berita hari ini saya baca, kalau menurut majalah Forbes dari 50 orang terkaya didunia, dan sepertiganya warga negara Indonesia,dengan kekayaan mencapai 700 triliun rupiah, bandingkan dengan APBN Republik yang hanya 600 triliunan itu pun mesti di tombokin dengan utang alias selalu defisit dan gali lobang tutup lobang, sungguh mencengangkan dan kontras dengan berita lain bahwa puluhan juta rakyat Indonesia hidup dibawah layak minimum dengan penghasilan dibawah 2 dollar perhari, sama seperti Haiti dan negara-negara terbelakang di afrika sana. saya jadi teringat temen expatriat saya orang australia, yang mengatakan bahwa di negaranya tidak ada orang sekaya orang Indonesia, namun dinegaranya pula tidak ada orang semiskin dan sepapa di indonesia, jurang perbedaan miskin dan kaya dinegara - negara maju tidak terlalu jomplang, kemakmuran negara bisa dinikmati bersama-sama, yang kaya bayar pajak yang tinggi namun semuanya kembali untuk kesejahteraan rakyat. Kapan indonesia seperti itu ? tidak ada lagi orang berpenghasilan kurang dari 2 dollar perhari dan tidak ada orang yang maha kaya sehingga kekayaannya melebihi batas-batas kewajaran.? kapan ya ? selama jomplang kesejahateraan yang cukup tinggi, selama itu pula republik rawan terhadap keresahan dan kerusuhan sosial. tanyaken pada rumput yang bergoyang.... salam iwan
--------------------------------- Food fight? Enjoy some healthy debate in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A. [Non-text portions of this message have been removed]

