--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> di arab saudi (yang kerajaan islam) dan iran (yang republik islam),
> tempat pelacuran dan praktek melacur dilarang.
> 
> disana secara resmi tak ada tempat pelacuran.
> 
> tapi pelacur (laki-laki dan perempuan) dan praktek
> pelacuran toh tetap ada. dengan pelacur yang kebanyakan
> impor.
> 
> di saudi banyak pelacur berasal dari indonesia. di iran banyak
> pelacur berasal dari barak-barak pengungsi asal irak atau 
afganistan.

Kalau mandangnya partial antar negara, Saudi dan Iran luma'jan lah 
perenya gak ada yang jadi pelacur. Itu artinya kaum perenya gak 
miskin dan gak bodoh kan ya.
> 
> selama kaum wanita masih dililit kemiskinan dan kebodohan,
> dan satu-satunya aset yang mereka punya untuk mencari
> nafkah adalah alat kelaminnya, selama itu pula pelacuran
> akan tetap ada.

Pelacuran memang akan tetep ada. Cuma prosentasenya aja kali yang 
mesti diukur??
> 
> maka sekolahkan anak perempuan setinggi-tingginya.
> agar mereka bisa bekerja dan mencari nafkah dengan halal.
> 
> dan jangan suka mengompor-ngompori kekerasan yang
> bisa mengakibatkan konflik dan perang. karena dalam perang,
> kaum perempuan biasanya yang akan menjadi korban.

Kalo melihatnya dari sudut pandang "Lelaki adalah pemimpin bagi 
wanita", kalo masih banyak pere yang jadi pelacur, itu artinya 
Lelakinya puayah-puayah...:-(

Kalo udah perang, sapapun jadi korban. Apalagi perang yang gak 
mengindahkan kode etik perang. Peluru/bomnye gak punya mata.
>

wassalam,
yglebihsenengnyalahinlaki2kaloterjadiketimpangandiduniaini...:-)






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke