KOMENTAR untuk "Kisah Para Pencemburu" 

Assalammu' alaikum wr wb,

Jika persoalan cemburu ini hendak diobrolkan, ya silahkan. Hanya saja obrolan 
demikian pada hemat saya tidak memerlukan dukungan firman-firman ilahiyah. 
Sehingga bentuk dan struktur obrolan akan menghasilkan sesuatu hiburan yang 
serasi. Dan tentu hasilnyapun akan merupakan sekadar hiburan orang-orang iseng.

Jika hendak mentafsirkan firman-firman ilahiyah hendaklah dengan dasar-dasar 
yang sepantasnya dipergunakan dalam menyampaikan argumentasi yang rasional, 
logis dan dialektis. Argumentasi demikian akan bersesuaian dengan atau akan 
memperoleh dukungan sejarah munculnya kehidupan di bumi dan munculnya manusia 
sebagai pengamat jagad raya. Sehingga akan diperoleh suatu hasil yang 
meyakinkan dan dapat memperkuat iman ketaqwaan kepada Allah swt sebagai Yang 
Maha Pencipta Tunggal. Di mana harus berlaku hukum manunggalnya wahyu Qurani 
dan wahyu Kauni sebagai dua model wahyu yang bersumber dari Tuhan Yang Maha 
Esa. 

Apabila konteks pemberian nama "manusia" sebagai observer jagad raya ini hendak 
diinterpretasi sesuai dengan firman-firman ilahiyah maka haruslah menilik QS.2 
ayat 30 yang memberikan informasi kepada kita bahwa Allah swt berkehendak 
menciptakan "holifatan fii al-ardzh - satu wakil (perwakilan) di bumi". Dengan 
demikian maka firman Allah swt dalam QS.5 ayat 27 s/d 31 adalah merupakan suatu 
episode tragik dalam sejarah perkembangan ummat manusia ketika 
homosapiens-sapiens memperoleh kesadaran eksistensi akan dirinya yang 
diinformasikan kepada manusia sebagai cermin perbuatan terkutuk.

Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengamalkan ilmu pengetahuan

Wassalam,
A.M
  ----- Original Message ----- 
  From: muhammad muallim 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[email protected] 
  Sent: Tuesday, March 13, 2007 6:41 AM
  Subject: [ppiindia] Kisah Para Pencemburu


  Kisah Para Pencemburu
  Oleh : Mochammad Moealliem
  http://www.muallimku.com 

  Pernah lihat orang yang cemburu? Kalau belum cukup anda bercermin ketika 
cemburu, ha ha ha, memang sangat menarik untuk dipandang tingkah laku orang 
yang sedang cemburu, baik dalam bicara, gerak tubuh, lirikan mata, atau raut 
muka yang dilipat-lipat. Bahkan terkadang menyulut emosi, anarkis, perang, 
pembunuhan, dan berbagai macam model yang lain.

  Kata orang cemburu tandanya cinta, kalau nggak cemburu maka cintanya cuman 
isapan jempol, atau mungkin cuma jadi halte yang bukan tempat tujuan. Diakui 
atau tidak kita pernah cemburu meskipun terkadang kita tidak punya kekasih, 
alias orang jomblo pun bisa cemburu. Orang yang cemburu jarang yang mengakui 
kalau mereka sedang cemburu, bahkan biasanya mereka bilang "siapa yang 
cemburu?" meskipun dalam hatinya menahan beban dadakan yang bisa merobohkan 
kekuatan dalam tubuhnya dalam beberapa saat kemudian.

  Efek dari cemburu sangat bervariasi, tergantnng dalam hal apa cemburu itu 
muncul, bisa jadi karena lawan jenis, tahta, harta, strata sosial, atau hal-hal 
yang memungkinkan untuk dicemburui, sejarah manusia telah mencatat banyak kisah 
para pencemburu dan berbagai sebab-akibat serta solusi-solusi yang perlu 
ditempuh untuk mengarahkan rasa cemburu itu pada efek positif, dan memberikan 
kontribusi positif bagi perkembangan hidup manusia.

  Siapakah manusia pertama yang cemburu soal lawan jenis, yang mengakibatkan 
jatuhnya korban dari orang yang dicemburui? Anda saya beri waktu untuk memutar 
ingatan dalam otak anda, dari berbagai pengetahuan yang telah bersemanyam 
bahkan tidur berselimut tebal layaknya musim dingin didalam otak anda. Namun 
kalau memang database otak anda belum mencatat file-file tersebut, mari kita 
extract bersama dari file tulisan ini. 

  Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut 
yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima salah 
seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain(Qabil). Ia 
berkata (Qabil):"Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil:"Sesungguhnya Allah 
hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa". (QS. 5:27)

  Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku 
sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. 
Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam". (QS. 5:28)

  Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh) ku 
dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni nereka, dan yang demikian 
itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim". (QS. 5:29)

  Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, 
sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang 
merugi. (QS. 5:30)

  Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk 
memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat 
saudaranya. Berkata Qabil:"Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat 
seperti burung gagak ini lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini" Karena 
itu jadilah dia seorang di antara orang-orang yang menyesal. (QS. 5:31)

  Setelah kita extract, ternyata banyak foder didalam file-file ini, baiklah 
kita akan buka folder pertama dulu, masalah cemburu dalam ayat diatas, tentang 
sebab terjadinya pembunuhan terhadap Habil, karena kita disuruh ceritain kisah 
itu, jadinya ceritanya kususun seperti ini :

  Ketika Adam dan Hawa turun ke bumi, dengan bekal yang telah cukup mereka 
dapat dari pendidikan yang ia tempuh selama disurga, dan mereka telah 
diberitahu segala macam nama-nama dan pengetahuan yang lain untuk menjadi 
khalifah di bumi, sebagaimana firman Allah "Dan Dia mengajarkan kepada Adam 
nama-nama (benda-benda) seluruhnya,..." turunlah mereka berdua di dunia, dan 
tentunya rizqi kehidupan mereka lebih dulu ada didunia, sebagaimana rizqi bagi 
si bayi untuk menyusu lebih dulu ada sebelum bayi keluar dari perut ibunya, 
begitu pula rizqi kita tentunya, asalkan si bayi mau menangis pastilah sang ibu 
tahu maksudnya.

  Hawa selalu melahirkan keturunan yang kembar, setiap kandungannya melahirkan 
satu putra dan satu putri, bukan kemauan Hawa melahirkan kembar seperti itu, 
akan tetapi memang sudah design Sang Pencipta, dalam sejarah saya pernah 
membaca umur Adam sekitar 950 tahun, dalam tafsir baghawi disebutkan bahwa Adam 
meninggal dunia ketika keturunannya mencapai 40.000 orang, dalam riwayat lain 
disebutkan putra-putri Adam sebanyak 80 orang, lahir dari 40 kehamilan ibu 
Hawa. Kalau bisa saya gambarkan dari 40 keluarga putra adam, melahirkan 40 
orang lagi tiap keluarga dan seterusnya dalam masa satu melinium kurang 50 
tahun, tentunya sudah mencapai angka yang millestone.

  Indonesia pada tahun 1050, jumlah penduduknya paling cuman berapa, coba lihat 
pada tahun 2000, udah berlipat ganda, atau kalau kurang puas, lihat populasi 
manusia sedunia, sejak tahun 1050 sampai 2000, kalau ingin lebih valid, carilah 
40 keluarga kelahiran tahun 1050, dan hitung anak turunnya sampai tahun 2000, 
penulis pikir sudah cukup bukti rasional ini untuk pembaca sekalian.

  Kelahiran atas kandungan Hawa adalah Qobil dan Iqlima, kelahiran kandungan 
kedua adalah Habil dan Labudza, dalam riwayat disebutkan bahwa Iqlima lebih 
cantik dari pada Labudza, dan mungkin sudah menjadi kodrat manusia tercipta di 
dunia ada yang jelek, seperti para pembaca, ada juga yang cakep seperti penulis 
ini, he he he. Makanya kalau pengen cakep jadilah penulis, bisa suka-sukanya 
menentukan siapa yang cakep dan siapa yang jelek, sebab penulis itu kan paling 
cakep sendiri katika sendirian, sebab penulis nggak tahu wajah pembaca, kalau 
toh ada yang cakep coba buktikan mana tulisanmu? 

  Pada masa-masa pernikahan nabi Adam menyampaikan peraturan bahwa untuk zaman 
ini pernikahan harus dilakukan secara silang kandungan, alias tidak boleh 
menikahi saudara sekandung, jadi Qobil boleh menikah dengan Labudza dan Habil 
boleh menikah dengan Iqlima, sebab mungkin putra Adam yang sudah berumur cukup 
untuk berkeluarga baru mereka berempat, jadi tak ada pilihan lain bagi Qobil 
yang kebetulan harus berpasangan dengan Labudza yang dalam standar kecantikan 
di bawah Iqlima, saudari sekandungan.

  Kalau kita sedikit membaca tentang ilmu kedokteran, kita jadi tahu agar tidak 
terlalu dekat gen-gen antara suami dan istri, demi terciptanya keturunan yang 
baik dan sempurna tanpa cacat, dan setelah masa nabi-nabi selanjutnya, 
peraturan selalu di-update, dan peraturan updete paling akhir adalah peraturan 
yang disampaikan lewat nabi terakhir, agar sesuai dengan zamannya, yaitu nabi 
Muhammad SAW.

  Qobil menolak putusan ayahandanya, dan merasa itu bukan aturan yang 
ditentukan oleh Allah, sebab Qobil merasa lebih berhak untuk menikahi Iqlima, 
karena dia dan Iqlima adalah anak-anak surga, hanya saja lahir di bumi, 
sedangkan Habil dan Labudza adalah anak-anak bumi. Hampir mirip kisah pribumi 
kawin dengan gadis eropa, kalau dalam cerita pramoedya dalam tetraloginya, saya 
teringat minke dan anneliss, ibarat Habil dan Iqlima, mungkin Qobil mirip 
dengan Robert sourhoffnya, setidaknya sama-sama cemburu melihat orang jelek 
dapat pasangan cakep. Kira-kira para pembaca pun begitu atau tidak? jika berada 
diposisi Qobil?.

  Adam sebagai orang tua pertama didunia, serta pemegang monogami award 
pertama, dan lelaki setia pertama, meskipun harus turun ke bumi karena rayuan 
Hawa sang kekasih penghibur kesepiannya menghuni surga, dan lupa dengan 
larangan yang telah ditetapkan baginya didalam surga, akhirnya harus menjalani 
hukuman untuk hidup dibumi, namun Allah menerima taubatnya atas 
kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya, ketika Adam mengakui dan memohon 
ampunan tuhannya, begitupun manusia sesudahnya, Allah akan mengabulkan 
permohonan hambanya dengan cara-Nya, bukan cara kita. "Ud'uny astajib lakum".

  Kemudian Adam menyuruh kedua putra (Qobil dan Habil) agar mempersembahkan 
korban, dan barang siapa diterima korbannya, maka dia berhak menikahi Iqlima, 
mirip dongeng jawa, siapa yang dapat membuat 1000 candi satu malam bolehlah 
menikahi Roro Jongrang, mungkin kalau cerita saat ini, seperti menikahi miss 
universe, atau putri Indonesia, perlu pengorbanan tentunya, namun berbeda 
konteks dengan korban yang dilakukan Qobil dan Habil. Dan ternyata qurban yang 
diterima Allah adalah korban dari Habil, dalam riwayat disebutkan bahwa 
persembahan Habil dilalap api, sebagai bukti diterimanya korban waktu itu.

  Lalu Qobil bilang pada Habil : "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil : 
"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa".

  Bersambung....

  Alliem
  Selasa, 13 Maret 2007
  Yang Pernah Cemburu

  Kunjungi
  http://www.muallimku.com
  Kritikmu harapanku

  Pingin jadi kawanku, silahkan gabung di
  http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/ 
  Bersama menuju bahagia

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.446 / Virus Database: 268.18.7/712 - Release Date: 3/6/2007 3:42 
PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke