Untunglah, setidak-2 nya untuk kasus yang kedua,
konflik diplomatik antara Iran & UK karena
ditangkapnya 15 anggota AL/marinir UK yang
sedang berpatroli di perairan teluk persia
oleh Iran,

wakil RI di DK PBB mendukung sikap Rusia
yang menentang keinginan UK agar DK-PBB
mengeluarkan resolusi yg. keras yang
menuntut pembebasan ke 15 personil
militer UK di atas dari tahanan Iran,
seperti disebutkan dalam potongan berita
di bawah ini,

-----( IM )--------------------------------


<http://news.yahoo.com/s/afp/20070329/wl_afp/iranbritainmilitary>


---------------------------------------------------------
Britain fails to gain strong UN support in row with Iran
---------------------------------------------------------

by Gerard Aziakou Thu Mar 29, 7:30 PM ET

UNITED NATIONS, March 29, 2007 (AFP) - Britain on 
Thursday failed to secure strong UN Security Council 
support for its tug-of-war with Iran over the capture 
and continued detention of 15 British naval personnel 
by Tehran.

The 15-member body adopted a watered-down statement 
expressing "grave concern" at the detention of 15 
British sailors and marines but stopped well short
of London's call for censuring Tehran.

**
** Several diplomats said Russia, backed by some other 
** council members such as Indonesia, was keen to avoid 
** giving the impression that the council was taking sides 
** in what is seen as a bilateral dispute, particularly 
** on the issue of exactly where the 15 Britons were seized.
**

  


--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Berkali2 Iran menegaskan nuklirnya untuk tujuan damai.
> Yaitu untuk listrik bagi rakyatnya karena toh
> bagaimana pun juga migas akan habis.
> 
> Oleh karena itu apa yang mau dikompromikan Iran?
> 
> Lebih baik Indonesia fokus menentang bom nuklir yang
> dimiliki Israel dan AS yang bertujuan untuk perang
> ketimbang membebek ke George W Bush.
> 
>
>
> --- Ikranagara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Liputan6.com, Riyadh: Wakil Presiden Jusuf Kalla
> > akan menyampaikan 
> > dukungan terhadap Resolusi Dewan Keamanan
> > Perserikatan Bangsa-Bangsa 
> > Nomor 1747. Sebab menurut Kalla, resolusi ini
> > mengetengahkan jalan 
> > damai untuk penyelesaian krisis nuklir di Iran.
> > Karena itu Kalla 
> > berharap, Iran mau berkompromi. Dukungan ini akan
> > disampaikan Kalla 
> > di Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab ke-19 di
> > Riyadh, Arab Saudi, 
> > Kamis (29/3).
> > 
> > Kalla dijadwalkan memberikan pidato di KTT Liga Arab
> > ini pukul 01.00 
> > waktu setempat atau sekitar pukul 17.00 WIB. Namun
> > hingga berita ini 
> > disusun Kalla belum bisa menyampaikannya karena
> > acara molor. 
> > Berdasarkan informasi yang dihimpun reporter SCTV
> > Mauludin Anwar di 
> > Riyadh, ada sejumlah poin yang akan disampaikan
> > Kalla.
> > 
> > Selain dukungan terhadap resolusi yang berisi
> > tambahan hukuman 
> > terhadap Iran, Kalla juga akan menegaskan tentang
> > pentingnya keamanan 
> > di Timur Tengah. Sebab, jika kawasan ini terus
> > membara dampaknya akan 
> > dirasa oleh warga muslim di luar Timur Tengah yang
> > mencapai 70 
> > persen. Di antaranya gejolak ekonomi akibat naiknya
> > harga minyak.
> > 
> > Untuk itu Kalla berharap Palestina yang saat ini
> > bergejolak untuk 
> > bersatu memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu Kalla
> > juga mendukung 
> > solusi damai antara Palestina dengan Israel.
> > Sedangkan soal Irak, 
> > Indonesia tetap tak terima dengan invasi militer
> > Amerika Serikat ke 
> > negara itu.
> > 
> > Hingga saat ini krisis nuklir Iran masih menjadi isu
> > pinggiran di KTT 
> > Liga Arab. Sejauh ini hanya Sekretaris Jenderal Liga
> > Arab Amir Mussa 
> > yang angkat bicara soal krisis Iran. Dalam
> > pidatonya, Mussa berharap 
> > krisis nuklir ini diselesaikan secara damai. Dia
> > merujuk pada 
> > penyelesaian masalah nuklir Korea Utara melalui
> > dialog dan kompromi. 
> > Bukan melalui embargo yang akan berdampak pada
> > keamanan regional 
> > [baca: Keamanan Timur Tengah Menjadi Isu Utama Liga
> > Arab].
> > 
> > Mussa juga menentang agenda pengembangan nuklir dari
> > negara manapun. 
> > Tapi dia mendukung pengembangan teknologi muklir
> > selama untuk 
> > kepentingan akademis dan kemanusiaan. Kuat
> > kemungkinan jika KTT ini 
> > akan membuat rekomendasi, tak akan jauh berbeda
> > dengan yang 
> > disampaikan Mussa. Termasuk soal krisis nuklir
> > Iran.(YAN/Tim Liputan 
> > 6 SCTV)
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> http://www.media-islam.or.id
> 
> 
>  
>
____________________________________________________________________________________
> No need to miss a message. Get email on-the-go 
> with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
> http://mobile.yahoo.com/mail
>


Kirim email ke