Lidah Terbelit, Olmert Terjepit Oleh: Martin Fritz dari Stutgart Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dalam kunjungannya di Berlin secara tidak langsung mengakui negaranya memiliki senjata atom. Dan pengakuan tulus seperti itu, merupakan sesuatu yang ditunggu sejak lama. Sehingga dengan demikian, merupakan alasan yang bagus bagi tetangga-tetangga Israel, untuk menjadi sebab, melakukan pengakuan yang sama di kemudian hari. Harian Jerman Frankfurter Allgemein dalam komentarnya menulis hal itu bukan sesuatu yang mengejutkan: Kehebohan tentang pernyataan kepemilikan senjata atom dari Perdana Menteri Olmert agak mengada-ada. Pertama, hal itu menambah nuansa baru makna ganda haluan resmi yang sejak lama dipertahankan Israel tentang kepemilikan senjata atom. Kedua, calon menteri pertahanan Amerika Serikat Gates baru saja mengungkapkan hal tersebut dengan gamblang di depan Senat. Dan ketiga dimana-mana di dunia, apalagi di Timur Tengah, anggapan bahwa Israel memiliki senjata atom adalah besaran yang pasti dalam rumusan perbandingan. Yang menjadi perhatian bukan masalahnya melainkan lebih mengenai waktu, dimana pernyataan itu menjadi diskusi umum. Sementara harian Jerman lainnya Die Welt memandang pernyataan Olmert tentang kepemilikan senjata atom Israel, membahayakan masa depan perdana menteri tersebut: Kekuatan mengejutkan negara Yahudi itu juga selalu terletak pada ketidak jelasan kemampuan militernya yang sesungguhnya. Banyak tokoh pimpinan pemerintahan besar Israel mengerti hal itu dan rahasia, mengenai kekuatan militernya sendiri dijadikan kartu as dalam bisnis politik. Sekarang di dalam negeri, Olmert dituduh tidak bertanggung jawab dan tidak mampu menjalankan pemerintahan. Dengan sedikit kelebihan, ia naik ke tampuk jabatan dan tidak mampu menggantikan Ariel Sharon yang dikenal dengan strateginya yang mantap. Pengakuan atomnya yang mengejutkan tidak membuat Olmert semakin kuat. Sebaliknya. Bisa jadi, setelah kunjungannya di Berlin, tinggal dihitung sisa hari jabatannya sebagai perdana menteri. Tentang pengakuan tidak langsung Olmert harian Perancis Le Monde menulis: Hal itu sejak bertahun-tahun menjadi rahasia umum. Israel adalah salah satu penguasa atom. Tapi adalah lebih baik untuk tidak membicarakan hal itu. Sejak tiga tahun masyarakat internasional berusaha mencegah Iran memanfaatkan program atom sipilnya, untuk menghindari pembuatan senjata atom. Ada satu alasan dari masa dimulainya perang dingin, yang sekarang dapat kembali muncul ke permukaan. Ancaman bom atom bukan tergantung dari senjatanya, melainkan dari sifat alami rezim yang memilikinya. Demikian juga, meskipun hal itu tidak mencakup semua prinsip, namun argumennya kira-kira begitu. Pada prakteknya hal ini diperkuat dengan menggunakan dua standar pengukuran, yang tidak dapat ditanggung negara ambang industri. Dan hal ini menutupi kenyataan, bahwa dalam sejarah hanya Amerika Serikat yang satu-satunya pernah menggunakan bom atom.
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]

