Triesna Seberkas cinta menyinari bumi mengawali hari Setetes cinta jatuh ke tanah lalu mengalir menuju samudra Sepetak cinta yang digarap petani sepenuh hati Sejumput cinta yang diperoleh dari butir-butir padi Seekor cinta terbang riang di angkasa Sejengkal cinta menjadi tak terhingga Seonggok cinta tergeletak di bawah tangga Seorang cinta menyia-nyiakan lalu melupakannya Selembar cinta dirobek dari buku sejarah bangsa Secarik cinta dikirim kepada Yang Maha Kuasa Sebaris cinta dibacakan dan dipanjatkan berulang kali Selaksa cinta tersirat dalam tatapan mata Sebait cinta ditulis dengan tinta dan air mata Sebutir cinta tiga kali sehari sesudah makan Sebotol cinta memuaskan dahaga Selinting cinta mengepulkan asap menurunkan kelopak mata
Manado, Desember 1998

