Adakah di Agama Islam diajarkan untuk berpoligami ?
   
  Sesungguhnya kalau kita baca dengan cermat ayat Alquran tentang perkawinan, 
"Islam tidak mengajarkan "Poligami" sebab bagaimana mumgkin seseorang akan 
berbuat adil kepada lebih dari satu isteri, sebab adil itu bukan hanya 
ditujukan kepada si pemberi keadilan (suami), tapi juga bagi yang menerima 
keadilan (Para isteri). Umat Islam adalah manusia bukan nabi ataupun rasul. 
Jadi kalau nabi atau rasul mungkin saja bisa berbuat adil. Tapi manusia biasa, 
masih ada sifat egoismenya. 
   
  Isteri kedua akan merasa diperlakukan adil oleh suaminya, hal ini dipastikan 
belum tentu kalau isteri pertamanya merasa diperlakukan adil. Adil adalah suatu 
kondisi yang sangat relatif tidak bisa diukur dan tidak terjangkau oleh otak 
manusia dan bersifat rohani. Adil adalah suatu sikap yang diterima oleh  
isteri-isteri dengan perasaan hati. 
   
  Maka benarlah apa yang dikatakan didalam Surat QS An Nisaa 129 tersebut, 
bahwa suami tidak mungkin bisa berbuat adil kepada isteri2nya !!!   Sehingga 
Surat An Nisaa 4:3 tersebut tidak bisa dilaksanakan atas 
pertimbangan/berdasarkan surat An Nisaa 129 :))) Maka poligami seharusnya tidak 
boleh terjadi, jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa Islam tidak mengajarkan 
Poligami. Ini hanya pendapat pribadi, bukan Fatwa, tapi sumbangsih pemikiran. 
Kalau anda tidak setuju, anggap saja ini sampah, dan segera didelete atau 
dibuang ketempat sampah...!!!
   
  Bacalah Referensi dibawah ini :
   
  Dalam Surat Annisa 4:3
“Dan nikahilah wanita yang kamu sukai dua, tiga, atau empat; dan apabila kamu 
tidak bisa berbuat adil nikahilah seorang saja”
   
  Ayat diatas di "Up date" (ayat 129  lebih baru dari pada ayat 3) dengan :
  Surat An Nisaa 4:129
  Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil diantara istri-istri (mu), 
walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu 
cenderung (kepada yang kamu cintai) sehingga kamu biarkan yang lain 
terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri dari 
kecurangan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
   
   
  Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.






 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke