Ohhh pak Hariri Kristen to? Thanks for correction. Lha Syria ini lucu, mereka back orang Shiite, tetapi mereka sendiri Sunnite bukan? lama lama saya bingung...
salam danardono --- In [email protected], "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pejabat tinggi Libanon yang dibunuh adalah orang keristen, diduga dibunuh > oleh mereka yang pro Suriah. Hizbullah yang dibantu Suriah dan Iran itu > kelompok Syiah. > KM > > -------Original Message------- > > From: [email protected] > Date: 11/27/06 16:04:07 > To: [email protected] > Subject: [ppiindia] [wanita-muslimah] Re: [PKS] Kisah Bu Nana > > --- In [email protected], "Kartono Mohamad" <kmjp47@> > wrote: > > > > Kemudian kalau ada orang Keristen membantu tetangga pak Dian ini, > semua akan marah-marah menuduh bahwa orang Keristen "membeli" iman > dengan uang bantuan atau supermi. > > Begitulah kemunafikan yang terus menggerogoti umat Islam. > Bagaimana umat Islam bisa maju? > > KM > > > > Memang kemunafikan itu in general membutakan, mas Kartono, dalam > agama apapun. > > Agak geser thema sedikit. Serinhgkali dalam postingan ataupun > artikel di media disebut "umat Islam". Kesan pembaca adalah suatu > kesatuan yang monolitihik. Mbak Aris, atau mas Nizami atau bung > Badrun, dan banyak teman disini, sering menyebut "kami umat > Islam", "menghina umat Islam", "tantangan bagi umat Islam". Juga > para demonstran di Turki dalam rangka kunjungan Paus kesana, > menggunakan kalimat "menghina umat Islam". > > Sekaligus, dilapangan, kita lihat kenyataan lain. Tiap malam, kami > di layar TV disajikan adegan pembakaran, pemboman masjid Shiite oleh > kaum Sunnite dan sebaliknya, baik disekitar Bagdad, maupun di > selatan, dieilayah Shiite. > > Juga umat Islam Kurdi, tak lelah lelahnya memprovokasi Turki, dengan > bom dll. Pejabat tinggi di Lebanon yang shiite baru baru ini > dibunuh, konon khabarnya oleh pihak Sunni yang dekat Syria. Nasib > yang sama dialami alm. Hariri. > > Di Vienna, sehabis kantor, kami sering duduk bersama, kumpul kumpul > teman teman sekerja atau sahabat. Biasanya campur, orang Austria, > Jerman, dan teman teman asal Lebanon, asal Albania, asal Turki, asal > Palestina, asal Mesir dan Iran. Kami sangat sejuk bersahabat, karena > kami semua menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang universal itu. > > Dahulu, orang Kristen tak banyak tanya mengenai Islam, karena semua > agama adalah dianggap OK, dan semua ingin damai. Sampai terjadi > 11.Sept dan rentetan bom yang mengatas namakan Islam melawan Barat. > Teman teman lalu memohon info dari teman teman Muslim kami ini. > > Mereka semua mengutuk kekerasan dan pemakaian agama dan nama Allah > untuk tindakan demikian. Mereka malah tak ada yang memimpikan > kalifah atau negara Islam, dan mengakui, bahwa umat Islam itu > beragam. Di Eropa, terutama Inggris, banyak kaum Ahamdyah, yang > hidup damai disamping yang lain. Ada lagi kelompok Ismailit, yang > falsafahnya lain sekali. Juga ada orang orang Druse dengan ke > Islaman mereka yang unik. > > Kalau kita bercakap cakap dengan teman teman ini, kita tak dapat > bayangkan bagaimana garangnya umat Islam diwilayah lain bumi ini, > yang menfatwa mati orang, mengutik mengancam berjihad dsb. > > Kalau kita dengar mereka ini, atau ulasan ulasan kawan kawan dari > Paramadina lalu baca postingan mbak Aris, bung Badrun, mas Nizami, > kita jadi bingung, yang Islam yang mana ya? > > Salam > > Danardono > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

