"Renungkan sebelum terlambat"

Semua orang berdecak kagum dengan dirimu,hebat, pintar, cantik, tampan dan 
intelek.
"hebat", "bukan main" itulah ucapan yang keluar dari mulut orang lain untukmu.

Anda bangga. takjub dan membusungkan dada sambil bergumam "AKU HEBAT'

tapi sobat, cobalah anda kilas balik dan  tafakur sejenak dari mana anda 
berasal, dan siapa MAHLUK yang MEMBUAT ANDA BISA SUKSES DAN MEMBUAT ANDA BISA 
BERBANGGA DIRI?

Jiwa raganya di pertaruhkan saat melahirkan anda, dengan tetes keringat dan air 
matanya Ia membesarkan anda, sewaktu anda masih bayi merah, ia sanggup melawan 
dan menahan kantuknya untuk bangun di tengah malam karena tangisan anda yang 
lapar atau oleh gigitan seekor nyamuk sekalipun, dikala anda sakit dan 
terbaring lemah, rasa kantuk, belaian dan sentuhan kasih sayang tangan mulianya 
anda bisa sembuh bukan karena obat atau resep dokter tapi oleh karena kasih 
sayang dan doa tulus darinya.

Di tengah malam Ia bangun untuk sholat malam, bukan meminta surga Allah ataupun 
yang lainnya tetapi Ia tersungkur bersujud, merintih, dengan suara lirih 
memohon kepada Allah " Ya Allah Yaa Robbi Hamba memohon dengan Rahmat dan kasih 
sayangmu Jadikanlah anak-anakku anak yang soleh dan soleha, hamba mohon 
perlindungan dan petunjuk untuk anak-anakku, murahkan rezekinya, mudahkan 
urusannya, jadikanlah Ia sebagai Mahlukmu yang berguna, sukses, bahagia di 
Dunia maupun Akhiratnya. Amin yaa Robbal Allamin. 

Itulah Sobat rintihan dan doa Ibumu. di setiap penghujung malam.
Ia rela tak makan asal anda bisa tidur dengan perut kenyang, Ia tersenyum 
melihat anda berbaju bagus, bisa sekolah dan menjadi orang sukses walaupun Ia 
sendiri tak pernah berbaju bagus, bersekolah dan berlimpah materi.

Semuanya demi anda, untuk anda "anaknya"

Ia sanggup menahan malu, di cemooh, dihina, diremehkan saat Ia meminjam uang 
dengan orang lain untuk bayaran Uang SPP anda yang menunggak.

Ya Allah, sekarang anda telah sukses, berhasil pintar dan terpandang, lalu anda 
silau dan melupakan semua itu.

pernahkah anda berdoa untuk Ibumu seperti Ia mendoakanmu ?
anda balas panggilan dan teguran kasih sayangnya dengan bentakan, "Ah" sambil 
mata anda terbelalak tajam menatapnya !

pernahkah anda ingat dengan ibumu ? disaat anda bersenang-senang sambil 
menikmati hidangan enak dan beraneka ragam dengan relasi bisnis dan teman 
kantormu ?

di mana Ibu mu dulu selalu membawakan sepotong roti untuk mu saat Ia menghadiri 
kenduri tetangga, karena Ia ingat dan kasih akan dirimu !

Terkadanng anda malu dan gengsi mencium punggung tangan mulia ibumu untuk 
meminta maaf sehabis sholat fardu bahkan satu tahun sekalipun anda enggan, 
yaitu saat hari yara Idul fitri tiba.

Masya Allah sungguh hebat dirimu, saya salut tapi hati kecil saya membatin 
prihatin dan sedih dengan kondisi batinmu........... "karena anda adalah Anak 
tak tahu diri,tak bisa bersyukur dan tak bisa berbalas budi kepada 
Ibumu...........

Kapan, kapan lagi anda akan membahagiakan ibumu sobat ??
bahagiakan Ia dengan doamu, sopan santun, senyum dan tutur kata mu yang lembut 
kepadanya.......bukan dengan materi melimpah yang kamu miliki sekarang   ? dan 
Ia pun tidak pernah mengharap dan meminta balasan ataupun upah darimu...
sekalipun anda memiliki, sebutir debu pun tak kan pernah terbalas dan terbayar 
budi jasanya kepadamu

Kini Ia telah tiada menghadap sang Ilahi Robbi sang pencipta.
Allah telah mengambil pinjamannya darimu, Makluk mulia dan terberkah di langit 
dan bumi.

Pernahkah anda berdoa untuknya sobat, pernahkah anda merenung dan menangis 
mengingat budi jasa ibumu ? karena anda tak pernah membuat Ia bahagia dan 
selalu menyakiti hatinya dengan sindiranmu, dengan ucapanmu, dengan sikap ego 
dan kesombonganmu, dan anda selalu membodohi beliau yang telah membuat anda 
intelek dan terpandang, anda malu memiliki seorang ibu yang telah tua renta 
tetapi Ia tak pernah malu memiliki anak tak tahu di balas budi sepertimu ?

SEMOGA ANDA TERSADAR DARI KEKHILAPAN DAN KEALPAANMU SELAMA INI SEBELUM 
TERLAMBAT, SEBELUM IBUMU MENGHADAP ILLAHI ROBBI.

dimana disaat itu harta, jabatan, kesuksesan dan kehebatanmu tak berguna dan 
membuat Ia bahagia sebagaimana ia mencurahkan dan mengabdikan hidupnya untuk 
kebahagiaanmu.

Jadilah anak spritual bagi ibumu agar ibumu bahagia dunia dan akhirat.

"Ku persembahkan untukmu Ibu"








__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke