KTT Informal EU Berakhir
   
  Oleh: Christoph Heinzle dari Stuttgart
   
  Uni Eropa meminta jaminan jangka panjang pengadaan energi migas dan pembukaan 
pangsa pasar Rusia. Rusia sendiri terbuka bagi kemitraan energi dengan Uni 
Eropa. Meski demikian kepada ke-25 kepala negara dan pemerintahan Eropa 
Presiden Vladimir Putin tidak memberi jaminan jangka panjang pasokan migas dari 
Rusia.
   
  Agenda utama konferensi puncak Uni Eropa yang berlangsung kemarin di Lahti 
Finlandia adalah pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. 
  Eropa harus lebih menunjukkan kebersamaan dalam masalah energi ke dalam 
maupun  keluar, jika kepentingannya ingin terwakili lebih baik. Itulah suara 
lantang yang bergema di Lahti. Kanselir Jerman Angela Merkel bahkan menyebutnya 
sebagai suatu politik luar negeri di bidang energi.
   
  Merkel:
  “Dalam hal ini kami sekali lagi ingin menekankan, bahwa kami memerlukan pasar 
energi Eropa yang terpadu, yang juga dapat mewakili politik luar negeri energi 
melalui Uni Eropa.”
   
  Ini terutama dalam sikap menghadapi Rusia, dimana Eropa sangat tergantung 
dari pasokan energi negara tersebut. Baik Uni Eropa maupun Rusia tidak puas 
tentang kurangnya kemungkinan investasi pada masing-masing pasar pihak lainnya. 
Dari pengalamannya dalam menghadapi Putin, Merkel menarik kesimpulan yang 
optimis.
   
  Merkel:
  “Saya sendiri sering berbicara dengan Putin. Ia berminat agar Rusia juga 
mendapat kesempatan memasuki pasar Eropa, yang saya anggap benar. Dan saya 
kira, ia kemudian juga akan memiliki pengertian bahwa kami juga akan meminta 
kesempatan masuk ke pasar Rusia.”
   
  Uni Eropa hendak mencoba memberi landasan baru dalam hubungannya dengan 
Rusia, dan ini tidak hanya dalam masalah energi. Tapi mereka juga ingin 
mengurangi ketergantungan pasokan gas dan minyak buminya dari Rusia, antara 
lain dengan mencari pemasok baru, misalnya dari Asia Tengah, namun juga dengan 
upaya sendiri. Sasarannya antara lain meningkatkan efisiensi energi dari 
pembangkit tenaga listrik, bangunan, mobil atau alat-alat rumah tangga dengan 
memberikan rangsangan keringanan pajak. Namun demikian, Asia Tengah pun relatif 
dalam pengaruh Rusia.
   
  Presiden Putin sendiri setelah makan malam bersama dengan kepala negara dan 
pemerintahan Uni Eropa mengatakan:
   
  Putin:
  “Sudah jelas, Uni Eropa dan Rusia dalam bidang energi tentu saja merupakan 
mitra. Dan ketergantungan kita satu sama lain turut membantu hanya untuk 
keamanan energi bagi benua Eropa dan menciptakan persyaratan yang baik agar 
kita juga dapat lebih dekat di bidang-bidang lainnya.”
   
  Tema penting lainnya dalam KTT Puncak informal Uni Eropa di Lahti adalah 
kemampuan inovasi Eropa agar dapat mampu berpartisipasi dalam persaingan 
global. Dalam hal ini Komisi Eropa mengajukan sejumlah usulan yang menurut 
Presiden Komisi Eropa José Manuel Barosso.
   
  Barosso:
  “Kami telah mendapat persetujuan dan dukungan untuk sejumlah usulan yang 
diajukan. Hal ini menyangkut pentingnya pengembangan sebuah strategi untuk 
melindungi hak milik intelektual, sebagai penyelesaian masalah lama untuk 
menemukan perlindungan hak paten dan memajukan penetapan norma dan standarisasi 
di Eropa.”
   
  Sementara Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengajukan tema yang tidak 
berkaitan dengan agenda pertemuan, yakni pelanggaran hak asasi manusia di 
provinsi Darfur di Sudan, dimana misi perdamaian Uni Afrika dianggap belum 
memadai untuk menanggulanginya. Dalam hal ini Perdana Menteri Finlandia sebagai 
ketua Dewan Eropa Mahti Vanhannen mengatakan:
   
  Vanhanen
  “Kami semua sunggu prihatin dengan situasi keamanan, humaniter dan hak asasi 
manusia di Darfur. Kami bekerja keras untuk meyakinkan pemerintah Sudan bahwa 
misi perdamaian PBB adalah satu-satunya pilihan yang dapat dilakukan dan 
realistis untuk mencapai perdamaian di Darfur.”
   
  Namun demikian sebagian pihak di Sudan justru meragukan netralitas misi PBB 
tersebut. Ketidaknetralan tersebut dikhawatirkan akan semakin memperburuk 
kondisi Sudan dan mengundang masuknya kekuatan asing tandingan. Dan sebagai 
sebuah KTT, tidak ada hasil resolusi dari KTT  informal Uni Eropa kali ini, 
melainkan lebih sebagai forum diskusi yang meletakkan dasar untuk langkah 
selanjutnya, terutama dalam hubungan dengan Rusia. Rusia kini menjadi kekuatan 
baru sebagai penyeimbang kekuatan tradisional AS dan Uni Eropa, disamping 
China. Dunia membutuhkan tumbuhnya kekuatan-kekuatan penyeimbang baru, 
setidaknya 3 atau 4 kekuatan. Dan tampaknya raksasa-raksasa baru tersebut pun, 
sudah mulai bangkit dari tidurnya, beberapa di Asia. 

                
---------------------------------
 All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke