Rizki tak terduga jelas tidak mustahil.. tapi terlalu mengandalkan
ketidakterdugaan
bukan hal yang bijak.. Logikanya probabilitas yang tidak terduga itu kecil
sekali..
Saya sih lebih percaya pada ikhtiar dan sunnatullah.. Bahwa (kalau mampu)
berbuat baik, jangan berharap Allah ganjar saat masih di dunia juga..
Bukankah lebih baik ditabung untuk di Akhirat nanti? :-)

Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

On 9/22/06, agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Rizki Yang Tak Terduga
>
> Dalam kehidupan sehari-hari saya sering mendapatkan rizki yang tak
> terduga. Kalo boleh jujur saya katakan bahwa awalnya saya tidak
> percaya dengan apa yang disebut dengan rizki yang tak terduga. Hal
> itu bermula sewaktu istri saya sedang hamil tua. Pada satu hari ada
> seorang murid mengaji datang ke rumah hendak meminjam uang untuk
> berobat adiknya. Kebutuhan yang sangat mendesak karena memang dari
> keluarga yang tidak mampu. Saat itu kami memang memiliki uang yang
> sedianya untuk periksa kehamilan. Spontan aja uang itu kami serahkan
> padanya.
>
> Pada tengah malam, ketua yayasan sekolah menanyakan bagaimana
> kandungan istri saya dan pesannya pada akhir pembicaraan, "tolong
> besok kamu cek rekeningmu ya.."Alhamdulillah ternyata saldo bukan
> hanya cukup buat periksa kandungan namun juga cukup buat untuk biaya
> persalinan.
>
> Sejak itu saya menyakini bahwa rizki yang tak terduga akan terjadi
> jika kita memberikan yang terbaik yang kita miliki pada orang lain.
> Anda tak percaya? Silahkan coba..
>
> Wassalam,
> agussyafii
> http://agussyafii.blogspot.com
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke