Warga AS Inginkan Perubahan Politik Luar Negeri
   
  Oleh: Peter Phillipp dari Leipzig
   
  Warga Amerika Serikat merasa dunia tidak aman lagi. Demikian pendapat 
mayoritas warga Amerika Serikat dalam jajak pendapat sebuah institut independen 
"Public Agenda".

   
    Penelitian yang berlangsung bulan September lalu, melakukan jajak pendapat 
melalui telepon kepada 1.000 warga Amerika Serikat yang berusia di atas 18 
tahun. 80 persen responden warga Amerika Serikat percaya bahwa situasi bagi 
negara mereka memburuk di seluruh dunia. Warga Amerika Serikat menuding perang 
Irak, ancaman terorisme, tendensi Islam radikal dan ketergantungan Amerika 
Serikat terhadap sumber energi negara asing bertanggung jawab atas perkembangan 
negatif di negara mereka.  
   
  Dalam beberapa bagian, para responden juga melihat hubungan timbal balik 
antara politik luar negeri pemerintahan Bush dan rasa tidak aman yang semakin 
meningkat bagi Amerika Serikat. 78 persen responden jajak pendapat mengatakan, 
di luar negeri Amerika Serikat memiliki citra sebagai kekuatan yang angkuh. 
Sementara 87 persen berpendapat, keamanan nasional Amerika Serikat akan 
terpengaruh jika negara lain memiliki pendapat yang negatif atas Amerika 
Serikat dan kultur mereka. 
   
  Bagaimana pun juga, 52 persen responden menyatakan, demokrasi mengurangi 
bahaya konflik bersenjata dan kekerasan terorisme. Sebuah posisi, di bawah 
Presiden Bush tahun-tahun terakhir ini diangkat menjadi asumsi ideologi pusat. 
Namun lebih banyak lagi warga, yaitu 64 persen, yang tidak sependapat bahwa 
demokrasi dapat diatur dari luar.
   
  Beberapa pertanyaan sekaligus diajukan mengenai tema Irak. Hasilnya 
menunjukkan, bahwa sebagian besar warga Amerika Serikat semakin frustasi atas 
perkembangan yang terjadi di sana. Hanya 20 persen yang masih percaya bahwa 
Amerika Serikat dapat melakukan banyak hal bagi pembangunan demokrasi di Irak. 
Responden yang memberikan nilai yang baik atas politik pemerintahan Amerika 
Serikat di Irak dan Afghanistan, jumlahnya kurang dari 30 persen. Demikian juga 
para responden mayoritasnya memberikan nilai buruk bagi pemeliharaan hubungan 
baik antara Amerika Serikat dan negara-negara Muslim oleh pemerintahan Bush. 
Sesuatu yang seharusnya dihindari oleh Bush. Sebab begitu pengaruh AS melemah 
di suatu kawasan, pesaing-pesaing AS tentunya akan mengambil peranan yang lebih 
besar di kawasan tersebut. Dan pada akhirnya, kepentingan nasional AS jangka 
panjanglah, yang akan dikorbankan. Demikian sebagian warga AS menyesalkan. Dan 
kenyataannya lebih dari 50% kawasan yang dulunya dalam
 pengaruh AS, kini telah berpaling kepada pesaing-pesaingnya. Terkadang AS 
terlalu sentimentil dan kurang memandang kepentingan strategis, di dalam 
memandang suatu permasalahan. Tidak seperti 20 atau 30 tahun yang lalu, kini 
kesenjangan kekuatan strategi antara analis-analis Pentagon, dan luar Pentagon 
di belahan dunia lainnya, semakin menyempit. Bahkan dalam beberapa hal, 
kecemerlangan ahli strategi politik dan militer di Pentagon, sudah ketinggalan 
jaman, terkejar oleh kepiawaian analis pesaing-pesaing AS. Tidak heran bila 
pengaruh AS semakin memudar di berbagai belahan dunia.     
   
  Politik luar negeri dan masalah keamanan, menurut Michael O’Hanlon dari 
Brookings Institute, saat ini berada pada peringkat teratas pada skala 
kepentingan warga Amerika Serikat. Kepercayaan warga Amerika Serikat hanya 
dapat didapatkan oleh mereka yang dapat meyakinkan bahwa mereka benar-benar 
dapat melindungi. Hanya siapa yang dengan jelas memiliki rencana yang 
meyakinkan tentang penugasan pasukan Amerika Serikat, maka mereka lah yang akan 
mendapatkan kepercayan itu. Demikian diungkapkan O'Hanlon.
   
  Tanggal 7 November mendatang di Amerika Serikat akan digelar pemilihan 
parlemen baru. Pihak oposisi dari Partai Demokrat berada di posisi unggulan 
berdasarkan jajak pendapat. Dalam tema perang Irak, di kalangan partai belum 
terdapat kesepakatan. Sementara tradisionalis Partai Republik tetap menolak 
untuk menarik mundur pasukan dalam waktu dekat.


                
---------------------------------
 All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke