Kalo boleh saya pinjam pandangan seorang ustadz, pandangan bung Ikra 
ini sebagai pengejawantahan dari pandangan ayat Qawliyah (wahyu) dan 
ayat Qawniyah (yang berada di alam). Ada ilmu yang bisa terdeteksi 
dengan panca indra manusia (dengan atau tanpa alat bantu/instrumen) 
disebut dengan ayat Qawniyah dan ada ilmu yang tidak bisa terdeteksi 
oleh alat panca indra manusia dan ini yang disebut ayat Qawliyah.

Ilmu Pengetahuan: Biologi, Kimia..yang dipelajari disekolah-sekolah 
termasuk ayat2 qawniyah yang dibangun berlandaskan filsafat 
positivisme dan bersifat materialisme.

Tak perlu takut untuk belajar segala ilmu [kecuali ilmu santet, ilmu 
hitam...:-)] karena belajar itu juga merupakan ibadah, bagi orang 
yang percaya Allah Yang Maha Pengatur. 

Ada sebuah hadist yang bisa dijadikan peringatan bagi kita semua, 
khususnya dalam beribadah yaitu:
"Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan dalam beribadah" (HR. 
Muslim)

wassalam



--- In [email protected], "Ikranagara" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kenapa umumnya Ummat Islam (tidak termasuk saya lho!) takut kepada 
> ilmu/sains dan tekhnologi itu? Terutama yang disebut Biologi itu.
> 
> Jawabnya: Karena mereka itu berhayal bahwa Kitab Suci yang 
diyakini 
> berasal dari Tuhan itu sudah pasti lengkap, termasuk di dalamnya 
> semua ilmu/sains dan terapannya yang bernama tekhnologi itu. 
> Karenanya, apa yang tidak ada di dalam Kitab Suci adalah salah 
semua, 
> termasuk yang Teori Evolusi. Semua yang salah itu berarti dosa, 
dan 
> dosa berarti masuk neraka kalau sudah mati nanti! 
> 
> Padahal kalau saja mereka itu faham, bahwa Kitab Suci itu HANYA 
> berisi dua ajaran saja: (1) Ajaran teologis yang berisikan 
hubungan 
> langsung antara manusia dengan Tuhan, atau dalam bahasa Kitab 
> Suci "Hablumminallah" itu. (2) Ajaran moralitas yang berisikan 
aturan 
> hubungan antara sesama manusia dalam hidupnya sebagai individu 
maupun 
> sebagai anggota masyarakat. 
> 
> Nah, ilmu/sains dan tekhnologi itu tidak ada di dalam Kitab Suci, 
> sebab itu ada di alam terbuka ini yang harus dicari dan ditemukan 
> oleh manusia sendiri dengan menggunakan fikiran/otaknya. Jadi, 
yang 
> ada di alam itulah yang kita kenal sebagai Hukum Alam, bukan? Ya, 
> bukan hanya biologi, Ilmu Falak, dan semacamnya, tapi juga ilmu-
ilmu 
> sosial, politik dan ekonomi ---- semua ini harus dicari dengan 
> memplajari alam kehidupan nyata ini dengan cara melakukan 
penelitian 
> yang ilmiah dan akademis, bukan? 
> 


Kirim email ke