Kalau bicara Suharto, orang memang sering melarikan diri dari tema HAM seperti 
Suryopratomo ini. Mereka selalu mengatakan keberhasilan ekonomi. Ini 
menunjukkan bahwa memang Suharto adalah manusia yang sangat kejam, ratusan ribu 
nyawa manusia bukanlah hal yang perlu dia perhatikan.  Ini mungkin akibat masa 
kecil kurang bahagia, kalau tidak manusia tak mungkin sekejam itu.

OK sekarang kita bicara keberhasilan ekonomi. 
Dikatakan Suryopratomo: "Tidak bisa disangkal salah satu keberhasilan yang 
dicapai Presiden Soeharto selama 32 tahun menjadi orang nomor satu di Indonesia 
adalah mengubah Indonesia dari negara miskin menjadi negara yang beranjak ke 
negara industri baru."

Benarkah demikian????  Sebagai representative perusahaan asing yang bergerak di 
bidang industri polimer / plastik, saya melihat sendiri bahwa ternyata industri 
indonesia kebanyakan hanyalah sekedar tukang jahit. Industri-industri besar pun 
sebenarnya banyak dikuasai oleh Jepang atau perusahaan Eropa hingga sekarang.  
Industri Indonesia masih terbelakang bahkan dibanding negara-negara tetangga 
yang jauh lebih kecil dan miskin.

Kita ambil contoh dari konsumsi plastik Indonesia yang diperkirakan sekitar 9 
kg per kapita (per kepala per tahun). Di Malaysia, dan Thailand misalnya, sudah 
sekitar 20 kg per kapita.  (Jerman kebutuhan plastik di atas 130 kg per 
kapita).  Ini indikator sederhana saja seberapa advance industri Indonesia. 
Pada kenyataannya memang demikian, industri plastik di negara Thailand dan 
Malaysia sudah jauh lebih maju daripada Indonesia.

Jadi pernyataan Indonesia telah menjadi negara industri baru sungguh sangat 
menyesatkan dari Suryopratomo. Jaman Suharto pun kita sudah tahu bahwa 
primadona Industri nonmigas Indonesia adalah hasil hutan/kayu dan textil (yg 
padat karya).  Jadi istilah Indonesia adalah negara Industri baru, sungguh 
merendahkan martabat Suryopratomo sebagai salah satu pemimpin koran terbesar di 
negeri ini.  Pernyataan tersebut sudah hampir bisa dibilang sebagai pembohongan 
publik.  Ada apa dengan KOMPAS atau Suryopratomo????

Sebenarnya ada satu kehebatan Suharto sebenarnya yang jarang dibahas para 
pendukungnya. Yaitu bagaimana Suharto menelikung dan menguasai jiwa seseorang. 
Contoh kongkretnya adalah ya si pengirim email tulisan Suryopratomo ini, yaitu 
Bung Yap Hong Gie.  Bagaimana mungkin seorang putera pejuang HAM seperti Yap 
Thiam Hien, bisa begitu getol membela Golkar, Militer dan Suharto.  Itulah 
kehebatan Suharto sesungguhnya, dia sangat mahir membeli dan mengintimidasi 
manusia-manusia yang berjiwa lemah (seperti Suryopratomo), atau kalau tidak 
lemah, manusia yang kurang cerdas.

Dalam sebuah seminar, saya pernah bertanya pada salah satu Direktur CSIS, ex 
kaki tangan Orde Baru, J Kristiadi. Saya bertanya pada Pak Kristiadi mengapa 
kok CSIS yang begitu banyak orang pinter bisa dipakai Suharto seenaknya, kok 
kalah ama Suharto?  J Kristiadi menjawab: "Suharto itu sangat pintar, jagonya 
menelikung orang.".  Itulah dia Suharto sangat pintar mengelabui manusia.

Demikian kiranya tanggapan saya.

Buat Bung YHG, tak perlu merasa tersinggung, karena sebagai anak Yap Thiam 
Hien, mau tak mau anda adalah figur publik. Kemudian saya juga tidak mengatakan 
bahwa anda adalah orang yang tidak bermoral seperti Suharto (Suharto pun saya 
lihat sebagai akibat pendidikan masa kecil yang tidak benar, seperti diakuinya 
sendiri di Biografinya, waktu kecil dia begitu nelongso/menderita). Saya 
menduga kuat bhw bung YHG hanyalah korban kepandaian Suharto untuk menguasai / 
mengintimidasi / menipu orang. Namun seandainya anda tersinggung ya silahkan, 
tapi jelas saya tidak membahas urusan pribadi anda, agama anda atau apapun yg 
privat. Saya membahas YHG sebatas berkenaan dengan kontext Suharto sebagai 
figur sejarah kelam Indonesia.

Akhir kata, kita semua sekarang tahu bagaimana kualitas orang yang bernama 
Suryopratomo ini.  Bagaimana dengan Budiarto Sambazy, Daniel Dhakidae dll?  

Salam
Bobby Budiarto


       
____________________________________________________________________________________
We won't tell. Get more on shows you hate to love 
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
http://tv.yahoo.com/collections/265 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke