Tentang akan dibebaskannya 15 tawanan pelanggar perairan iran oleh 
Presiden Ahmadinejad, silahkan baca Washington Post:

http://www.washingtonpost.com/wp-
dyn/content/article/2007/04/04/AR2007040400334.html?hpid=topnews


Nah, jelas sekali sekarang, bahwa perdamaian bisa dicapai kalau 
dilakukan lewat dialog dengan berbagai fihak. 

Budaya Jinggo AS berupa main gebug pakai okol bomiah a la Bush itu 
sudah waktunya ditinggalkan, kalau memang semua fihak menghendaki 
perdamaian di kawasan Timur Tengah. Penggunaan kekerasan seperti 
perang bukan jalan keluar menuju perdamaian. Zaman itu mestinya sudah 
lewat, zaman pemujaan atas warrior yang menganut prinsip Darwinian, 
antara lain prinsip survival of the fittest yang mengenal dua pola 
penyelesaian 2-L yakni "Lawan" atau "Lari" itu. 

Maka pada zaman sekarang ini manusia punya dua pilihan: 

(1) Tetap menjadi Homo sapiens warrior-ensis

(2) Berkembang menjadi Homo sapiens gandhi-ensis.


Ikra.-
======

Kirim email ke