KOMENTAR:

Buku-buku ttg interpretasi kenabian atau prophecy pada hemat saya adalah suatu 
model pseudo-ilmu yang mencoba menerangkan sesuatu dalam model 
"kesucian"(devine). Sehingga dasar-dasar argumentasinya selalu "mistis, magis" 
dan tidak pernah dianalisis menurut jejak perkembangan (evolusi) munculnya 
mahluk jenis (species) homo hingga mencapai homosapiens-sapiens (kita-kita). 
Dan sangat takut kepada data-data lapangan studi ilmu-ilmu exacta dan data-data 
palaeologi (pembangkitan yang telah mati untuk dihidupkan kembali) dan 
stratigrafi geologi.

Pada zaman atom diasumsikan sebagai pengertian fikir spekulatif (filosofi) 
untuk benda terkecil penyusun benda-benda makro dan belum adanya particle 
accelerator sebagaimana dewasa ini plus pemetaan ketidak-homogen-an  materi dan 
gas didalam space-time continum, sudah barang tentu suatu pemikiran dalam model 
pengetahuan kwalitatif yang dapat meramal secara teoretis jauh ke depan akan 
diklaim oleh seorang yang jujur dan rendah hati sebagai sesuatu yang 
"diturunkan" (naba'), karena beliau-beliau tidak mampu menjelaskan bagaimana 
kok bisa demikian pemikirannya. Sebab mayoritas anngota masyarakatnya tidak 
memiliki intelegensi sedemikian tinggi. Sedangkan mereka yang memiliki 
intelegensi yang tinggi memilih mistik, magi dan kultus sebagai afirmasi 
keabsahan kekuasaan dan konsep pemikiran yang disucikan di dinding-dinding 
altar pemujaan.

Wassalam,
A.M


  ----- Original Message ----- 
  From: Thesaints Now 
  To: [email protected] 
  Cc: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, February 28, 2007 5:47 AM
  Subject: Re: [ppiindia] Ulil: Dari Boston terbang ke Harvard


  Disertasi S2 Bung Ulil kalau tidak salah adalah mengenai Konsep Kenabian
  (Prophecy).

  Dalam kisahnya tentang Kuliah di Amrik Baung Ulil menulis :

  Teori kenabian memang tema yang sangat "antic" dan jarang disentuh
  oleh sarjana Muslim saat ini. Sarjana Muslim terakhir yang menulis
  mengenai tema ini adalah Prof. Fazlur Rahman, guru Cak Nur dan Buya
  Syafii Maarif, dalam bukunya yang berjudul "Prophecy in Islam:
  Philosphy and Orthodoxy" yang terbit pada 1958. Setelah itu, setahu
  saya, tak ada seorang sarjana Muslim yang menulis tentang tema ini.
  Setelah kekosongan dalam waktu yang lama, seorang sarjana Yahudi yang
  mengajar di Hebrew Univrsity, Jerusalem, Prof. Yohanan Friedman,
  menulis sebuah buku tentang tema ini, "Prophecy Continuous" yang
  terbit pada 1989.

  >>>>>

  Sebagai informasi tambahan Buku terakhir yang membahas tentang Konsep
  Kenabian yang dimaksud Bugn Ulil adalah buku berikut :

  Judul :
  Prophecy Continuous, Aspescts of Ahmadi - Religious Thought and Its Medieval
  Background

  Penulis : Yohanan Friedmann
  Institute of Asian and African Studies - The Hebrew University, Jerusalem

  Penerbit : University of California Press

  Contents :
  List of Abbreviations
  Preface
  I. History
  1. The Ahmadiyya Movement: A Historical Survey
  II. The Classical Background
  2. The Finality of Prophethood
  3. Substitutes for Prophecy
  4. The Idea of Religious Renewal (Tajdid)
  III. The Spiritual Claim of Ghulam Ahmad
  5.Mujaddid, Muhaddath, Mahdi and Masih
  6.Prophetology and Claim to Prophethood
  7.Betwen Lahore and Qadiyan: The Doctrinal Divide
  IV. Propagation of Islam
  8. Ahmadi Jihad
  9. Conclusion
  Excursus: Abd Allah Atham
  Appendix A. Surabadi on Quran 33.40
  Appendix B. Ghulam Ahmad on his Prophethood
  Appendix C. Ordinance of April 26, 1984
  Glossary
  Bibliography
  Index

  Berikut cuplikan yang menarik dari Preface buku tersebut :
  "There is the question to what extent the Ahmadiyya was influenced by its
  Christian missionary rivals in its emphasis on preaching and in its
  organizational structure. Following H.J Fisher's work on Ahmadiyya in Africa,
  special studies could be devoted to the activities of the movement in other
  parts of the world. Indonesia seems to be the most promising choice in this
  field."

  On 2/26/07, Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Dit setahu saya Harvard juga ada di Boston. Jadi Ulil tidak perlu
  > terbang
  > dari Universitas Boston ke Universitas Harvard.
  > KM
  >
  > -------Original Message-------
  >
  > From: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
  > Date: 02/26/07 13:02:36
  > To: [email protected] <mediacare%40yahoogroups.com>;
  > [EMAIL PROTECTED] <zamanku%40yahoogroups.com>
  > Subject: [ppiindia] Ulil: Dari Boston terbang ke Harvard
  >
  >
  > Pemikir Islam Ulil Abshar-Abdalla (40) senangnya bukan kepalang. Baru saja
  > menyelesaikan magister dari Universitas Boston, ia mendapat surat dari
  > Universitas Harvard pada Jumat 23 Februari kemarin. Ia diterima di
  > universitas papan atas Amerika itu untuk melanjutkan studi tingkat PhD di
  > Department of Near Eastern Languages and Civilizations.
  >
  > Tak hanya itu. Ulil juga mendapat beasiswa penuh dari Harvard selama lima
  > tahun untuk berkonsentrasi dalam sejarah pemikiran Islam klasik. Anugerah
  > istimewa ini bisa jadi yang pertama diterima mahasiswa Indonesia dari
  > segala
  > masa yang pernah belajar di situ. "Saya akan begadang sampai larut," kata
  > Ulil di Boston sewaktu dihubungi dari Jakarta. "Masih menikmati
  > kegembiraan
  > yang meruap-ruap setelah dapat surat diterima di Harvard."
  >
  > Rasa senangnya pun berlipat sebab pekan ini terbit pula buku barunya di
  > Jakarta, Menyegarkan Kembali Pemikiran Islam, Bunga Rampai Surat-Surat
  > Tersiar, berupa kumpulan surat Ulil dengan anggota milis Islam Liberal
  > sejak
  > ia belajar di Boston satu setengah tahun lalu. "Saya senang sekali,"
  > katanya
  > "Surat-surat saya yang semula hanya dibaca secara terbatas bisa terbit dan
  > dibaca oleh publik." (SAL)
  >
  >
  >
  > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0702/26/Sosok/3340603.htm
  >
  >
  > ---------------------------------
  > Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
  > in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  >
  >
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > 
  >

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.446 / Virus Database: 268.18.3/699 - Release Date: 2/23/2007 
1:26 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke