Bung Aris,
  Saya kurang setuju dg pemahaman anda, kenapa ?
  Maaf, bisa saja mereka/Achmadiyah, jemaat Salamullah bin Lia Aminuddin dll,  
balik bertanya, apakah nabi kalian itu benar, justru nabi kami yg benar kata 
mereka misalnya ? Nah, jadi mereka juga mempunyai kebebasan dan Hak dong ? 
Inilah salah satu contoh, "Hak Asazi Manusia",  Apa gunanya selogan, ada di QS 
"Lakum dinukum waliadin" = Agamaku untukku, agamamu untukmu ? SEmua agama 
mengajarkan moral supaya baik, nah padahal agama itu kan untuk manusia, untuk 
digunakan, bukan untuk diajak berkelahi ?
   
  Dan kalau diamati umat Achmadiyah, Salamullah, mereka sangat ramah, ada kasih 
dan tidak pernah berbuat merusak, tidak  berbuat keji dll, tapi kita lihat itu 
FPI, FBR dll,  bukan merusak sarana oranglain, agama lain tapi sesungguhnya 
juga  "MenCiderai  Islam dan umat Islam yang penuh kasih dan belas kasih" 
=>Merusak nama baik Islam !!!!
   
  Coba anda lihat di Kristen atau Buddha, Di Kristen juga ada sekte2 Kristen 
lain yg beda pemahaman, wow ...buanyak mas.... mis Yehovah, Mormon, Yudaisme 
dll, tapi umat Kristiani bin  agama Kristen, tidak mengancam mereka2 untuk 
dibunuh...!!!
  Di Buddha juga, ada Mahayana, Hinayana, Theravada ++>> Tapi mereka semua 
hidup berdampingan secara damai, penuh bahagia :)))
   
  Maka masyarakat pada umumnya sangat setuju dengan adanya Undang2 Perlindungan 
Hak Asazi Manusia itu :)))
   
  Salam,
  RP

aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Back to topik mas Rudy, Musailamah Al Khazzab dan Mirza Gulam Ahmad mengaku-aku 
nabi. Dosa mereka itu sangatlah besar. Tak ada pun sejarah dalam kitab manapun 
nama seorang nabi itu memiliki nama lebih dari satu suku kata. Ini kalau cara 
kita berpikir sangat sederhana. Mari kita telusuri: Adam, Idris, Musa, 
Sulaiman, Daud, ISa, Muhammad dll. Cuma satu suku kata!!!

Belum lagi jika kita memahami kisah hidup Mirza Ghulam Ahmad yang pada usia 29 
tahun dia bekerja di Mahkamah Hukum pemerintah Inggris di India. Sekitar 6 
tahun kemudian, Mirza ghulam Ahmad mempoklamirkan diri Nabi.

Ayahnya Mirza, seluruh hidupnya diabdikan dengan setia untuk kepentingan 
Inggris di India.


Sedangkan yang dilakukan Siti Jenar sama dengan Al Hajjaj dan Fir'aun. Mereka 
sama-sama memiliki power linuweh untuk mempengaruhi orang lain.

Pernahkah mendengar "manunggaling Gusti lan kawula" (Bersatunya Tuhan dan 
hamba)? Bermakna : Tuhan dan saya bersatu, artinya kekuatan Tuhan = kekuatan 
saya. Lebih dalamnya lagi artinya, Tuhan = saya.

Manunggaling Gusti lan kawula, Itulah salah satu ajaran Siti Jenar. 

Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pacar Islam (sorry, jangan tersinggung 
it's only Joke)

Seorang ibu Katolik semula menolak keras anak gadisnya pacaran dengan pria 
Islam. Ia kuatir, anak semata wayang yang pintar menjual itu bakal keseret jadi 
Islam. Ketika sang anak merajuk lagi supaya diijinkan melajutkan 
hubungannya,sang ibu punya ide brilian.

Ibu : baiklah, kau boleh pacaran, asal bujuk dia masuk Katolik. Anak : kalau 
dia mau masuk Katolik ? Ibu : kamu boleh kawin dengannya, dan ingat, jangan 
tangung-tanggung meyakinkan dia supaya mau masuk Katolik, suruh dia kursus sama 
Romo setiap hari Senin, rabu, jumat selama setahun. Begitu mendapat restu, si 
anak tambah semangat menjual gagasan Katolik pada sang pacar, si pria Islam 
merasa tertarik pada jualan pacarnya, dan sang ibu makin yakin ide 
mengkatolikkan pria Islam itu bakal jadi kenyataan. Suatu hari, menjelang hari 
"H" perkawinan mereka, si gadis pulang ke rumah dengan mata berlinang. Ibu : 
ada apa sayang? semua sudah oke, khan ? Anak : bubar semua deh! gara-gara aku 
terlalu gencar menjual gagasan katolik, sekarang dia malah memutuskan mau jadi 
Pastur ! 

---------------------------------


aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Kesalahan yang ditawarkan manis bak madu
Disepuh kelembutan sutra halus 
Mengguncangkan iman dan keyakinanmu

Rintih Ariel Saron sang pembunuh bayi dan ibu
Ditengah hidup mati menyayat kalbu

Raungan setan pencuri ilham terdengar
Tertancap panah-panah api malaikat
Manusia pun jatuh pingsan kasihan

Kebenaran ditegakkan diatas pedang
Tajam melukai sukma dibiarkan berlalu

Kebenaran pahit melebihi botrowali ditambah empedu
Dibuang sejauh akhir mata memandang

Indah kekufuran dibeliti kidung merdu
Buruk keimanan dihiasi Mukjizat Tuhan-Mu
Tertipu akal memilih memilah
Menggugat kebenaran sejarah apa dan apakah?

created by Aris Solikhah special 4 u

Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Syekh Siti Jenar, apakah ia pernah 
menyatakan dirinya nabi ? Seperti apa yang dikatakan oleh Musailamah Al 
Kadzdzab bahwa dia adalah nabi ? Karena itu, maka pada akhirnya ia dibunuh , 
beda........Memang sangat sulit memastikan, karena hanya satu aliran saja yg 
bisa masuk sorga diantara 73 aliran itu :)))

Syekh Siti Jenar sudah mengetahui ia akan dihakimi oleh Walisongo, maka coba 
kita baca pernyataanya dalam Asmarandana Pupuh 10 :22-23 sbb. :

Kebangkitan :
"Mustahil saya menjadi takut. Sehelai rambut terbelah sejuta, tiada gentar 
menghadap maut. Meski jiwa raga bercampur tanah, dengan bumi menyatu, saya tak 
akan menghindar. Takdir tiada mengenal mundur. Semua ada dalam kekuasaan Yang 
Murba Wasesa, yang menguasai segala kejadian."

"Orang mati tiada merasa sakit. Yang merasa sakit itu hidup yang ada di dalam 
raga. Bila tugas jiwa telah tunai, maka alam aning anung tempat kembalinya. 
Alam yang tentram dan bahagia Aman damai sejahtera. Selamanya. Tiada lagi 
ketakutan terhadap bahaya."

Syekh Siti Jenar juga menghendaki suasana yang membuat orang Hatinya tenang 
serta Pikiran jernih, dengan cara Olah-Laku yaitu suasana "ananeng,ananing, 
uininung, uninang"

Ajaran Syekh Siti Jenar menekankan ajaran Kasih dan Pengampunan, karena Allah 
itu Kasih adanya, dan tidak bersifat kejam. Membunuh ! 

aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Akibat tetera Siti Jenar di bawah, Walisongo memberinya "hadiah istimewa" - 
sama seperti apa yang dilakukan Khalifah Abu Bakar pada Musailamah Al Kadzdzab -

Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Syair Yang diambil dari Pupuh III :38 dan 41 ditulis oleh Syekh Siti Jenar, 
dalam buku Makna "Kematian" oleh Achmad Chodjim hal 196 tentang PENOLAKAN 
SYARIAT.

