Inilah contoh sikap para penggede Indonesia dan para begundalnya. Sebetulnya
scope tidak bisa di perluas apalagi meng-kait2kan urusan Munir dengan Kennedy,
Aung sansu Ky dll. Inilah yang selalu dicari oleh orang yang mau melepaskan
tanggung jawabnya dengan cara mengaburkan kejadian dengan kejadian lain.
Lha kalau begitu kita perlu juga mempertanyakan Pastor Sandiawan dulu itu
dimana beliau juga diterima oleh anggota Kongres Amerika dalam persoalan tahun
1998 itu. Repot juga kalau semua kejadian di dalam negeri di analisa(secara
paksa) bahwa itu adalah olahnya CIA,M16 dan Mossad. Perkaranya jadi mandek
ditengah jalan.
Rupanya inilah ciri chas pemerintah dan para begundalnya, sepanjang masa,
karena lumpuh mengatasi problimnya sendiri di dalam negeri dengan mencari
"kambing hitam"nya baik di dalam maupun di luar negeri.
Harry Adinegara.
PS.Sebagai imbuhan tak penting, koq baru dengar boso Linggisan:"Mind Breaker"
ya ,yang aku tahu koq "mind bending".
Maap kalo aku yang khilaf.
Yap Hong Gie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
----- Original Message -----
From: Bambang R Soegomo
To: Ysp Hong Gie
Sent: Wednesday, November 01, 2006 12:41 PM
Subject: Mind Breaker
Kembali ke kasus Munir, perlu dipertanyakan pada Sdr Usman, Sdri. Suciwati
dan pemerintah AS, apakah sdr Munir itu tumbal dari permainan AS supaya RI
bisa ditekan sama AS dan sekutunya untuk sebagai kaki tangan AS di Asia
Tenggara?
Kemudian, kenapa AS begitu getol dan mau memfasilitasi seluruh perjalanan
Suciwati cs ke Amerika, sampai dengan pertemuan dengan para Senator2 dan
Badan Ham PBB?
Siapa yang bermain semua ini, sudah sebegitu pentingnya kah Munir dibanding
dengan kasus2 Ham lainnya; Kennedy, Aung SanSu Ky, 1300 tahanan Guantanamo
dan penjara2, tempat2 penyiksaan dari AS dan sekutu2nya yang berada di
Eropah Timur, dimana keberadaannya memang sudah diakui.
Bukan kami tdk menghargai nyawa seorang Munir, tapi coba dilihat dari scope
yang lebih luas.
Apakah Senator2 pembela Ham itu tdk melihat dengan keadaan Ham sendiri di
AS, jelas tdk mungkin bukan?
Ataukah Badan Ham PBB juga buta dan tuli dengan pelanggaran2 yang terjadi
justru didepan pintu mereka?
Kalau hanya BIN saja sih kwalitasnya belum sampai disini, teori konspirasi
seperti ini sangat disukai oleh CIA, MI6 dan Mossad.
Ini adalah Management by Conflict tingkat tinggi dan hanya badan2 intelijen
dunia yang mempunyai network untuk hal2 seperti ini.
Semua ini adalah untuk kepentingan AS dan sekutunya2nya termasuk Australia
untuk dapat pijakan di Indonesia dan sdr Munir adalah tumbal untuk
itu............
Renungkanlah wahai pemimpin2 bangsa, jangan bertikai sendiri hentikanlah
konflik diantara kita!
Wass. BRS.
Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/