Quote: ".. *"Jadi tidak saja reformasi yang gagal tapi juga pemerintahnya," ujarnya. * .."
(Elit & kader) Parpol mana aja sih yang dukung doi jadi Capres 2004 lalu? :-P Ngomong koq asbun gitu.. Reformasi berjalan setengah hati karena dihalang"i kekuatan ORBA malah dituding (sebagai) gagal.. Rese' banget.. :-( Sekali jadi antek Eyang Harto (biar pake bungkus/kedok apapun) tetap aja gak lupa untuk mengangkat nama baik big boss & secara langsung/tidak, akan merusak/menjelek-jelekkan nama baik 'lawan'nya (reformasi, termasuk para tokohnya).. :-| CMIIW.. Wassalam, Irwan.K ---------- Forwarded message ---------- From: Sunny <[EMAIL PROTECTED]> Date: Apr 14, 2007 3:59 PM Subject: Wiranto: Reformasi Gagal http://www.sinarharapan.co.id/berita/0704/13/nas02.html *Wiranto: Reformasi Gagal * *Bandar LampungMantan Panglima ABRI yang kini Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jend (Purn) Wiranto menyatakan reformasi yang digulirkan sejak sembilan tahun lalu makin tidak jelas arahnya. Reformasi bahkan telah gagal menciptakan kehidupan yang lebih baik seperti yang didambakan rakyat. * *"Apa yang dijanjikan kepada rakyat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik belum terwujud karena janji-janji reformasi masih menghadapi hambatan, bahkan setelah sembilan tahun reformasi bergulir belum ada agenda reformasi yang disepakati pemimpin politik bangsa," ujar Wiranto dalam pidato politiknya pada acara deklarasi dan pelantikan DPD dan DPC Partai Hati Nurani Rakyat di Bandar Lampung, Kamis (12/4). DPD Partai Hanura Provinsi Lampung dipimpin Achmad Ferdinand Sampurna Jaya dengan Seketaris Umum Yusuf Sulfarano dan Bendahara Umum Armalia Reni. Kepengurusan dibantu tujuh orang wakil ketua, empat orang wakil sekretaris, dan tiga orang wakil bendahara. * *Di antara tujuan reformasi yang masih jauh dari harapan, yakni menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak kepada rakyat. Kini justru yang terjadi angka pengangguran makin besar. Juga janji untuk mengurangi angka kemiskinan yang terjadi justru sebaliknya, rakyat miskin bertambah banyak. "Jadi tidak saja reformasi yang gagal tapi juga pemerintahnya," ujarnya. * *Kini krisis yang dihadapi menjurus kepada krisis ideologi. Pancasila yang dulu menjadi landasan kehidupan bernegara terpinggirkan. Demikian pula, amendemen konstitusi yang sudah empat kali dilakukan justru mendulang masalah sehingga muncul wacana untuk kembali mengoreksi amendemen tersebut. "Di bidang sosial budaya, kita harus akui pengaruh budaya asing sudah tidak terbendung sehingga budaya asli negeri sendiri terpinggirkan," jelas Wiranto.* *Menurut Wiranto, rakyat mulai kehilangan kepercayaan kepada parpol. Rakyat sudah tidak yakin parpol mampu menyalurkan aspirasinya untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan. "Krisis kepercayaan ini jangan kita biarkan sebab akan membahayakan demokrasi," paparnya. Ia membantah tudingan Partai Hanura merupakan wadah bagi militer untuk kembali ke panggung politik praktis.* *Partai Hanura juga bukan menjadi kendaraan politik bagi seseorang untuk meraih jabatan tertentu. "Cita-cita luhur Partai Hanura ingin menjadi parpol alternatif ketika panggung politik nasional dipenuhi politikus BTN (bohong, tega, dan nipu)," ujar Wiranto.(sjafnijal datuk sinaro)* [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

