ada peringatan dan ada pelajaran yg bisa diambil..:)
 
poligami, hanya bisa dijalankan dengan baik, oleh pria2 istimewa dan wanita2 
istimewa..:) sebaiknya para pelaku poligami jangan menunjukkan bahwa dirinya 
mampu dan lebih baik dari orang lain..:) ini namanya sudah menunjukkan 
ke-'sombong'-an.. gawatnya lagi, jika kesombongan diri menjadi takabbur dan 
tinggi hati..:) buntutnya merendahkan orang lain.. [ini, guwe bisa, elo gak 
bakalan bisa].. jika ini sudah terjadi, tunggu saja balasan-Nya..:) balasan 
yang datang secepat kilat, tak diduga.. tak dapat diprediksi oleh siapapun..:) 
 
bahkan semua-semua yang bergerak dimuka bumi ini, sudah diatur oleh-Nya, 
selembar daun yang terlepas dari tangkainya pun sudah dalam aturan dan 
pengawasan-Nya.. masya Allah..:)
 
poligami pun telah ada aturan-Nya..:)
 
di jaman susah saat ini, saya kira, lebih banyak kaum ibu, khususnya yang di 
Indonesia, yang selama ini sudah seperti hidup dalam 'derita-tiada-akhir' pasti 
lebih memilih 'idola' yang mampu mencontohkan hidup sederhana, mampu memahami 
kesulitan yang dialami.. tak menunjukkan harta yang berlebihan, apalagi 
menambah koleksi 'pribadi'..:)
 
namun, sesungguhnya sebaik-baik 'idola'.. yang paling baik untuk menjadi idola, 
hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala..:) 
 
jadi.. sebaiknya kita tidak usah mengidolakan siapapun kecuali Allah SWT karena 
Dia Maha Sempurna dan tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya..:)
 
itu saja, mohon maaf, jika ada kata yg tak enak di-'rasa'-kan.. semua urusan 
kita pulangkan kepada Allah SWT, kita semua makhluk yang dhoif..
 
 
wassalam,
 



 




 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke