Satu hal saja mengapa sinyo-noni londo van oranye sekarang mulai merepek-repek ke papua... Sifat imperialisme yang terkenal dengan divide et imperanya itu lho? Kok nggak mudheng-mudheng sih.. JASMERAH... DG
On 9/21/06, Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > hihihiiii.. sik, aku tak ngguyu disik..:)) > > gak cuma bingung nih.. bung YK, pagi2 aku disuguhin tulisan macam begini, > pening kepala aku.. heheee.. > masak..? 2 baris pertanyaan, dijawab lima lembar folio jawaban.. > waaaaaa.. :)) > > bung YK, terimakasih banyak atas balasannya, banyak yg aku gak mudheng, > ini mah.. bahasa politik, babar blas gak mudheng aku..:)) terimakasih juga > atas atensi kabar aku, alhamdulillah, baik2 saja, semoga juga demikian untuk > bung YK..:) > > ttg pak Batara Hutagalung, pernah baca tulisan beliau di milis ini, aku > juga salut, atas usaha beliau untuk menegakkan keadilan.. pinginnya sih > angkat topi, tapi apa daya, aku gak pakai topi.. heheee.. semoga pak Batara > selalu sehat dan tetap semangat..:) > > boleh ya?.. aku pakai bahasa aku, dengan segala kebodohanku, mencoba > membaca ttg papua, papua seperti putri cantik yg sedang tertidur, dan banyak > sekali pangeran2 yg gagah perkasa, yang mencoba membangunkan putri cantik > ini..:) > > trus, aku melihatnya, cuma bisa melihat dari jauh neh..:) karena belum > pernah langsung ke papua..:) di papua itu sumber alam untuk kehidupan luar > biasa melimpah, aku pernah melihat tayangan di tivi, jika tiba saat untuk > makan, tinggal dayung perahu di pesisiran, tak perlu jauh2 ke tengah laut, > dengan tujuan untuk mengambil ikan, ambil ikannya pun hanya dengan alat yg > sederhana, sebuah jala berukuran kecil, gak lama kemudian, udah dapet deh, > ikan sebaskom..:) > > tapi, ya itu, mungkin, dasarnya memang masih cinta kehidupan sederhana, > apa adanya..:) sepertinya tak mau mengeksploitasi untuk mencari untung > sebanyak mungkin, padahal, bisa loh, kalo mau..:) ini nih, cerita temen yg > tinggal di timika, kalo mau usaha, tiga potong ikan seharga lima ribu rupiah > di pantai, dibawa masuk agak sedikit ke pedalaman, bisa berharga sepuluh > ribu rupiah..:) > nah kan.. artinya apa dong? apa memang sudah begitu terjadinya? > > wis ah.. aku mo lanjut nyangkul dulu yak? > > sekali lagi, terimakasih banyak, telah berkenan membagi ilmu, pengetahuan > serta wawasan yg waaaaaa.. luar biasa luasnya..:) > > salam dahsyat..:) > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf > Of Yohanis Komboi > Sent: Wednesday, September 20, 2006 5:25 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [ppiindia] Kesulitan Papua, bung YK > > > > Mbak Listy, > > Lama nggak ada kabar ya, baikbaik saja kan ya? > > Ttg Belanda Mbak, sependek yg saya tau, mrk sudah cukup advance > bertransformasi dari awalnya sangat expansionistis krn motivasi ekonomi. > Diskursus internal mampu mereduksi atau bahkan mengeliminir ideide aneh > (baca nyleneh), antara lain ttg bagaimana dunia seharusnya diatur. Mereka > mendukung NATO, skrg aktif di Afghanistan tapi kejadian di Bosnia dimana > serombongan muslim dijagal di depan hidung rombongan tentara belanda telah > menimbulkan scar (gurat) yg akan terus mewarnai keterlibatan belanda di > dunia internasional. > > Terkait ttg Indonesia dan Papua khususnya, saya tdk menemukan issue lain > selain di bawah ini: > > 1. Hutang moral. Mbak Listy mungkin pernah dengar nama Batara Hutagalung, > beliau ini tanpa kenal lelah terus mengingatkan belanda ttg hutang moril > dan > materiil bld thd Indonesia. > > 2. Membangun trust untuk akses ke natural resources. Ini lbh ke > menciptakan jaminan pasokan utk masa mendatang, aktivitas saat ini sangat > kecil. > > 3. Get rid of internal problem. Di Bld banyak sekali komunitas keturunan > Indonesia, ada mahasiswa abadi, ada yg krn perkawinan, ada keturunan > anggota > KNIL, ada yg migrasi atas kehendak sendiri, ada yg kesana krn dipersekusi > krn dituduh terkait PKI, RMS, OPM, dll. Mrk ini walau bisa berintegrasi > relatif lbh baik dibandingkan immigrant asal maroko, tunisia atau turki, > tetap saja menambahi tekanan demografi. Kalau mbak Listy amati komentar > dubes kita skrg, JE Habibie, issue pemulangan immigrant Indonesia sdh > mulai > digarap. Tdk tahu nanti akan sejauh mana realisasinya. > > 4. Bicara Papua mau tdk mau hrs merefer ke bld. Bukan soal nama Iriannya, > tp > lbh ke terbentuknya kesadaran akan ke-Papua-an. Ini panjang bahasannya, tp > utk singkatnya, semangat ke-Papua-an itu, betapapun absurdnya dia di mata > mbak Listy, praktis tdk akan meruak seserius skrg tanpa 'well-intended > nurturing' oleh belanda di sekitar tahun 1962. Hal itu, walau jarang > disebutkan masih menjadi duri di dalam integrasi Papua ke Indonesia, > apalagi > dng adanya rekayasa PEPERA 1969. > > Belanda di mata orang Papua adalah saudara. Mrk diterima tanpa reserve krn > kedatangan mrk di akhir thn 40-an sampai 1962 dianggap 'lbh banyak membawa > kebaikan' (ini sungguh diantara quote-unquote) dan kebetulan cocok dng > paham > messianism penduduk lokal dimana diyakini orang putih akan datang membawa > kemakmuran. Relasi Belanda dan Papua tidak pernah putus walau intensitas > pernah sangat menurun terutama di saat konflik Suharto dan Pronk > (Kerjasama > Pembangunan Intl'). Selain itu, aliran turis belanda yg melakukan > 'pilgrimage' ke Papua nyaris tdk pernah berhenti sepanjang tahun. > > Wah ini nggak tahu mau dibawa kemana jawabnya. Betulbetul jawaban asal > saja > tanpa arah ya... semoga cukup membingungkan heheheheh... > > yk > > On 9/20/06, Listy < [EMAIL PROTECTED] <mailto:listy%40sucofindo.co.id> > co.id > wrote: > > bung YK, tanya yak?..:) > > kenapa orang2 belanda tertarik untuk deket2 lagi ke papua..? > > apakah karena nama yang berubah dari > > IkutRepublikIndonesiaAntiNederland=IRIAN menjadi papua..? > > > > heheheee.. pingin tahu aja.. semoga berkenan..:) > > terimakasih.. > > . > > ,_._,___ > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