P E N O L A K A N S Y A R I A T 

Sadat salat pasa tan apti,
Seje jakat kaji mring Mekah,
Iku wus palson kabeh,
Nora kena ginugu,
Sadayeku durjaning bumi,
Ngapusi liyan titah,
Sinung swarga besok, Wong bodho anut aliya,
Tur nyatane pada bae durung uning,
Seje ingsun Lemahbang.

Yeka ingkang den anggep Hyang Widi,
Seh Lemahbang darmastuteng karsa,
Sumarah ing Hyang dhawuhe,
Tekad jabriyah kagulung,
Kadariyah wimbaning lahir,
Madhep mantep tur panggah,
Kuwat ing pangangkah,
Kukuh kasmala nirmala,
Ngantepi urip prapteng layu yakin,
Tan mangeran bidi cipta.

Syair Pupuh ini ada di "Serat Seh Siti Jenar"

Sedikit kupasan oleh penulis Achmad Chodjim sbb. :
"Sadat, salat, pasa tan apti" diterjemahkan "Syahadat, salat dan puasa tidak 
diinginkan"

Pada Baris ketiga artinya : "Semuanya palsu belaka"
Atau "Semuanya omong kosong".

Apa yang bisa diungkap dari penerjemahan tersebut ? Siti Jenar menolah 
Syari-at, dan 
Syariat dianggap sebagai omong kosong atau palsu belaka...............
........dst...dst.....

Syekh Siti Jenar mengatakan : Dia menolak syariat dari Arab, mengapa? Karena 
bentuk syariat ibarat warna dan bentuk baju, warnanya tergantung selera dan 
budaya orang yg memakai. Bentuknya tergantung kondisi geografi dan iklim dari 
tumbuhnya budaya dan agama !!! Halaman 210 dalam Makna "Kematian"

Bahkan Siti Jenatr mengatakan bahwa kelima rukun Islam itu sudah berubah 
maknanya dalam hidup ini. Semuanya menjadi formalitas belaka.Tak ada manfaat yg 
didapat orang Jawa dalam menjalankan syariat yg lima itu. Semunya tidak bisa 
dituruti dan dipegangi.....
.......................Akhirnya syariat menjadi tanpa makna.

Dikatakan dalam Q.S> al-Ma-un (107) :4-7 ditafsirkan bahwa : Pelaksanaan salat 
bukanlah sebuah tujuan dalam hidup ini. Salat merupakan etika dalam kehidupan 
beragama. Makna dan tujuan di balik pelaksanaan salat itu yg tidak boleh 
diabaikan. Justru salat merupakan hal yg mencelakakan manusia bila hanya 
dikerjakan sebagai pemenuhan formalitas, tak memberikan manfaat bagi orang2 yg 
menderita.
....................bacalah sendiri seru, menarik, tegang dan penuh kata2 
"Mencengangkan" 

Contoh hukuman syariat, Klik saja..................Turn on your speaker !
Islamic Cutting of Hands and Feet 
<http://apostatesofislam.com/media/video/handcutting_video_islam_200kbps.wmv>
Right-click here!

Islamic Stoning to Death 
<http://apostatesofislam.com/media/video/stoning_video_100kbps.wmv> Right-click
Here!

Wass Wr Wb

Rudy Prabowo

---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Bila lidah kelu, tulisan menjadi perlu
Pena lebih tajam dari pedang
Tinta seorang berilmu lebih mulia dari darah seorang syahid

pustaka tani 
nuraulia

---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Bila lidah kelu, tulisan menjadi perlu
Pena lebih tajam dari pedang
Tinta seorang berilmu lebih mulia dari darah seorang syahid

pustaka tani 
nuraulia

---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get 
things done faster.

[Non-text portions of this message have been removed]





Bila lidah kelu, tulisan menjadi perlu
Pena lebih tajam dari pedang
Tinta seorang berilmu lebih mulia dari darah seorang syahid

pustaka tani 
nuraulia

---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke