Ikranagara:
TIGA BUTIR PASIR WAKTU DARI LOVINA

I. Dulu Ada Tari di Lovina

ssst... beda dulu dengan sekarang
dulu, 
ada sepeda sepasang 
terbaring di semak lovina
pertanda ada tari di pantai utara

langit remaja minggu pagi 
melimpahkan hangat geni mentari bali
mencatat tubuh bayang-bayang tari
pada butir-butir pasir waktu
kilauan kulit langsat 
buah salak bali terkupas
wanginya kembang sandat

gedung tua kosong milik panji di lovina
menawarkan lubuk dalam karang laut utara
bagi gejolak dua hati remaja

ssst... tari sedang membekaskan tapak kaki
menuliskan gejolak hati di pantai utara
pasir pun basah oleh gairah ombak
yang tak henti-hentinya datang menghempas
bergeletar sampai ke pantai-pantai waktu 
nun jauh di seberang lautan


II. Hening dan Sepi di Lovina

masa lampau masa remaja
adalah jejak tari di pantai lovina
tinggal kenangan
saat hening dan sepi singgah di pantai utara ini
cerita tentang sepeda sepasang dekat pagar semak
sepertinya tak pernah ada

hening dan sepi di lovina
berdua melayang di langit utara
mabok kepayang
arus dan gelombang mendera laut utara
tak habis-habisnya

hening dalam sepi
sepi dalam hening
jalin menjalin
sepanjang hari
tubuh mereka mulus alami
dimatangkan oleh sentuhan sinar dari langit 
matahari bali


III. Lovina Hilang di Pantainya Sendiri

ahÂ… jangan kaget, generasi muda-mudi
hening dan sepi pantai
tak ada lagi di utara 
seperti juga di selatan 

di mana-mana
ramai dan sibuk 
menyusuri jalan silang-siur bisnis 
pada jajaran hotel dan restoran
di lapangan parkir 
mobil turis menderu 
datang dan pergi
siang dan malam

bagimu, generasi muda-mudi
lovina hilang di pantainya sendiri
maka sentuhan jemari dari langit matahari bali
bukan lagi milik kalian


Twinbrook, Musim Bunga 2007




Kirim email ke