Yap Hong Gie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Selamat HUT pada seluruh jajaran dan keluarga besar TNI-AU !!!
Semoga tambah jaya, sejahtera dan senantiasa dalam lindungan Tuhan YME.
Harry:...............
Tambah jaya? Masih lama untuk jadi jaya Bung Yap, tahu kenapa?Karena TNI ngak
bisa nanggulangi perkara keamanan dalam
negeri seperti di Sulawesi. Kalau pak Pul ngak bisa ngatasi ya se-
mestinya TNI cepat2 ambil alih tugas, karena bukankah TNI itu
pelindung negara/rakyat?
Tambah sejahtera...ya sudah terang dong! Habis kalau orang hidup ..with
impunity itu ya selalu akan sejahtera. Coba periksa tuh perkaranya manta
jendral almarhum yang hoarding ratusan senjata + amunisinya...ya sampai
sekarang ngak tahu achir ceritanya. Paling2 yang kena
kemplang ya prajurit kecil, ya jendral2 ya....hidup with
impunity, simple as that!
Dalam lindungan Tuhan YME, juga ini sudah pasti karena bukankah siapa yang
pegang bedil di Indonesia itu ya kayak Tuhan? Dari itu sekarang ada doa
ber-sama2, buat siapa ya doa2-an itu?
Harry Adinegara
Wassalam, yhg.
---------------
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=129526
Sabtu, 07 April 2007 13:46 WIB
POLKAM ยป Hankam
TNI AU Siapkan Penerbang Pesawat Tempur Baru
JAKARTA--MIOL: Markas Besar TNI Angkatan Udara (TNI-AU) segera menyiapkan
pilot atau penerbang bagi sejumlah pesawat tempur baru pengganti empat
pesawat tempur yang kini dioperasikan TNI AU, yaitu OV-10 Bronco, Hawk
MK-53, F-5E Tiger dan F-16.
"Kita sudah persiapkan dari sekarang, dan kita terus berlatih untuk mengasah
kemampuan dan keterampilan para penerbang dengan sarana yang ada," kata
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Herman Prayitno di Jakarta, Sabtu
(7/4).
Ditemui usai meninjau kesiapan akhir pelaksanaan peringatan HUT TNI-AU
ke-61, ia mengatakan, penerbang-penerbang lama dari masing-masing jenis
pesawat tempur itu, tetap akan mengawaki pesawat-pesawat baru yang diadakan
setelah 2009.
TNI AU kini melakukan kajian untuk mengganti empat jenis pesawat tempurnya
yakni OV-10 Bronco, Hawk MK-53, F-5E Tiger dan F-16 Fighting Falcon.
Tim TNI AU, ungkap KSAU, sudah mencari pengganti keempat jenis pesawat itu
ke beberapa negara seperti Ceko, China, Rusia, Italia, dan Korea Selatan.
Kini, TNI AU telah mengantongi tiga jenis pesawat calon pengganti, yaitu jet
serang ringan L-159 buatan Ceko, jet latih K-8 dari China, dan pesawat latih
turboprop KO-1 dari Korea Selatan. Pesawat terakhir ini merupakan penerus
pesawat KT-1 Wong Bee yang sudah dimiliki TNI AU.
Saat ini, TNI AU masih mengkaji pesawat mana yang bisa menjalankan berbagai
macam misi, terutama menggantikan fungsi serang darat dari Bronco, fungsi
penyergap F-5, dan juga fungsi latihan.
"Dalam jangka panjang, kalau bisa jenisnya sedikit. Kalau fungsinya hampir
sama, kita pakai satu saja," ujarnya.
Terkait itu, Mabes TNI AU kini mempersiapkan sejumlah penerbang tempur untuk
beberapa jenis pesawat baru pengganti empat pesawat tersebut, hingga pada
saat kontrak pengadaan disetujui, pesawat-pesawat baru itu dapat segera
dioperasikan guna mendukung tugas-tugas pokok TNI AU, kata Herman.
Tentang mana penerbang-penerbang tempur itu akan didatangkan, ia mengatakan
selain dari skuadron masing-masing pesawat tempur juga akan didatangkan dari
skuadron lain melalui seleksi sesuai tugas, peran dan fungsi pesawat yang
akan diawaki.
Saat ini, TNI AU masih mengoperasikan 11 unit pesawat jet buru sergap F-5
Tiger II yang dibeli dari Amerika Serikat (AS) pada 1980. Pesawat serang
darat turboprop OV-10 Bronco --yang dibeli dari AS pada tahun 1976-- biasa
digunakan untuk misi antigerilya (counter insurgency/coin).
Sedangkan pesawat jet serang dan latih ringan Hawk MK-53 dibeli dari Inggris
pada 1978. (Ant/OL-03)
=======================
http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006113803
Berita
WARGA AAU DAN LANUD ADISUCIPTO LAKUKAN DONOR DARAH
HUT TNI AU.
04 Apr 2007
Menyambut peringatan ke-61 Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan
Udara, warga Akademi Angkatan Udara (AAU) dan pangkalan TNI AU (Lanud)
Adisucipto, Yogyakarta menggelar kegiatan sosial berupa donor darah.
Sedikitnya 150 personel dari AAU dan Lanud Adisucipto, baik sipil maupun
militer, terlibat dalam aksi sumbang darah.
Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sakit Lanud Adisucipto, Dr
Harjolukito ini terselenggara berkat kerjasama antara TNI AU dan Palang
Merah Indonesia (PMI) Cabang Yogyakarta, kata kepala Penerangan AAU Mayor
Sus Sonaji Wibowo, SIP, Selasa (3/4).
Sedikitnya 150 kantong darah berhasil dikumpulkan dan selanjutnya
disumbangkan ke PMI Yogyakarta. Selain pejabat teras AAU dan Lanud
Adisucipto, tampak juga dalam aksi donor ini ibu-ibu PIA Ardya Garini CBS
AAU dan Lanud Adisucipto, serta Perwira Siswa (Pasis) Kursus Intensif Bahasa
Inggris (KIBI) dan Karbol AAU.
Kepala Rumah Sakit Dr Harjolukito Mayor Kes Dr Junaidi. MS, SpKp,
mengatakan selain memperingati HUT Ke-61 TNI AU tanggal 9 April 2007, aksi
donor darah yang mendapat sambutan antusias dari warga TNI AU di Yogyakarta
ini, juga sebagai bentuk kepedulian dengan sesama khususnya mereka yang
membutuhkan darah.
Sementara, Ketua Panitia Peringatan HUT Ke-61 TNI AU di Yogyakarta
Kolonel Nav Subarno menjelaskan, rangkaian HUT TNI AU di Yogyakarta tahun
ini, diisi dengan kegiatan sosial serta parade. Untuk kegiatan sosial berupa
pertandingan olahraga (dilaksanakan di masing-masing Satker, baik AAU maupun
Lanud), pemberian bantuan alat-alat olahraga bagi warga masyarakat Desa
Sempor, Kebumen, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara dan
Monumen perjuangan TNI AU Ngoto, di Bantul.
Puncak kegiatan berupa upacara akan dilaksanakan di Lapangan
Dirgantara AAU pada 9 April 2007, dengan Irup Komandan Lanud Adisucipto
Yogyakarta, Marsekal Pertama TNI Benyamin Dandel.
Dalam rangka memperingati HUT ke-61 TNI Angkatan Udara tanggal 9 April 2007,
warga TNI AU Makassar, Selasa (3/4) yang dikoordinir oleh Mayor Sus Sukardi
di Paraga, kata Kepala Penerangan Koopsau II Mayor Sus Drs Bintang Yudianta,
Selasa (3/4).
Kerja bakti yang melibatkan personel dari Koopsau II, Kosekhanudnas II dan
Lanud Hasanuddin ini merupakan wujud kepedulian TNI AU dalam rangka
mewujudkan Kota Makassar menjadi kota yang bersih, indah, dan rapi disamping
itu ikut berpartisipasi yang bertanggung jawab merawat kuburan para pahlawan
kusuma bangsa.
Menurut Ketua Panitia Kolonel Pnb Khoirul Arifin, HUT ke-61 TNI AU tahun ini
dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi makna dari HUT tersebut
dan telah dilaksanakan berbagai kegiatan pertandingan olahraga, bakti sosial
berupa donor darah dan ziarah ke TMP Panaikang pada tanggal 5 April serta
upacara HUT tanggal 9 April 2007 di Lanud Hasanuddin.
Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]