Sepenggal cerita dari perjuangan para pilot yang berseteru dengan manajemen
Adam Air 
--------------------------------------------------------------------------
di depan pn jakbar pihak adamair memang sepakat damai pd tgl 18 jan tp di
ingkari pd tgl 23 jan n jd drpd berkepanjangan maka gue minta putusan di
bacakan pd tgl 23 jan tsb, hasilnya dari gugatan adam sebesar 3,5 m cuma 86
jt aja yg dikabulkan hakim..tp gue terus berjuang utk banding krn ada bbrp
fakta yg tidak menjadi pertimbangan hakim dalam mengambil keputusannya..
kisah berawal oct 03 gue dibajak adamair dari bouraq dgn transfer fee, gue n
bbrp temen menanda tangani kontrak kesepakatan kerja dgn pihak adam tp
setelah gue sign ternyata pihak adam tidak dgn sertamerta menandatangani
saat itu dan selalu mengingkari utk memberi salinan kontrak yg menjadi hak
gue n temen2 jadi kedua salinan kontrak dipegang pihak adam hingga gue n
bbrp temen menyatakan resign. selama gue n temen2 kerja tidak pernah mdpt
slip gaji yg berisikan gaji pokok,pajak,jamsostek,asuransi dll. asuransi
bagi pilot jg gak jelas pdhl itu wajib.
juga gue pernah dipaksa oleh owner utk menerbangkan pesawat yg mempunyai
catatan kerusakan pd sistem navigasi tp gue nolak mentah2 krn pesawat belum
dibetulkan.juga gue pernah diperintahkan utk menandatangani maintenance log
book pesawat yg bukan kerjaan gue n itu semua beresiko bagi gue n  pengguna
jasa penerbangan yg telah membayar utk terbang dengan aman dan nyaman. oleh
karena itu semua gue n bbrp teman memutuskan resign dari adamair tgl 23 mei
05 setelah bbrp kali menanyakan hal2 tsb diatas n gak ada tanggapan yg baik
dari managemen adamair.
itulah sedikit cerita awal dr perseteruan gue n temen2 dgn adamair.
 
regards,
sutan salahuddin 
. 
 
 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke