terimakasih pak Samudjo..:) judul aku ganti, takut ada yg tersinggung.. hiii.. serem.. rupanya, yg tercinta itu, memang bener2 sakti..:)) wassalam,
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Samudjo Sent: Thursday, December 14, 2006 8:44 AM To: [email protected] Subject: [ppiindia] Re: Letter for -dibusek- hiiii.. serem.. ..................... Maafkan daku mbak aku juga bingung masalah yang satu ini, Menurutku hidup kita masing-masing merupakan sebuah eksperimen jangka panjang yang unik Tidak ada yang sama persis, baik sebelumnya maupun sesudahnya Tapi ada suatu bandwidth yang menjadi batas kewajaran yang disebut norma Ternyata norma itupun bermacam-macam, norma agama, norma adat-istiadat dll. Yang sekarang lagi ngetrend adalah norma hak azasi manusia Yang penting adalah kita mengetahui sedang ada di mana dan mau ke mana Sehingga kita bisa mensukuri apa yang sudah menjadi takdir kita ........................ Poligami menurut Islam menurut pendapatku, harus mengutamakan keluarga dan masadepan anak-anak lebih daripada syahwat, jodoh dan cinta. Istilah jodoh atau soul mate harus diperluas merangkum juga isteri ke 2,ke 3 dan ke 4, bukan hanya suaminya tapi juga madunya harus dijadikan soulmates. Sehingga keluarga menjadi tempat yang nyaman untuk tumbuh dan berkembang Semuanya sekedar hypothesa saja mbak Karena masalah kesempatan dan masalah kompetensi Kebanyakan diantara kita harus puas dengan monogami Tapi paling tidak kalo sudah ngerti ilmunya, paling tidak kita bisa bertoleransi terhadap para penganutnya. Siapa tahu Allah memberikan kesempatan dan kompetensi Kita bisa berkontribusi membangun perdaban secara lebih rasional WaLahu a'lam, Samudjo [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

