Trend Baru Fotografi Digital
Kini semakin banyak orang yang tiba-tiba menjadi penggemar memotret. Karena
rahasia dunia fotografi, yang dahulu seperti ilmu sihir, dalam waktu hanya
beberapa tahun terakhir pelan-pelan sirna.
Selama lebih dari 100 tahun, ilmu memotret ibaratnya rahasia yang hanya
diketahui segelintir orang. Mereka harus tahu ukuran bukaan lensa, kecepatan
bukaan layar, dan juga kepekaan film. Kini, semua memiliki perangkat fotografi
digital, yang hasilnya langsung dapat dilihat.
Analog Tergusur Digital
Terutama di negara maju, pergantian teknologi fotografi dari analog ke
digital amat terasa. Kini semakin jarang terjadi transaksi peralatan kamera
analog dan film negativ maupun dia-positiv. Bahkan pesawat mobile phone atau
telefon seluler generasi baru, hampir semuanya dilengkapi fitur kamera digital
dengan resolusi antara satu hingga tiga megapixel. Kamera digital kompak, kini
memiliki lebih banyak fitur dan fungsi. Kerapatan gambar dan warnanya, kini
kisarannya mencapai lima sampai tujuh mega-pixel, yang berarti ketajaman dan
kecemerlangannya telah melewati ketajaman film warna konvensional.
Angka statistik yang ditampilkan di pekan raya fotografi internasional
Photokina 2006 di kota Köln, dapat menggambarkan kencangnya trend fotografi
digital ini. Di Eropa Barat saja, pada tahun ini telah terjual lebih dari 28
juta unit kamera digital. Pasar global untuk digital imaging ini, yang meliputi
kamera dan peralatan pendukung, seperti medium penyimpan data, printer kompak
serta pencetakan foto, saat ini mencapai omset sekitar 125 milyar Euro. Angka
statistik di Jerman saja menunjukan, pada tahun lalu terjual sekitar tujuh juta
unit kamera digital dan dicetak lebih lima milyar foto.
Digital, Lebih Mudah dan Murah
Sekarang, ibaratnya hambatan dalam dunia fotografi, nyaris sudah disingkirkan
seluruhnya. Zaman dimana penggemar foto, memotret dengan hati-hati, karena
harga film dan ongkos pengembangannya di studio yang cukup mahal, telah lewat.
Para pengguna kamera digital, boleh dikatakan dapat memotret sebanyak mungkin
obyek, menghapus gambar yang tidak disukai, dan menyimpan gambar yang disenangi
dengan mudah dalam komputer atau media penyimpan memory lainnya. Trend ini
diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Hasselblad, Christian Poulsen.
Teknologi Baru
Setelah gelombang kamera digital kompak di tahun-tahun sebelumnya, di arena
Photokina tahun 2006 ini, yang digelar dari tanggal 26 September sampai 1
Oktober lalu, trend berikutnya adalah teknologi kamera reflex tunggal SLR
digital. Teknologi terbaru, mampu menampilkan kamera SLR Digital yang lebih
sempurna. Lensa-lensa baru yang dilengkapi koreksi distorsi gambar, perangkat
sensor yang lebih peka cahaya hingga 30 megapixel, serta kartu penyimpan data
yang kapasitasnya mencapai 8 gigabyte, merupakan trend yang nampak tahun ini.
Pemain pasar terbesar di bidang kamera SLR Digital ini, tetap produsen kamera
terkemuka yang memiliki tradisi fotografi panjang, seperti Nikon, Canon,
Olympus, Pentax dan Hasselblad. Selain itu muncul pula Sony yang menggandeng
Minolta dan Samsung yang beberapa tahun lalu mengakuisisi Rollei, serta
Panasonic yang menggandeng Leica. Kelihatan sekali, yang dibidik adalah segmen
yang luas, bukan hanya pengguna profesional.
Perlobaan Resolusi
Yang juga amat menarik, resolusi kamera SLR Digital juga meningkat drastis
dibanding Photokina terakhir dua tahun lalu. Ketika itu, di kelas menengah SLR
Digital untuk amatir dan semi profesional, kisaran kerapatan titik gambarnya
antara 6 sampai 8 megapixel. Sekarang minimal 10 megapixel dan batasan paling
tinggi nyaris tidak ada. Hasselblad misalnya menawarkan kamera dengan resolusi
hingga 39 megapixel.
Demikian juga jika berbicara resolusi kamera, kebanyakan produsen terkemuka
kini lebih menekankan pada perbaikan kualitas gambar. Jadi perlombaan tidak
lagi berkaitan dengan berapa puluh megapixel resolusi kamera, akan tetapi lebih
jauh lagi, misalnya dengan kemampuan pengaturan gambar pada monitor, koreksi
warna, modus pada kecepatan tinggi, modus penyimbang hitam-putih, pengenalan
kontur wajah hingga kemudahan rekayasa gambar.
Lensa
Trend lainnya yang muncul dalam Photokina tahun ini, adalah penawaran lensa
kamera SLR Digital yang lebih kuat dan peka cahaya. Carl Zeiss misalnya
menawarkan tiga produk lensa baru, yang kepekaan cahayanya amat tinggi. Produk
baru itu diperuntukan bagi kamera SLR Digital terbaru dari Sony, yakni Alpha
100. Sony juga dengan cerdik memanfaatkan bayonet lensa Minolta autofokus,
sehingga pemilik kamera tersebut dirangsang membeli kamera baru Sony. Juga
Panasonic menggandeng Leica untuk memanfaatkan lensanya yang terkenal
berkualitas tinggi.
Peran Teknologi Pencetakan
Melihat perkembangan teknologi kamera digital itu, dimana secara teknis tidak
ada perbedaan, maka pencetakan foto merupakan kunci perbedaannya. Dalam arti,
kerapatan megapixel yang tinggi tidak ada artinya, jika teknologi pencetakan
foto masih ketinggalan. Hal itu juga diakui oleh Henri Honoris, direktur
perencanaan korporat dan pengembangan bisnis PT Modern Photo, satu-satunya
perusahaan Indonesia yang hadir di Photokina.
Yang Paling Penting Kreativitas
Christian Poulsen dari Hasselblad menekankan, dalam persaingan global
teknologi digital, dimana perbedaan amat minimal, sekarang ini jenis kamera
menjadi sekunder. Sebab semua gambar yang diambil, dapat direkayasa sedemikian
rupa sehingga hasilnya juga serupa. Bagi Hasselblad, produsen pembuat kamera
profesional paling terkemuka di dunia, memang spektrum persaingannya relatif
sempit, karena jarang produsen kamera lainnya yang menawarkan produk yang
setara. Karena itulah, Poulsen menegaskan, dalam dunia fotografi era digital,
yang paling menentukan adalah kreativitas para pemotretnya. Baru setelah itu,
ketajaman lensa, kejernihan warna dan kapasitas sensor gambar. Jadi trend yang
terlihat di Photokina, memang bukan perlombaan meningkatkan pixel, tapi
meningkatkan kemudahan operasi serta memperluas kemungkinan kreativitas.
Selamat mencoba.
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
countries) for 2¢/min or less.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/