Komentar singkat:
  Semoga tidak kebablasen......
   
  Perlu dipikirkan juga bagaimana dengan nasib kaum lelaki yang dilecehkan oleh 
kaum perempuan. Atau bahkan kaum lelaki yang dilecehkan oleh sesama jenisnya???
   
   
  PEKANBARU, SABTU - Pemerintah Kota Pekanbaru meresmikan pemakaian bus 
kota khusus perempuan dan keberadaan bus ini pertama di Indonesia. Menurut 
Sekretaris Kota Pekanbaru, H. Fawaz Ilyas, Sabtu (17/2),  peluncuran bus khusus 
untuk kaum perempuan itu diharapkan dapat  mengurangi tindak kriminal dan 
pelecehan terhadap perempuan di dalam  bus kota seperti yang kerap terjadi 
dalam angkutan umum.
   
  Selain itu, lanjut dia, kehadiran bus kota tersebut juga memberikan  
kenyamanan dan keamanan bagi kaum perempuan di Pekanbaru yang bekerja  di luar 
rumah. "Sekaligus bisa mengoptimalkan fungsi terminal AKAP  (Antar Kota Antar 
Provinsi-Red) Payung Sekaki," ungkap Fawas perihal  terminal yang baru 
diresmikan beberapa bulan lalu itu.
   
  Acara peluncuran bus khusus perempuan ini juga dimeriahkan dengan  talk show 
tentang peran bus kota dan keamanan perempuan. Dalam talk  show ini Ketua 
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Riau, Ir Hj  Irma Hafidah Rahmah MBA, 
menyampaikan bahwa angkutan bus kota wanita  sangat diharapkan keberadaannya. 
"Karena wanita produktif dari 
golongan bawah di Pekanbaru banyak yang beraktivitas di luar rumah  untuk 
membantu perekonomian rumah tangganya," ujar Hafidah.
   
  Menurut Hafidah, karena wanita produktif dari kelas ekonomi bawah ini  banyak 
mempergunakan jasa angkutan kota menyebabkan mereka sasaran  empuk para pelaku 
kriminal, dan tindak pelecehan seksual. Ia  menyarankan, karena penumpang 
angkutan umum itu adalah perempuan  semua maka sebaiknya bus tersebut 
dilengkapi dengan fasiltas alarm  dan menempelkan nomor-nomor penting 
kepolisian.
   
  Sementara itu, Dedi Mizwar, Direktur Utama PT Riau Kencana Madani  yang 
mengelola bus khusus perempuan mengatakan, pihaknya belum  melengkapi angkutan 
umum itu dengan alarm maupun nomor-nomor penting  kepolisian. Ia menjelaskan, 
walau penumpang bus ini seluruhnya wanita  tetapi sopir dan kernetnya masih 
dipegang oleh laki-laki. "Belum ada 
kaum perempuan yang mendaftar untuk jadi sopir dan kernet bus kota.  Jika dalam 
kesempatan ini ada yang mendaftar masih terbuka peluang," 
ujar Dedy disambut gelak tawa peserta talk show.
   
  Dedy memaparkan, jumlah bus khusus itu saat ini masih terbatas baru 5 
unit dan melayani rute yang jarang dilalui angkutan umum. Sedangkan 
rute yang padat angkutan umum seperti Tangkerang, Pandau dan Panam 
belum tersedia karena telah banyak angkutan kota yang melintas di 
daerah itu.
   
  Pihaknya membagikan angkutan umum itu dalam dua rute yakni, tiga bus dengan 
rute dari terminal AKAP ke Jl. Riau-Ahmad Yani-Juanda- Sudirman-Tuanku Tambusai 
dan kembali ke terminal AKAP. Sedangkan dua unit bus lainnya memiliki rute, 
dari terminal AKAP ke Jl. Tuanku Tambusai-Samratu Langi-Ahmad Yani-Jl. Riau-Jl. 
Soekarno Hatta dan kembali ke terminal AKAP. Setiap penumpang yang 
mempergunakan bus kota ini dikenai ongkos Rp2.000/orang atau sama dengan bus 
kota lainnya. 
   
  Sumber: Antara
Penulis: Ima
   
  http://www.kompas.co.id/ver1/Egovernment/0702/17/205738.htm
   
  
 

 
---------------------------------
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke