untuk seluruh wilayah 
Indonesia tidak akan jatuh pada hari yang sama. Demikian disampaikan Oman 
Fathurrahman, Wakil Ketua Majelis Tarjih  dan Tajdid Pimpinan Pusat 
Muhammadiyah, Jumat (8/9). 
   
  Berdasarkan perhitungan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, 
pada Jumat 22 September konjungsi (pertemuan Bulan dan Matahari dalam 
satu garis lurus) terjadi pada pukul 18:45:59 atau setelah matahari 
terbenam. Artinya, 22 September malam hingga 23 September siang masih 
bulan Syakban tanggal 30.
   
  Dalam sistem kalender Hijriah yang pergantian harinya dihitung sejak 
petang hari itu, satu bulan hanya terdiri atas 29 atau 30 
hari. "Syarat pergantian bulan adalah konjungsi terjadi sebelum 
matahari terbenam, serta bulan terbenam setelah matahari terbenam. 
  
Syarat ini belum terpenuhi tanggal 22 September sehingga 1 Ramadhan 
dipastikan jatuh pada hari Minggu, 24 September," kata Oman. 
  Berbeda dengan 1 Ramadhan yang jatuh pada hari yang sama untuk 
seluruh wilayah Indonesia, 1 Syawal tidak jatuh pada hari yang sama. 
Tahun ini wilayah Indonesia dilewati garis wujudul hilal yang 
menyebabkan pergantian bulan di wilayah Indonesia bagian barat dan 
selatan lebih dulu daripada wilayah Indonesia timur dan timur laut. 
  Tanggal 22 Oktober konjungsi terjadi pukul 12:15:00, atau tengah 
hari, tetapi terjadi perbedaan terbenamnya bulan di wilayah 
Indonesia. 
   
  Di wilayah Papua, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan sebagian 
Kalimantan Timur, bulan terbenam mendahului matahari sehingga malam 
harinya masih tanggal 30 Ramadhan. Sebaliknya, di wilayah Indonesia 
lainnya, bulan terbenam setelah matahari terbenam sehingga malam 
harinya merupakan 1 Syawal. (RIS) 
   
  http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0609/09/Politikhukum/2940635.htm
   

                
---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com.  Check it out. 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke