Gumam Kembara 
   
   
  112. KERETA MAINAN
   
   
  kepada anakku dari rantau kukirimkan kereta-api mainan
  galaksi di isi bayangannya tentang dunia sambil mencariku berkereta
  sedangkan aku jatuhbangun penuh luka -- bukan dalam bayangan
  aku tersenyum sendiri menikmati khayalnya yang dari  desanya sendiri:
  asing! masih asing. bunga-bunga pun tak bisa ia bedakan perdu
  trompet batang padi ia pungut dari sawah bikinannya: macet tanpa suara
  aku tersenyum sendiri menikmati kebingungannya yang berlagak bijak
   
   
  apakah tahun baru ini mendewasakannya?!
  malam-malam ia membacaku puisi dengan bangga
  barangkali dianggapnya avant garde. aku kian geli
  tapi bangga pada imajinasinya
   
   
  Paris, Desember 2006.
  -----------------------------
  JJ. Kusni

 Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke