Wa'alaikumsalam wr wb
Kita semua (termasuk saya) memang musti banyak
introspeksi diri mas. Tulisan itu kiriman teman yang
nge-fans banget dengan Gus Mus. Isinya bagus,
terutamanya olah bahasanya, tidak biasa dan mengena.

Kesederhanaan Gus Mus, itulah yang menjadikan teman
saya meng-idolakannya tentu saja setelah Rasul.
 

Waduh mas Samudjo, menghayati benar bekerja dibidang
perminyakannya.  ^_^

salam sukses mulia selalu,
aris

--- Samudjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalaammualaikum wR wB
> Memang sepatutnya kita introspeksi, dan secara
> totalitas memohon ampun
> Allah SWT atas segala kesalahan dan dosa baik yang
> disengaja ataupun
> tidak .
> Tapi saya kira permohonana ampun itu akan  lebih
> baik apabila kita
> mengetahui kesalahan fatal apa yang telah kita
> perbuat.
> Gempa  adalah pergerakan kulit bumi yang saling
> bertumburan, akan tetapi
> seringkali hal ini dipicu oleh berubahnya
> keseimbangan masa bumi
> misalnya karena minyak bumi setiap hari disedot
> sekitar 25 juta barrel,
> apakah hal ini nggak ada pengaruhnya ? Apalagi bila
> diingat bahwa
> sedikit banyak minyak bumi itu bersifat viskos yang
> bisa meredam energi
> perbenturan kulit bumi.
> Iklim dan banjir, sudah lama disadari bahwa
> pemanasan global menjadi
> biang keladi masalah ini, penggunaan Freon R 12
> seringkali dituding
> sebagai penyebab menipisnya lapisan ozon di kutub
> bumi, karbon dioksida
> sebagai produk pembakaran fosil menimbulkan efek
> rumah kaca, radiasi
> sinar matahari tidak bisa dipantulkan dengan mudah
> ke ruang angkasa
> menyebabkan naiknya temperatur global, mencairnya es
> di kedua kutub
> bumi.
> Jadi apa yang harus kita lakukan secara individu
> atau bersama-sama,
> sebagai bukti bahwa kita bertobat dan memohon ampun
> Pertama-tama kita semua harus bisa menahan diri
> dalam cara kita
> menghabiskan energi fosil, setiap kemacetan di jalan
> raya adalah bukti
> keserakahan manusia jakarta, meski terlambat
> inisiatip membuat
> transportasi massal Pak Sutiyoso perlu kita acungi
> jempol.
> Kedua memperbanyak hijau daun yang bisa mengubah
> karbon dioksida menjadi
> senyawa organik yang lebih komplek, mengurangi
> penebangan untuk alasan
> apapun baik yang legal apalagi yang liar.
> Apabila kita semua menyadari kesalahan ini, bertobat
> dan mencoba untuk
> hidup lebih sederhana seperti yang dicontohkan rasul
> niscaya segala
> bencana yang menimpa umat manusia ini akan berkurang
> Ya Allah kami telah berbuat dzalim, maka tanpa
> ampunan dan rakhmatMu
> niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi
> Ya Allah berikan hidayah dan kekuatan kepada kami
> untuk mengatasi
> berbagai cobaan ini yang menimpa bangsa kami
> Aamiin,
> Samudjo
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
pustaka tani
 prohumasi
 nuraulia



 
____________________________________________________________________________________
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know.
Ask your question on www.Answers.yahoo.com

Kirim email ke