Terima kasih mas Ahmad Mudatsir, saya tak pernah menulis penyimpulan  demikian. 
Agama mbah Danar dan rekan wartawan itu sama mas. Setidaknya saya memakai 
bahasa kromo inggil itu juga bentuk penghormatan saya pada orang yang lebih tua 
ko mas.^_^ Nanti saya kualat mas. 
   
  Walau saya tak pernah bersua dengan mbah Danar, setidaknya mas Mudatsir 
punten, saya mungkin lebih sedikit mengenal beliau di milis ini dibanding maaf 
lho mas, jenengan ^_^. Soalnya saya lebih dulu gabung dulu disini dan sering 
berberdiskusi dengan beliau dibanding jenengan. Atau diantara kita ada 
perbedaan persepsi open mind ?
   
  salam datang di PPIINDIA

Mudatsir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          ......KAlau saya ngobrol sama seorang teman wartawan yang kebetulan 
katolik (usianya mungkin ndak beda jauh ama Simbah Danar, hanya saja beliau 
open mind)^_^, beliau juga nolak pornografi, zina, homo, pelacuran juga. 

++> Maksud mbak Aris kalau Simbah Dono itu not open mind ya....? Waduh lhaa 
blaik tenan kalau si Embah yang satu ini disebut not open mind. Mbak Aris ini 
sama orang tua kok kebacut tenan tho mbak...
mds

Posted by: "aris solikhah" [EMAIL PROTECTED] fm_solihah 
Sun Jan 21, 2007 7:21 pm (PST) 
Mbah Danar non Muslim. 

btw mbah Danar, wonten nopo tho mbah, kalau yang menolak pornografi dan tidak 
menolak poligami itu musti dianjurkan gabung dengan kula lan mas Nizami.
Emang ada yang salah dengan pilihan hidup saya? 

Sebenarnya itu sederhana bagi saya, bahwa menolak pornografi dan tidak menolak 
poligami itu ya memang bagian ajaran agama Islam. Bahkan sudah seharusnya semua 
umat Islam yang beriman juga menolak zina (selingkuh, pelacuran, homoseksual 
dan lain-lain). KAlau saya ngobrol sama seorang teman wartawan yang kebetulan 
katolik (usianya mungkin ndak beda jauh ama Simbah Danar, hanya saja beliau 
open mind)^_^, beliau juga nolak pornografi, zina, homo, pelacuran juga. 

Sedangkan beliau menolak poligami. Iya sudah, gampang saja untuk poligami 
dibolehkan yang muslim dan terlarang untuk agama yang lain (kalau ada aturan 
agama non muslim yang melarang). Simple kan mbah...

Saya kira banyak teman di sini yang setuju dengan pendapat saya, hanya mereka 
ebih suka diem saja atau malas nulis atau lagi sibuk he he he.

[Non-text portions of this message have been removed]



         


Dan cinta (mahabbah) yang kita maksud adalah keinginan untuk memberi dan tidak 
memiliki pamrih untuk memperoleh imbalan. Cinta bukan komoditas, tetapi sebuah 
kepedulian yang sangat kuat terhadap moral dan kemanusiaan (Toto Tasmara)
pustaka tani
  nuraulia

 
---------------------------------
Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and 
always stay connected to friends.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke