Mbak, sodara sodara kita orang Jawa, yang 160 tahun yang lalu pindah 
ketanah Suriname, kini masih berbahasa jawa (tapi tak tahu bahasa 
Indonesia), selain bahasa nasional mereka, Belanda. Dan, mbak, 
mereka masih beragama Islam turun temurun.

Islam mereka moderat sekali, dimana ada agama agama lain yang 
bersandingan di Suriname: Yahudi, Islam, Kristen dan Hindu. Mesjid 
agung di Paramaribno, ibukota Suriname indah sekali, mesjid Ahmadyah.

Mungkin Islam disana seperti di Jawa sejak ratusan tahun, sampai 
pakde Harto berkuasa,  damaiiiii, lalu jadi gebuk gebukan seperti 
ini. Mereka kondusif, damai sekali. namanya juga wong Jowo mbak.. ha 
ha

Salam kangen nihh, gimana lumpia Semarang?

Danardono





--- In [email protected], Bunda Zalwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> *nyengir2 cantik dan manis...o, ini to Bapak Badrun'e :-P*
> 
> Wa'alaikumsalam Pak..keknya paragraf pertama 'spesial' buat Mbah 
DH yak [nuduh dg kadar 95 prosen :D]..so, aku gak komen ya 
Pak...walopun ide besarnya tentu saja aku sepakati...kebenaran 
mutlak milik Allah SWT...apalah kita manusia dihadapan-Nya..
> 
> Well, masih makai 'andaikata' ya Pak...mirip dg cletukan dikantor 
siang tadi..Aku tanya,"Kira-kira, tahun brapa yah kata 'terminal' di 
Indonesia gak identik dg minum2 dan main kartu? " Yaaa. disini, 
mentok ya mbandingke ma terminal2 bis, KA dinegara2 Barat sana 
[nglirik Mbah DH..]...
> Temen aku bilang,"Keknya hubungannya deket banget dengan ekonomi 
Mbak..Spanjang ekonomi para 'kelas terminal' sgitu2 aja, susah 
ngilangin imej itu.."
> 
> Duh, jadi sedih lagi deh...Sesuatu yang bisa terpikirkan dan bisa 
dilakukan, jadi terasa sangat sulit...
> 
> Back ke Lombok...kalopun ajaran dan apapun-nya berbeda, gak harus 
nggebuk, mbakar dan hal-hal kasar lainnya kan?[nanyanya sangsi 
banget niy..]
> 
> Okelah kita tegakkan makruf dengan kelas iman tertinggi, tapi, dg 
membakar, mengumpat, mengusir?? bukannya mendoakan dengan hati bisa 
lebih santun?
> 
> Bagaimanapun, Insyaallah, akan selalu ada jemaah yg tetap berbekal 
iman tertinggi, tegakkan makruf dimanapun, tetap dengan santun dan 
akhlak yg juga tinggi..
> 
> *ihkwat yg masih terus belajar, belajar dan belajar*
> Al-Badruuni Enterprise <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu alaikum 
Zalwa,
>    
>   Kebenaran adalah milik Allah SWT. Saya tidak pernah merasa 
paling benar atau shahih dalam menilai suatu masalah. Inti dari 
problem yang timbul dalam lingkup agama Islam saat ini adalah tidak 
bersatu (tidak berjamaah) secara menyeluruh,sehingga timbul banyak 
aliran dan golongan dalam Islam. Semua golongan merasa bangga dengan 
apa yang ada di sisinya.
>    
>   Andaikata semua golongan/aliran tsb mau sadar dan berbesar hati 
untuk berada dalam satu jamaah -insya Allah suatu saat nanti - maka 
saya yakin gejolak-gejolak yang ada akan mampu diatasi secara 
optimal.
>    
>   Selanjutnya mengenai jamaah Ahmadiyah, hal ini sudah dibahas di 
milis ini sebelumnya. Silahkan buka kembali file-file sebelumnya. 
Garis besarnya, Ahmadiyah ditolak karena bukan Islam. Golongan ini 
sesat dan menyesatkan. Sekali lagi ini bukan pendapat pribadi saya, 
silahkan buka kembali fatwa MUI dalam Munas II tahun 1980 tentang 
Ahmadiyah. 
>    
>   Demikian mengenai ahmadiyah. Untuk salafy, silahkan rekan milis 
yang lain menambahkan.
>    
>   Wassalam,
>   Ahmad
>   
> 
> RM Danardono HADINOTO  wrote:
>           Mbak bertanya sedih:
> 
> Tapi mengapa?
> Salafy di'gerah'i...Ahmadiyah di'gebuk'i...
> Walaupun ilmu agamaku pasti tak cukup mengerti apapun alasan 
> disebaliknya,mengapa begitu susah kembangkan Positive Thinking dan 
> kebersamaan? ------
> 
> Jadi mbak, Islam membenci Islam? anak bangsa Indonesia membenci 
anak 
> bangsa Indonesia?
> 
> Mungkin Badruni dari aliran keras, yang merasa paling sahih, bisa 
> jawab, mbak
> 
> Salam
> 
> Danardono
> 
> --- In [email protected], Bunda Zalwa  wrote:
> >
> > Salam dari Semarang..
> > 
> > Dijalanan Perumnas Banyumanik, kawasan Selatan Semarang 
> Atas, 'hawa' Ramadhan enggan beranjak..
> > Disela-sela liburan seminggu Lebaran wiken kemarin, sempat 
> menonton salah satu berita dari Lombok, kampung kelahiran..
> > 
> > Kembali ada sebagian kelompok masyarakat yang gerah 
> dengan 'pengajian' Salafy, sebagian lagi didaerah Selatan Lombok, 
> dengan 'pengajian' entah apa..
> > Unwillingly, teringat masjid sejuk lokasi pengajian diMinggu 
pagi, 
> bertahun yang lalu[dekat dari kampus Universitas Mataram]..Atau, 
> teratak terpal biasa diMantang Lombok Tengah, baur di'pengajian' 
> Tuan Guru Bajang [hiks, nama daerahnya koq lupa ya..]..
> > Keduanya jelas berbeda 'aliran' dan 'pengikut', tapi disatu nama 
> Islam..
> > 
> > Padahal, saat mudik di wiken 10-16 September bulan lalu..sejak 
> masuk dari Pelabuhan Lembar-Lombok Barat, sampai pun dikawasan 
> Lombok Timur, hati sangat riang dengan penampakan banyak gedung-
> gedung sekolah baru..setelah 'episode sedih' busung lapar, gedung-
> gedung sekolah baru tersebut berikan harapan segar untuk majunya 
> pendidikan diLombok...
> > 
> > Tapi mengapa?
> > Salafy di'gerah'i...Ahmadiyah di'gebuk'i...
> > Walaupun ilmu agamaku pasti tak cukup mengerti apapun alasan 
> disebaliknya, mengapa begitu susah kembangkan Positive Thinking 
dan 
> kebersamaan?
> > 
> > Pendek kata, aku hanya bisa berpikir :-(
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call 
> rates.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
>          
> 
>  
> ---------------------------------
> We have the perfect Group for you. Check out the handy changes to 
Yahoo! Groups.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> ---------------------------------
> Get your email and see which of your friends are online - Right on 
the  new Yahoo.com
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke