Trend Memasak di Jerman
   
  Oleh: Marjory Linardy dari Berlin
   
     
  Semakin banyak orang Jerman yang suka mencoba makanan baru dan bahkan 
memasaknya sendiri.
   
  Jika berbicara tentang makanan atau masak-memasak, orang Jerman punya pepatah 
sendiri: "Liebe geht durch den Magen“, yang artinya: cinta datangnya lebih 
cepat, jika perut orang yang ditaksir senang. Jadi jika anda sedang jatuh 
cinta, masaklah sebaik mungkin bagi sang pujaan hati. 
   
  Masakan Asing
   
  Bisa dibilang, memasak adalah topik pembicaraan yang tidak pernah usang. 
Selalu ada saja yang baru. Di Jerman buku-buku resep yang baru terutama bertema 
masakan-masakan asing, yang bukan masakan Eropa, misalnya makanan dari Cina, 
Thailand atau juga dari Arab, misalnya Tajin. 
   
  Seiring dengan globalisasi dan semakin terbukanya hubungan dengan negara 
lain, pengaruh masakan atau bahan makanan asing semakin meresap ke dalam 
kebudayaan Jerman. Semakin banyak orang suka mencoba makanan baru dan bahkan 
memasaknya sendiri. Seperti dikatakan Evelyn Bartsch, yang bekerja di televisi 
Jerman WDR. Walaupun menjadi wanita karir, ia sangat gemar memasak.
   
  "Yang paling saya sukai adalah makanan internasional. Saya mencoba banyak 
bumbu dari negara-negara lain. Kapulaga, safran, jahe,... semua saya coba. Jadi 
kadang-kadang tamu yang saya undang makan bertanya, oh apa itu? Enak sekali! 
Apa bumbunya? Kemudian saya menjawab: coba tebak. Jadinya obrolan tambah seru 
dan malamnya tambah panjang."
   
  Bollywood Bukan Hanya Film
   
  Berkaitan dengan pameran buku internasional di kota Frankfurt Oktober lalu, 
yang disebut Frankfurter Buchmesse, semakin banyak buku resep masakan India 
bermunculan di toko-toko buku. Mengingat negara itu menjadi tamu istimewa di 
pameran buku di Frankfurt. Sehingga di etalase toko buku di kota-kota lain juga 
dipajang buku resep masakan India dengan dekorasi yang meriah. Contohnya buku 
masakan vegetaris asal India, atau juga yang sangat khas India, yaitu: kari. 
Tetapi yang paling memukau adalah buku resep masakan Bollywood. 
   
  Begitu melihat buku itu orang pasti bertanya-tanya: bukannya Bollywood itu 
film? Sampul bukunya berdisain khas Bollywood dan menampilkan foto wanita dan 
pria yang rupawan. Ya, taktik pemasarannya memang sangat baik. Dengan buku 
masakan itu, bintang-bintang Bollywood serta India jadi tambah terkenal di 
Jerman. 
  Buku itu memuat interview dengan sejumlah bintang, yang berasal dari daerah 
berbeda-beda di India. Mereka bercerita tentang kota kelahiran mereka, ciri 
khas daerahnya, makanan khas serta makanan kesukaan mereka sendiri. Misalnya: 
bintang pujaan hati banyak wanita Shah Rukh Khan, yang berasal dari Pakistan, 
paling suka menyantap Kebab dari daging domba. Jadi boleh dibilang, isi buku 
itu 80% informasi tentang sang bintang. Dan resep-resep yang disinggung, pasti 
bisa ditemukan di buku masakan lain.
   
    
  Bagi Yang Tidak Punya Waktu Banyak
   
  Bagaimanakah pandangan wanita karir di Jerman tentang memasak? Ya, seperti 
halnya di manapun, di Jerman waktu sering menjadi kendala paling besar bagi 
orang yang hobinya memasak untuk mencoba resep baru. Namun, sekarang ada kabar 
baik bagi para pekerja, yaitu masakan yang selesai dalam 5 menit. Pencetusnya 
adalah pemuda berusia 24 tahun, Jamie Oliver. Resep 5 menitnya antara lain: 
ayam goreng dengan jahe dan bakmi, dijamin selesai dalam 4 menit 41 detik. Ada 
juga daging sapi dengan bihun, cai sim dan jamur, siap disajikan dalam 5 menit 
12 detik, dan air liur pun segera menetes. Ehem.
   
  Kerja Sedikit dengan Hasil Memuaskan
   
  Resep-resep ini spesial disiapkan Jamie Oliver untuk orang-orang yang tidak 
punya waktu banyak untuk memasak. Pemuda berambut pirang asal Inggris itu, 
belakangan ini sangat tenar di Jerman, setelah terkenal di negaranya sendiri. 
Apa yang membuat cara memasaknya menarik bagi warga Jerman? Berikut pendapat 
Natalie Knauer dari perusahaan Dorling Kindersley yang menerbitkan buku-buku 
Oliver di Jerman:
  "Rahasia keberhasilan Oliver adalah kepribadiannya, gaya bahasanya dalam 
menulis buku serta cara penyampaian yang lucu dan santai. Resepnya juga mudah. 
   
  Kombinasinya baru, dan disebut “fusion”. Yang membuatnya disenangi kaum muda 
adalah resepnya yang hanya perlu sedikit tenaga tetapi hasilnya memuaskan. Pada 
dasarnya ia menggabungkan dua dunia yang dulunya selalu terpisah, yaitu dunia 
pop dan dunia masak-memasak."
   
  Memasak Itu Mudah
   
  Dalam buku-bukunya Jamie Oliver terutama menekankan, resep masakan harus 
mudah. Jadi ia tidak membeberkan rahasia lezatnya masakan berdasarkan resep 
dari restoran atau koki terkenal tertentu. Menurutnya, yang penting dalam 
memasak adalah, apa yang kita sendiri sukai. Oleh sebab itu resepnya selalu 
sangat mudah, menggunakan bahan yang mudah ditemukan, dan untuk sehari-hari. 
Sehingga ia mendapat julukan “naked chef”, atau “koki telanjang” karena prinsip 
sederhana yang dianutnya. 
   
  Apa Saja Yang Diperlukan di Dapur?
   
  Selain Jamie Oliver dari Inggris, yang belakangan ini sedang naik daun adalah 
Tim Mälzer. Buku-buku resepnya juga bisa ditemukan di sejumlah besar toko buku. 
Keduanya bukan hanya memiliki acara memasak di televisi, melainkan juga 
menerbitkan DVD, sehingga penonton dapat dengan tenang mengikuti dan mencontoh 
cara mereka memasak. 
   
  Penampilan mereka tidak seperti koki lain, yang berbaju putih dan memakai 
topi khas koki. Mereka berdua mengenakan pakaian santai. Dengan memakai T-Shirt 
bertuliskan “Kuta Bali”, contohnya, Tim Mälzer menyambut penonton dalam DVDnya. 
Seperti Oliver, Mälzer menganjurkan agar di dapur hanya disimpan peralatan yang 
benar-benar sering digunakan untuk memasak. 
   
  Pisau, cobek, panci, yang disebut Mälzer "hardware“, harus berkualitas baik. 
Walaupun agak mahal, tetapi tidak mudah rusak. Dan desainnya tidak penting. 
Sedangkan "softwarenya“, yang harus selalu ada cukup di dapur adalah: gula, 
garam dan merica. Ditambah juga dengan minyak dari buah oliv, yang punya rasa 
sendiri. Jika hanya menginginkan panasnya saja tanpa aroma, maka lebih baik 
menggunakan minyak kelapa. Selamat memasak, dan jangan lupa kirimannya.


 
---------------------------------
Sponsored Link

   Mortgage rates as low as 4.625% - $150,000 loan for $579 a month. 
Intro-*Terms

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke