http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&dn=20070318140928
Oleh : E. Widiyati 18-Mar-2007, 15:11:51 WIB - [www.kabarindonesia.com] KabarIndonesia: Handbag atau tas perempuan itu merupakan pendamping yang paling setia bagi kaum perempuan, sebab kemanapun mereka pergi selalu dibawa, sampai ke tempat yang paling intim sekalipun juga seperti WC tas ini tak pernah tertinggal. Bagi kaum perempuan memilih tas itu tekadang hampir sama sulitnya seperti memilih pasangan hidup. Tas ini terkadang dapat mencerminkan jiwanya dari sipemakai tas itu sendiri yang memiliki keunikan maupun rahasia tersendiri yang tersimpan di dalam tas itu. Merupakan satu pantangan bagi pria; untuk melihat isi dalamnya tas, walaupun ini milik istrinya sekalipun juga. Tanpa tas seorang wanita merasa tidak komplit, merasa ada sesuatu yang kurang. Kemanapun mereka pergi, selalu membawa tas, entah pergi ke kantor, belanja, ke sekolah, ke pesta bahkan ke rumah ibadah sekalipun juga tas itu tak pernah ditinggalkannya. Dalam filmnya Alfred Hitckock "Rear Window" (1954) Grace Kelly bisa mendeteksi bahwa tetangga perempuannya sudah mati dibunuh, karena tas milikinya selama berhari-hari ada di kamar tidurnya. Seorang perempuan tidak mungkin akan keluar rumah tanpa tas, apalagi selama berhari-hari ! Mengingat betapa pentingnya tas bagi seorang perempuan, maka dengan ini saya ingin memberikan beberapa tip dalam memilih tas. Memilih tas tidak perlu selalu yang bermerek saja, walaupun terkadang tas merek seperti Gucci, Prada, Aigner, Bally belum tentu bisa menjamin sesuai seperti apa yang dibutuhkan. Lebih baik mencari tas tanpa merek tetapi sesuai dengan kebutuhan kita. Lebih baik membeli yang tas yang bermutu daripada beli tas merek bajakan tetapi mutunya sangat mengecewakan. Tas yang bermutu ada jauh lebih anggun dan jauh lebih baik dipandang orang daripada tas bajakan yang tidak bermutu. Diwaktu pagi hari sebaiknya kita memilih tas yang besar, mirip mobil Kijang, sehingga dapat membawa sebagian besar barang-barang kebutuhan kita. Semakin sore dan semakin malam sebaiknya semakin kecil pula ukuran tas yang dipakai, bahkan pada malam hari sebaiknya mobil Kijang disimpan di garasi saja, cukup dengan BMW. Begitu juga dengan tas. Untuk mengunjungi pesta di malam hari, sebaiknya cukup dengan tas kecil saja, yang bisa menyimpan lipstick, handy maupun Creditcard. Tas yang dipakai tidak perlu besar tetapi harus menarik dan bisa menjadi eyecatcher, seperti juga Diamond tidak perlu besar tetapi indah dan mahal kelihatannya. Orang akan memandang tas yang dipakai terlebih dahulu daripada perhiasan yang kita pakai. Handback itu seperti juga visitcard atau bendera yang kita bawa. Ada saatnya kita melambangkan sebagai karyawan kantor, ibu rumah tangga tetapi ada saatnya pula dimana kita harus melambangkan seperti juga seorang putri atau ratu. Kebalikannya tidaklah pantes kita menghadiri pesta sebagai si Upik Abu melainkan pada saat pesta kita harus tampil seperti layaknya seorang putri atau ratu. Bahkan terkadang kita dapat menilai selera dari sipembawa tas itu sendiri. Tas itu seperti juga pakaian, apabila anda pandai memilih tas, ini dapat membuat si pembawa tas jauh lebih muda dan lebih cantik penampilannya, tetapi kebalikannya walaupun usia anda masih muda, tetapi dengan membawa tas model kuno ini akan membuat penampilan anda jadi jauh lebih tua. Tas harus dapat membantu menampilkan diri anda, kepribadian anda, jadi bukan kebalikannya dimana anda harus menampilkan merek dari tas itu sendiri, seperti yang sering kita lihat. Mereka lebih senang menampilkan merek dari tas itu sendiri daripada dirinya sendiri, sehingga terkesan sipembawa tas tersebut seperti juga papan reklame dari Channel ataupun Moschino. Sebaiknya setiap perempuan memiliki beberapa jenis macam tas sesuai dengan kebutuhannya. Bahkan kalau keadaan keuangan memungkinkan sebaiknya memiliki tas dalam bermacam-macam warna. Tas juga dapat memberikan kenang-kenangan tersendiri. Apabila anda masih memiliki tas-tas lama, pandanglah lagi tas-tas tersebut dan renungkanlah sejenak kejadian apa saja yang telah anda alami bersama dengan tas tesebut. Oleh sebab itulah juga sebaiknya tas-tas lama anda jangan dibuang maupun dijual dan apabila memungkinkan simpanlah seperti juga menyimpan foto-foto lama untuk dijadikan bahan kenang-kenangan. Tas itu merupakan sebagian dari milik hidup anda yang terpenting, maka dari itu diluar rumah sebaiknya anda tidak melepaskan tas tersebut untuk disimpan oleh siapapun juga. Sama seperti seorang Ratu ia tidak akan melepaskan Tongkat Ratu Kerajaannya untuk dipinjam ataupun disimpan oleh orang lain. Tas tangan perempuan sudah mulai membudaya sejak abad ke 18. Sejak tahun 1976 tas dengan menggunakan kulit ular maupun kulit buaya dilarang. Tas yang paling mahal model Birkin buatan Hermés harganya sekitar AS$ 37.000 tanpa permata, tetapi apabila ditata dengan permata maka harganya menjadi AS$ 64.000. Nama Birkin ini diambil dari nama penyanyi dan bintang film Jane Birkin. Di Amsterdam ada museum khusus untuk handbags disana dipajang lebih dari 35 ribu macam tas dari berbagai macam jaman maupun bahan. -- Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.15.24/592 - Release Date: 18-12-2006 13:45

