--- In [email protected], aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


>Maka aset istri
> satu dua tiga empat dan suami bisa menjadi perusahaan
> keluarga yang sangat besar yang bisa menggerakkan roda
> perekonomian. 
> 
--> Berapa % sih polygami mampu meneggerakkan roda ekonomi? kalau 
begitu berpolygami rialah kalian, agar ekonomi Indonesia dapat 
digerakkan? kapan mulai?  Kok Eropa ekonmominya super maju tanpa 
polygami ya? Assets keluarga yang berada ditangan si Ibu dan si Bapak 
serta anak anak..

Dahulu ada beberapa pembantu rumah tangga ortu saya yang dimadu, di 
polygami. Tetap miskin dan melarat tu? Yang disebarluaskan adalah 
kemelaratan bersama..
Sekarang yang disebarluaskan penyakit kelamin...

> Ada banyak kasus buruk tentang poligami, ada juga
> kasus baik dalam praktek poligami. Ada baiknya kita
> kembalikan hukum asal poligami beserta tanggung
> jawabnya yang berat pada masing-masing pelakunya, dari
> pada melarang poligami. 

Banyak kasus buruk? Berapa persen sih yang baik? Bukankah hampir 
selalu buruk?

Polygami tak usah dilarang, akan dengan sendirinya hilang, kalau 
wanita mengalami peningkatan martabat akibat pendidikan yang lebih 
baik, status ekonomis yang lebih baik, dan pencerahan sosial.
Selama wanita masih terbelakang, akan selalu ada polygami dinegara 
terbelakang...

Selamat Hari Ibu (bukan Hari Ibu Ibu yang dmadu lho)..

DH
> 

Kirim email ke