Tapi dunia sekarang sedang berobah. Bush & kaum konservatif di AS 
sudah habis riwayatnya.

Memang benar yang menguasai penerbitan di AS itu adalah kekuatan uang
Kaum Yahudi. Tapi juga nama besar yang menentang keras kaum
konservatif AS pendukung sistem Kapitalisme Liberal yang sekarang
diglobalisasikan ke seantero dunia itu adalah juga salah seorang
tokoh besarnya seorang Yahudi. Mau tahu namanya tokoh besar ini?
Dialah yang sekarang namanya mencorong di mana-mana karena
kelompoknya (bukan hanya orang Yahudi, tetapi berbagai bangsa di
dunia!) adalah kaum intelektual yang ahli di berbagai macam bidang
kehidupan ini. Namanya: Noam Chomski!

Ketenaran Noam Chomski ini bukan hanya di kalangan pencari alternatif
(baca: penentang Ekonomi Global) di AS saja, melainkan di mana-mana,
dan sekarang namanya mencorong di Amerika Latin. Dan kita tahu
sekarang Amerika Latin tergolong kekuatan Anti Ekonomi Global (yang
tentu saja oleh kalangan konservatif di AS disebut "Anti-
Americanist"), bahkan salah seorang presidennya dalam Sidang Umum PBB
tahun lalu memamerkan buku karangan Noam Chomski ketika dia
berpidato, sambil mempropagandakan buku itu agar dibaca oleh semua
pemimpin dunia, termasuk pemimpin di AS.

Sekedar menyebut sebuah dari sekian banyak buku yang telah
diterbitkannya: "Profit over People" yang dari judulnya saja sudah
jelas ke arah mana buku ini menjotoskan tinjunya, bukan?

Jadi, kalau bicara tentang "orang Yahudi", itu tergantung orangnya
itu yang mana? Siapa? Tidak bisa main serampangan saja. Artinya, 
informasi kita hendaknya diperluas dengan membaca berbagai sumber 
informasi dengan kepala dingin dan gunakan rasionalitas (!!!), dan 
bukannya menggunakan emosionalitas yang tidak matang. Knowledge is 
power, bukan emotion!

Kunjungi misalnya dua situs kalangan pencari alternatif di luar dua
sistem Marxisme-Komunisme dan Kapitalisme Liberal, inilah situs itu:
zmag.net dan ifg.org. Atau bacalah buku-buku Noam Chiomski, agar otak 
kita mendapat pencerahan. Dengan demikian kita bisa berharap
perobahan yang sedang berlangsung sekarang ini, yang jelas sedang 
berlangsung di Amerika
Latin, akan tidak bisa dibendung. Sahabat Bush seperti penguasa-
penguasa kolot di negara-negara Arab seperti Saudi misalnya akan 
tumbang juga suatu ketika oleh badai para pencari alternatif ini 
nanti.


Ikra.-



--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum wr wb,
> Di sini disebut bagaimana penguasaan Yahudi atas media
> pers di AS.
> 
> Majalah Time dengan sirkulasi 4,1 juta CEO-nya adalah
> Gerald Levin, seorang Yahudi.
> 
> Majalah Newsweek dengan sirkulasi 3,2 juta diterbitkan
> Washington Post Company, yang dipimpin Katherine Meyer
> Graham, juga seorang Yahudi.
> 
> U.S. News & World Report, dengan sirkulasi 2,3 juta
> dimiliki dan diterbitkan oleh Mortimer B. Zuckerman.
> 
> Semoga ummat Islam juga bisa memiliki media massa yang
> besar.
> 
> Wassalam 
> 
> http://www.jewwatch.com/jew-controlledpress-publishers.html
> Jewish Publishers
> 
> The story is pretty much the same for other media as
> it is for television, radio and newspapers. Consider,
> for example, newsmagazines. There are only three of
> any note published in the United States: Time,
> Newsweek, and U.S. News & World Report.
> 
> Time, with a weekly circulation of 4.1 million, is
> published by a subsidiary of Time Warner
> Communications, the new media conglomerate formed by
> the 1989 merger of Time, Inc., with Warner
> Communications. The CEO of Time Warner Communications,
> as mentioned above, is Gerald Levin, a Jew.
> 
> Newsweek, as mentioned above, is published by the
> Washington Post Company, under the Jewess Katherine
> Meyer Graham. Its weekly circulation is 3.2 million.
> 
> U.S. News & World Report, with a circulation of 2.3
> million, is owned and published by the aforementioned
> Mortimer B. Zuckerman, who has taken the position of
> editor-in-chief of the magazine for himself. Zuckerman
> also owns the Atlantic Monthly and New York?s tabloid
> newspaper, the Daily News, which is the sixth-largest
> paper in the country.
> 
> Or consider books. There are literally thousands of
> publishers in the United States, and among these
> thousands are many with little or no direct Jewish
> control; there are some which actually dare to publish
> books not approved by the Jewish Establishment. But
> all of the latter publishers are very small, and their
> books seldom reach the great mass of Americans who buy
> their reading material from drugstore news racks or
> from the chain bookstores.
> 
> Among the giant publishing conglomerates, however, the
> situation is quite kosher. Three of the six largest
> book publishers in the United States, according to
> Publisher?s Weekly, are owned or controlled by Jews.
> The three are first-place Random House (with its many
> subsidiaries, including Crown Publishing Group),
> third-place Simon & Shuster, and sixth-place Time
> Warner Trade Group (including Warner Books and Little,
> Brown).
> 
> As pointed out above, the Newhouse family owns Random
> House, and Gerald Levin is CEO of Time Warner
> Communications, of which Time Warner Trade Group is a
> division. Simon & Shuster is a subsidiary of Viacom,
> Inc., of which the chairman and CEO is Sumner
> Redstone, as already noted.
> 
> Another publisher of special significance is Western
> Publishing. Although it ranks only 13th in size among
> all U.S. publishers, it ranks first among publishers
> of children?s book, with more than 50 percent of the
> market. Its chairman and CEO is Richard Snyder, a Jew,
> who just replaced Richard Bernstein, also a Jew. 
> 
> 
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> http://www.media-islam.or.id
> 
> 
>  
> 
______________________________________________________________________
______________
> Now that's room service!  Choose from over 150,000 hotels
> in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
> http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097
>


Kirim email ke