Mas Irwan, Kalau yang belajar ekonomi syariah, ini dosanya dua kali.
1. transaksinya adalah futures, yang berarti transaksi untuk sesuatu di masa depan yang barangnya belum (tentu) ada. 2. Underlying goodsnya adalah valuta, atau mata uang yang bukan komoditi riil. Yang pertama sudah dinisbahkan haram. Yang kedua sami mawon. Begitu juga beritanya ada banyak yang lucu: 1. Uang 7.4 milyar dari mana? 2. Rugi dari 7.4 milyar sampai jadi tinggal 30 Juta, dalam kurun beberapa tahun saja, jelas mustahil kecuali ada unsur penipuan. Logikanya: a. ngak ada krisis, yang membuat rupiah sampai terjun bebas dan menyebabkan kerugian sampai separah itu.. b. prinsip dari perdagangan futures, yang marked-to-market basis. Sehingga mungkin layak juga FPI naik pitam. Tapi yah salah sendiri, siapa suruh spekulasi.... Salam, --- In [email protected], irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Coba googling sedikit eh ketemu info di bawah ini.. > > http://www.bbj-jfx.com/newscontent.asp?id=0527&m=7 > > ".. > Posisi 3 pialang berjangka teraktif pada bulan Juni 2005 adalah : PT Solid > Gold Berjangka > (56.252 lot), dan PT Millenium Penata Futures (29.834 lot), dan PT Monex > Investindo Futures > (19.462 lot) > > Pada bulan Juni 2005, Pialang yang tidak bertransaksi adalah PT Artha > Berjangka Nusantara, > PT Buana Artha Berjangka, PT Cayman Trust Futures, PT Dea U Trade Futures, > PT Graha Artha > Berjangka, PT Maxgain International Futures, PT Panca Danamas Futures, PT > Piranti Jaya Artha > Futures, PT Prima Tangguhartha Futures, PT Rex Capital Futures, dan PT > Trijaya Pratama Futures. > .." > > Belum lama ini saya (dan beberapa rekan) didatangi (baca: mendapat > presentasi) dari > 'marketing'-nya PT SGB. Karena syaratnya minimal harus invest 100 juta(?), > makanya > saya (dan rekan" saya) selamat dari resiko kerugian.. Mungkin kalau dananya > cukup, > dan 'nafsu' mulai terpancing, resiko kerugian bisa saja menerkam.. apalagi > namanya > bisnis 'grafik'.. ada naik, ada turunnya.. mana ada bisnis naik terus.. :-p > > Wassalam, > > Irwan.K > > On 11/3/06, Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > istrinya hanya kontribusi 100jt. suaminya kepincut menggelontorkan > > sebanyak 7.3 M. > > salahkan istrinya, sama seperti kita menyalahkan hawa. > > > > perlu di rajam ndak yah ? > > > > kan perlu dihukumi secara islam...atau cukup dengan potong tangan saja, > > karena mencuri ? > > > > On 11/3/06, Al-Badruuni Enterprise <[EMAIL PROTECTED]<al_badruuni%40yahoo.com>> > > wrote: > > > > > > Secara individu dan organisasi,saya kira rekan2 dari FPI tahu bahwa > > > transaksi di VALAS mengandung resiko yang besar dan juga diharamkan oleh > > > syariah. Saya melihat kemungkinan bahwa istri anggota FPI tersebut yang > > > tidak tahu menahu mengenai transaksi VALAS. > > > Jadi yah ini jadi bahan introspeksi bagi kita semua agar berhati-hati > > dan > > > menanyakan setiap anggaran usaha yang ditanamkan.Kemana usaha itu > > > dijalankan dan dalam bentuk apa. Kejadian ini sering terjadi terutama > > > didaerah yang termakan untung besar. > > > > > > (Ahmad) > > > > > > aris solikhah <[EMAIL PROTECTED] <fm_solihah%40yahoo.com><fm_solihah% > > 40yahoo.com>> wrote: > > > Saya kira ini masukan bagus untuk FPI, adakah yang bisa menyampaikannya? > > > Sebuah organisasi yang mau maju, hendaknya terbuka dan legowo menerima > > > setiap kritikan serta masukan? Berarti banyak orang yang perhatian? > > > > > > Ehm... yang saya pahami valuta asing adalah transaksi non real, tidak > > > termasuk didalam transaksi ekonomi yang diperbolehkan dalam Islam, salah > > > satunya di dalamnya terdapat cacat dalam ijab kabul transaksinya. CMIIW. > > > > > > Namun demikian kita perlu juga mengetahui fakta valuta asing > > > tersebut,sebelum mengklaim. Adakah yang bisa mengurainya.. ini > > keahliannya > > > mbakyu Fau.just curious juga. > > > > > > salam, > > > aris > > > > > > Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED] <ndewanto%40mail.tempo.co.id><ndewanto%40mail. > > tempo.co.id>> > > > > > wrote: > > > bisnis apa ya, sehingga ketua fpi yogya/jateng itu punya > > > duit segitu banyak? > > > > > > just curious. > > > > > > At 08:29 AM 11/3/2006, you wrote: > > > > > > >Nah ini berita lain dari biasa. Saya kira mereka hanya "membela" > > > >Islam. Eh ternyata hobi spekulasi valas juga. > > > > > > > >FPI juga manusia...... > > > > > > > >Salam :) > > > > > > > > > http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/03/time/071322/idnews/703456/idkanal/10 > > > > > > > >Tertipu Rp 7,4 Miliar, Anggota FPI Yogya Geruduk Kantor Valas > > > >Bagus Kurniawan - detikcom > > > > > > > >Yogyakarta - Ternyata pengurus Front Pembela Islam (FPI) tak luput > > > >juga dari penipuan. Kali ini nasib apes dialami Wakil Ketua FPI > > > >DIY-Jateng Muhammad Medy Romansyah. Ia tertipu Rp 7,4 miliar oleh > > > >sebuah kantor perdagangan valas PT Panca Dana Mas Futures di > > Yogyakarta. > > > > > > > >Karena sudah dirugikan miliaran, Selasa (31/10/2006) puluhan anggota > > > >FPI DIY-Jateng menggeruduk kantor perdagangan valas di Wisma Hartono, > > > >Jalan Sudirman, Yogyakarta. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

