http://www.acehinstitute.org/ Wacana kesetaraan jender, bukan dalam konteks melakukan gugatan terhadap konstruksi biologis (kodrat), tetapi lebih pada konstruksi sosiologis (jender). Struktur yang ada selama ini masih menempatkan perempuan sebagai objek, pelengkap, dan warga kelas dua.(Zubaidah Djohar, Aktivis Perempuan Aceh)
Sayangnya, seperti mereka yang kritis terhadap pemberlakuan syariat Islam, yang dituduh anti Islam, maka nasib para aktivis kesetaran jender, juga dituduh pro-sekularisme, kebarat-baratan, ekslusif, radikal, aneh, naif dan mengingkari kodrat diri. > Meretas Keadilan, Membangun Keseimbangan > Oleh: Zubaidah Djohar | Peminat Masalah Sosial & Politik Aceh, tinggal di Indiana USA > lengkapnya > http://www.acehinstitute.org/ ____________________________________________________________________________________ We won't tell. Get more on shows you hate to love (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. http://tv.yahoo.com/collections/265

